Showing posts with label Opera. Show all posts
Showing posts with label Opera. Show all posts

Cara Download YouTube Tanpa Software

December 15, 2016 Add Comment

Anda gemar melihat video yang disediakan oleh YouTube? Jika menemukan video yang menarik, kemungkinan besar Anda akan kepingin untuk menyimpannya. Tetapi bagaimana caranya video YouTube tersebut dapat disimpan? 

Jika Anda melakukan googling dengan kata kunci “youtube downloader”, maka akan ditemukan banyak sekali software yang dapat digunakan melakukan download video dari YouTube. 

Namun berdasarkan pengalaman saya, relatif sedikit dari software-software tersebut yang benar-benar ampuh untuk melakukan download video dari YouTube.
Nah, sebenarnya tersedia trik yang dapat digunakan untuk menyimpan video dari YouTube tanpa harus menggunakan downloader. Cukup menggunakan browser saja (Mozila Firefox, Internet Explorer, Opera, dan Google Chrome). 

Daripada pusing-pusing mencari software untuk download video dari YouTube, tidak ada salahnya trik berikut ini dicoba.

Menggunakan Internet Explorer
  • Buka URL video yang hendak disimpan dan putar videonya hingga penuh.
  • Buka Temporary Internet files (umumnya ada di \Documents and Settings\[user]\Local Settings\Temporary Internet Files) dengan Windows Explorer.
  • Cari file yang namanya diawali dengan getvideo?video_id=xxx dengan nilai xxx adalah sama dengan identitas video yang dinyatakan di alamat URL (misalnya http://www.youtube.com/watch?v=xxx). Agar mudah ditemukan, urutkan berdasarkan tanggal modifikasi. Jika diurutkan secara ascending, file tersebut akan terletak di bagian bawah Windows Explorer.
  • Copy file tersebut ke direktori lain. Setelah dipaste, kemungkinan besar namanya akan menjadi getvideo[1].
  • Ubah nama file tersebut dan berilah akhiran .flv.
  • Putar dengan FLV Player favorit Anda.

Menggunakan Firefox 
Jika Anda menggunakan Firefox, triknya sedikit lebih rumit karena file temporary yang digunakan untuk menyimpan video tidak memiliki nama dengan pola tertentu. Namun tidak ada salahnya dicoba. 
  • Buka URL video yang hendak disimpan dan putar videonya hingga penuh.
  • Ketikkan about:cache pada bagian address Firefox.
  • Pada bagian Disk Cache Device, klik List Cache Entries.
  • Catat direktori Cachenya, misalnya \Documents and Settings\[user]\Local Settings\Application Data\Mozilla\Firefox\Profiles\ctz4tpy9.default\Cache.
  • Atau untuk memudahkan pencarian posisi cache, ketik saja about:cache?device=disk pada browser anda hasil pada milik saya adalah sbb: C:\Users\USER\AppData\Local\Mozilla\Firefox\Profiles\nu4px4l1.default\Cache
  • Buka folder tersebut dengan Windows Explorer dan urutkan berdasarkan tanggal modifikasi.
  • Cari file yang Anda “curigai” sebagai file video, dilihat dari ukurannya yang mencapai ribuan bahkan puluhan ribu KB. Jika tanggal modifikasi diurutkan secara ascending, file tersebut akan terletak di bagian bawah Windows Explorer.
  • Ubah nama file tersebut dan berilah akhiran .flv.
  • Putar dengan FLV Player favorit Anda.
Menggunakan Opera 
Penggunaan Opera untuk mendownload YouTube hampir sama dengan Firefox, hanya saja Anda tidak perlu membuka about:cache untuk melihat di mana file temporary tersimpan. Untuk Opera, file temporary ada di \Program Files\Opera\profile\cache4. 

Menggunakan Google Chrome
Caranya hampir sama denga Firefox dan Opera namun posisi cache nya ada disini :
C:\Documents and Settings\Namauser\AppData\Local\Google\Chrome\UserData\Default\Cache

Sumber :
http://junigusti.blogspot.co.id/2012/09/cara-download-youtube-tanpa-software.html 

Standart Web

September 06, 2015 Add Comment

HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa standar web yang didefinisikan dan dikelola penggunaannya oleh W3C (World Wide Web Consurtium). 
HTML dibuat dan dikembangkan oleh Tim Berners-Lee. Selanjutnya , bahasa tersebut dipopulerkan oleh browser Mosaic. 
Selama tahun 90-an telah muncul berbagai versi HTML dengan berbagai macam fiturnya. Versi HTML yang ada tersebut antara lain: 

1) Versi 1.0
Merupakan versi pertama setelah lahirnya HTML dan mempunyai kemampuan seperti untuk heading, paragraph, hypertext, list, cetak tebal, dan cetak miring

pada teks. 
Selain itu juga dukungan peletakan image pada dokumen dengan tidak memperbolehkan peletakan teks di sekelilingnya (wrapping). 

2) Versi 2.0
Diliris pada tanggal 14 Januari 1996 dengan beberapa kemampuan tambahan seperti penambahan form. Hal ini menjadi pionir untuk membuat sebuah web yang interaktif. 

3) Versi 3.0
Diliris pada tanggal 18 Desember 1997, yang dikenal dengan HTML+. Versi ini memiliki beberapa vitur tambahan seperti fitur table dalam paragraph. 

4) Versi 3.2
Diliris pada buan Mei 1998, merupakan versi terbaru penyempurnaan dari versi 3.0. 

5) Versi 4.0
Diliris pada tanggal 24 Desember 1999 dengan penambahan beberapa fitur seperti adanya link, imagemaps, image, dan lain-lain. 

6) Versi 5.0
Diliris pada tahun 2009 yang menjadi standar baru untuk HTML, XHTML, dan DOM HTML. HTML5 ini merupakan proyek kerja sama antara W3C (World Wide Web Consurtium) dan WHATG (Web Hypertext Application Technology Working

Group).
Spesifikasi HTML5 belum final saat ini, tetapi diyakini oleh banyak orang akan menjadi standar yang diterima di masa depan. Beberapa browser (lihat Tabel 1) sudah mendukung HTML5.



Tabel 1 Browser yang mendukung HTML5

Pada HTML5, dalam menuliskan tag dan atribut dengan huruf kecil tidak ada lagi. Diberi kebebasan untuk menggunakan huruf kecil, huruf capital, atau kombinasinya. Bahkan, nilai suatu atribut akan diberi tanda petik atau tidak sama saja. Browser tidak lagi mempedulikan hal hal seperti itu.

----- Artikel Terkait -----

Glosarium Pemrograman Web