Showing posts with label HTML. Show all posts
Showing posts with label HTML. Show all posts
Cara Membuat Achor Name

Cara Membuat Achor Name

February 19, 2020 Add Comment

Tutorial HTML Tentang Cara Membuat Achor Name - Pertemuan ke-8 Nanti kita akan mempelajari bagaimana membuat sebuah Link ke File itu sendiri, atau yang sering disebut dengan Achor Name, ada juga yang menyebutnya dengan Anchor Name, wah, kalo logat madura itu artinya ancur ya... :). Untuk sebuah blog sendiri yang kita miliki, template yang kita download jelasnya sudah dilengkapi dengan anchor.
Belajar HTML dengan Self HTML v8.1.2 Terbaru

Belajar HTML dengan Self HTML v8.1.2 Terbaru

January 31, 2020 Add Comment

Tutorial Belajar HTML dengan Self HTML v8.1.2 Terbaru - Awalnya sih ingin posting tentang PHP, tapi setelah mencoba gagal, ya akhirnya bertanya ke mas gofur, itu tuh yang punya rajacoding, setelah itu agak gagal juga karena proses instalasi xampp juga gagal, akhirnya search lagi, terus nemu 2 php yang pertama PHP original dan PHP My Admin. Nah, jadi bingung kan mau pilih yang mana, sepertinya

Konsep TCP/IP

May 12, 2016 Add Comment


TCP/IP merupakan salah satu protocol jaringan selain NetBEUI dari Microsoft atau IPX/SPX dari Novell. Sejarah TCP/IP sendiri bermula dari Departemen Pertahanan Amerika serikat (DOD) yang membuat TCP/IP dengan maksud untuk menggabungkan hubungan komunikasi jaringan dari berbagai macam jenis komputer, yang akhirnya DOD Advanced Research Project Agency menjadikan protocol TCP/IP tersebut sebagai standar untuk komunikasi antar jaringan. 
Hubungan pelaksanan antar jaringan (internetworking) disebut ARPANET, yang dalam perkembangannya berubah menjadi internet yang dikenal sekarang.
TCP/IP awalnya dibuat untuk komputer berbasis sistem operasi Unix. Ketika Hyper-Text Transfer Protocol (HTTP) telah berkembang seiring dengan bahasa Hyper-Text Markup Language (HTML), maka internet (World Wide Web=WWW) terbentuk. Hal ini menyebabkan IPX sebagai bahasa komunikasi jaringan semakin pudar.
Keuntungan TCP/IP
 Mendukung berbagai jenis platfom jenis komputer dan server.
 Akses ke Internet mudah
 Kemampuan routing yang tinggi
 Mendukung SNMP (Simple Network Management Protocol).
 Mendukung DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).
 Mendukung WINS 
   (Windows Internet Name Service), memungkinkan saling „melihat‟ (browse) antara client dan server.
 Mendukung POP (Post Office Protocol), HTTP, dan berbagai standar protcol yang lain.
 Sistem standar penomoran yang terpusat pada satu tempat/organisasi (IDNIC).


Kerugian TCP/IP
 Karena adanya sistem standar penomoran yang terpusat, maka ada biaya tambahan untuk mendaftarkan nama domain.
 Standar protocol yang paling lambat kecepatannya.

a. Prinsip kerja InterNet Protocol (IP).
Fungsi dari InterNet Protocol secara sederhana dapat diterangkan seperti cara kerja kantor pos pada proses pengiriman surat. Surat kita masukan ke kotak pos akan diambil oleh petugas pos dan kemudian akan dikirim melalui route yang sebarang (random), tanpa si pengirim maupun si penerima surat mengetahui jalur perjalanan surat tersebut. 
Juga jika kita mengirimkan dua surat yang ditujukan pada alamat yang sama pada hari yang sama, belum tentu akan sampai bersamaan karena mungkin surat yang satu akan mengambil route yang berbeda dengan surat yang lain. Di samping itu, tidak ada jaminan bahwa surat akan sampai ditangan tujuan, kecuali jika kita mengirimkannya menggunakan surat tercatat.

Prinsip di atas digunakan oleh InterNet Protocol, "surat" diatas dikenal dengan sebutan datagram. InterNet protocol (IP) berfungsi menyampaikan datagram dari satu komputer ke komputer lain tanpa tergantung pada media kompunikasi yang digunakan. 
Data transport layer dipotong menjadi datagram-datagram yang dapat dibawa oleh IP. Tiap datagram dilepas dalam jaringan komputer dan akan mencari sendiri secara otomatis rute yang harus ditempuh ke komputer tujuan.
Hal ini dikenal sebagai transmisi connectionless. Dengan kata lain, komputer pengirim datagram sama sekali tidak mengetahui apakah datagram akan sampai atau tidak.
Untuk membantu mencapai komputer tujuan, setiap komputer dalam jaringan TCP/IP harus diberikan IP address. IP address harus unik untuk setiap komputer, tetapi tidak menjadi halangan bila sebuah komputer mempunyai beberapa IP address. IP address terdiri atas 8 byte data yang mempunyai nilai dari 0-255 yang sering ditulis dalam bentuk [xx.xx.xx.xx], (xx mempunyai nilai dari 0-255).

b. Prinsip kerja Transmission Control Protocol (TCP).
Berbeda dengan InterNet Protokol (IP), TCP mempunyai prinsip kerja seperti "virtual circuit" pada jaringan telepon. TCP lebih mementingkan tata-cara dan keandalan dalam pengiriman data antara dua komputer dalam jaringan. TCP tidak perduli dengan apa-apa yang dikerjakan oleh IP, yang penting adalah hubungan komunikasi antara dua komputer berjalan dengan baik. 
Dalam hal ini, TCP mengatur bagaimana cara membuka hubungan komunikasi, jenis aplikasi apayang akan dilakukan dalam komunikasi tersebut (misalnya mengirim e-mail,transfer file dsb.) Di samping itu, juga mendeteksi dan mengoreksi jika adakesalahan data. 
TCP mengatur seluruh proses koneksi antara satu komputerdengan komputer yang lain dalam sebuah jaringan komputer.Berbeda dengan IP yang mengandalkan mekanisme connectionless pada TCP mekanisme hubungan adalah connection oriented. Dalam hal ini, hubungansecara logik akan dibangun oleh TCP antara satu komputer dengan komputer yang lain.
Dalam waktu yang ditentukan komputer yang sedang berhubungan harus mengirimkan data atau acknowledge agar hubungan tetap berlangsung. Jika hal ini tidak sanggup dilakukan maka dapat diasumsikan bahwa komputer yang sedang berhubungan dengan kita mengalami gangguan dan hubungan secara logik dapat diputus.
TCP mengatur multiplexing dari data yang dikirim/diterima oleh sebuah komputer. Adanya identifikasi pada TCP header memungkinkan multiplexing dilakukan. Hal ini memungkinkan sebuah komputer melakukan beberapa hubungan TCP secara logik.
Bentuk hubungan adalah full duplex, hal ini memungkinkan dua buah komputer saling berbicara dalam waktu bersamaan tanpa harus bergantian menggunakan kanal komunikasi. Untuk mengatasi saturasi (congestion) pada kanal komunikasi, pada header TCP dilengkapi informasi tentang flow control.
Hal yang cukup penting untuk dipahami pada TCP adalah port number. Port number menentukan servis yang dilakukan oleh program aplikasi diatas TCP. Nomor-nomor ini telah ditentukan oleh Network Information Center dalam Request For Comment (RFC) 1010 [10]. Sebagai contoh untuk aplikasi File Transfer Protokol (FTP) diatas transport layer TCP digunakan port nomor 20 dan masih banyak lagi.
Prinsip kerja dari TCP berdasarkan prinsip client-server. Server adalah program pada komputer yang secara pasif akan mendengarkan (listen) nomor port yang telah ditentukan pada TCP. Sedang client adalah program yang secara aktif akan membuka hubungan TCP ke komputer server untuk meminta servis yang dibutuhkan.

Artikel Terkait
Komunikasi Data
15. Topologi Jaringan Liniear Bus
14. Media Transmisi Jaringan
13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
11. Sistem Jaringan Lokal
10. Kode Blok Data dan Kode Humming
9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding


4. OSI (Open System Interconnection)

3. Aplikasi Komunikasi

2. Pengantar Sistem komunikasi Data
1. Glosarium Komunikasi Data.

Dasar-Dasar HTML

October 30, 2015 Add Comment



HTTP (Hypertext transfer protocol) merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data antara web server ke web browser. Protocol ini mentransfer dokumen-dokumen web yang ditulis atau berformat HTML (Hypertext Markup Language). 

Dikatakan markup language karena HTML berfungsi untuk ‘memperindah’ file teks biasa untuk ditampilkan pada program web browser hal ini dilakukan dengan menambahkan elemen atau sering disebut sebagai tag-tag pada file teks biasa tersebut.
Saat ini sudah dikenal HTML5 yang menawarkan berbagai fitur menarik yang tidak didukung oleh HTML sebelumnya. Beberapa fitur yang tersedia pada HTML5 antara lain sebagai berikut. 

o Canvas. 
Memungkinkan pembuatan gambar dalam kanvas. Jadi, gambar tidak lagi diambil dari gambar utuh, melainkan bisa disusun sendiri, bak menggunakan program Paint. 
o Header. 
Berguna untuk menyatakan suatu judul, yang bisa diisi dengan elemen logo dan nama perusahaan.
o Footer. 
Merupakan kebalikan dari header. Sebagai catatan kaki, elemen ini berguna untuk menaruh informasi di bagian bawah halaman web. 
o Time. 
Elemen ini berguna untuk menyajikan informasi tentang waktu. 
o Audio. 
Memungkinkan penyajian player untuk memutar suara. 
o Video. 
Memungkinkan player untuk memainkan film. 

Secara prinsip, fitur pada HTML dapat dikelompokkan ke dalam : 
o Struktur halaman ; 
o Presentasi visual ; 
o Peranti penyaji gambar ; 
o Pendukung media ; dan 
Peningkatan koneksi dengan JavaScript. 
Tag HTML biasanya berupa tag-tag yang berpasangan dan ditandai dengan symbol lebih besar (<) dan (>). Pasangan dari sebuah tag ditandai dengan symbol garis miring (/). 
Misalnya pasangan dari tag <contoh > adalah </contoh>. 
Dalam hal ini <contoh> kita sebut sebagai elemen dan biasanya dalam suatu elemen terdapat atribut atribut untuk mengatur elemen itu. Jadi misalnya elemen <contoh> bila ditulis dengan atributnya adalah sebagai berikut:
<contoh atribut1=”nilai_atribut1”atribut2=”nilai_atribut2=”…>. 

Dalam penulisan tag HTML tidaklah case sensitive artinya pengguna huruf kecil ataupun capital tidaklah menjadi masalah.

Setiap dokumen HTML memiliki struktur dasar atau susunan file sebagai berikut :


Seperti terlihat, struktur file HTML diawali dengan sebuah tag <html> dan ditutup dengan tag </html>. Di dalam tag ini terdapat dua buah bagian besar, yaitu yang diapit oleh tag <head>…</head> dan tag <body>…</body>. 
Bagian yang diapit oleh tag HEAD merupakan header dari halaman HTML dan tidak ditampilkan pada browser. Bagian ini berisi tag-tag header seperti <tittle>… </tittle> yang berfungsi untuk mengeluarkan judul pada tittle bar window web browser. 
Bagian kedua, yang diapit oleh tag BODY merupakan bagian yang akan ditampilkan pada halaman web browser nantinya. 
Pada bagian ini anda akan menuliskan semua jenis informasi berupa teks dengan bermacam format maupun gambar yang ingin sampaikan pada pengguna nantinya.



Pengaturan Properti Dokumen 

Properti document diatur melalui atribut-atribut yang terdapat dalam elemen <body>. Sebagai contoh adalah pengaturan warna latar belakng halaman, wana teks, warna link dan lain-lain.
Kode Warna Dalam pengaturan warna menggunakan kode RGB yang mana ditampilkan dalam nilai heksadesimal. Setiap bagian dua gigit kode menunjukkan banyaknya intensitas dari kombinasi warna merah, hijau dan biru. 
Sebagai contoh 00 pada dua digit pertama berarti tidak ada warna merah dalam kobinasi warna berikut ini adalah contoh kode warna : 



Atribut Elemen <body> 
BACKGROUND = Lokasi dan nama file (latar belakang dokumen image dokumen) 
BGCOLOR = Warna (warna latar belakng dokumen, default putih) 
TEXT = Warna (warna teks dokumen, default hitam)
LINK = Warna (warna link dokumen, default biru) 
VLINK = Warna (warna visited link dokumen, default ungu) 
ALINK = Warna (warna aktif link dokumen, default merah)

Elemen Heading <h1>… <h6> Tag heading berfungsi untuk memformat heading (judul dan subjudul) dari suatu halam web. Heading ini akan memperbesar ukuran huruf unruk setiap jenis heading. 
Ada 7 buah heading yang dikenal di HTML, yaitu dari <h1> sampai <h6>. Elemen yang dihilangkan di HTML5
Berikut ini elemen HTML 4.01 yang dihilangkan di HTML5:
 <acronym>
 <applet>
 <basefont>
 <big>
 <center>
 <dir>
 <font>
 <frame>
 <frameset>
 <noframes>
 <strike>
 <tt>















Standart Web

September 06, 2015 Add Comment

HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa standar web yang didefinisikan dan dikelola penggunaannya oleh W3C (World Wide Web Consurtium). 
HTML dibuat dan dikembangkan oleh Tim Berners-Lee. Selanjutnya , bahasa tersebut dipopulerkan oleh browser Mosaic. 
Selama tahun 90-an telah muncul berbagai versi HTML dengan berbagai macam fiturnya. Versi HTML yang ada tersebut antara lain: 

1) Versi 1.0
Merupakan versi pertama setelah lahirnya HTML dan mempunyai kemampuan seperti untuk heading, paragraph, hypertext, list, cetak tebal, dan cetak miring

pada teks. 
Selain itu juga dukungan peletakan image pada dokumen dengan tidak memperbolehkan peletakan teks di sekelilingnya (wrapping). 

2) Versi 2.0
Diliris pada tanggal 14 Januari 1996 dengan beberapa kemampuan tambahan seperti penambahan form. Hal ini menjadi pionir untuk membuat sebuah web yang interaktif. 

3) Versi 3.0
Diliris pada tanggal 18 Desember 1997, yang dikenal dengan HTML+. Versi ini memiliki beberapa vitur tambahan seperti fitur table dalam paragraph. 

4) Versi 3.2
Diliris pada buan Mei 1998, merupakan versi terbaru penyempurnaan dari versi 3.0. 

5) Versi 4.0
Diliris pada tanggal 24 Desember 1999 dengan penambahan beberapa fitur seperti adanya link, imagemaps, image, dan lain-lain. 

6) Versi 5.0
Diliris pada tahun 2009 yang menjadi standar baru untuk HTML, XHTML, dan DOM HTML. HTML5 ini merupakan proyek kerja sama antara W3C (World Wide Web Consurtium) dan WHATG (Web Hypertext Application Technology Working

Group).
Spesifikasi HTML5 belum final saat ini, tetapi diyakini oleh banyak orang akan menjadi standar yang diterima di masa depan. Beberapa browser (lihat Tabel 1) sudah mendukung HTML5.



Tabel 1 Browser yang mendukung HTML5

Pada HTML5, dalam menuliskan tag dan atribut dengan huruf kecil tidak ada lagi. Diberi kebebasan untuk menggunakan huruf kecil, huruf capital, atau kombinasinya. Bahkan, nilai suatu atribut akan diberi tanda petik atau tidak sama saja. Browser tidak lagi mempedulikan hal hal seperti itu.

----- Artikel Terkait -----

Glosarium Pemrograman Web

Sejarah web

August 01, 2015 Add Comment

Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung. Tidak ada perusahaan yang memiliki internet, yang merupakan upaya kerja sama diatur oleh sistem standar dan aturan. 
Tujuan dari menghubungkan komputer bersama-sama, tentu saja, adalah untuk berbagi informasi. Ada banyak cara informasi dapat dikirimkan antar komputer, termasuk email, transfer file (File Transfer Protocol), dan banyak layanan yang lebih khusus yang dibangun dalam layanan Internet. 
Metode ini standar untuk mentransfer data atau dokumen melalui jaringan dikenal sebagai protokol. 
World Wide Web, biasa lebih terkenal disingkat sebagai WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut URL (Uniform Resource Locator) untuk mengenal pasti sumber daya berguna. 

WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada Internet.
WWW merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari Internet. 
Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi. 
Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di peladen web, dan yang peladennya tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet. 
Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language). Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut pranala. 
Dokumen infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hipermedia. 
Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling bertautan dengan menggunakan tautan hiperteks. Dengan mengeklik 
pranala (hyperlink), maka para pengguna bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya.
WWW adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Enquire. 
Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat yang dikenal sebagai WWW.

Gambar. 1
Tim Berners-Lee 
(Sumber : http://www.hdwallpapersinn.com)

WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN : Organisation Europeenne pour la Recherche Nucleaire), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global, kemudian pada bulan Oktober 1990, 'World Wide Web' sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. 
Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan Internet. 


Gambar.2 
Website CERN 
http://home.web.cern.ch