Showing posts with label Firewall. Show all posts
Showing posts with label Firewall. Show all posts

Cara Setting Advanced Security Firewall Menggunakan Windows Defender Firewall

September 24, 2019 Add Comment

Firewall adalah tools yang penting dan perlu untuk melindungi kita dari Internet yang tidak aman. Sebagian besar OS modern hadir dengan firewall bawaan, tetapi masalahnya adalah bahwa hanya sedikit orang yang tahu keberadaannya dan hanya sedikit yang tahu cara mengonfigurasikannya.

Windows sekarang berbeda. Secara default, ia hadir dengan firewall bawaan yang layak yang mampu mengendalikan semua lalu lintas masuk dan keluar. Windows Defender Firewall bawaan ini agak "kaku" dengan tampilan antarmuka pengguna yang tidak begitu ramah dan aturan yang rumit, meskipun ini memberi anda banyak kontrol atas aturan keseluruhan seperti pemblokiran, pembatasan, pembatalan daftar putih, dll.

Dalam artikel kali ini, saya akan untuk menunjukkan kepada anda cara membuat pengaturan firewall canggih di Windows defender firewall untuk memblokir aplikasi agar tidak mengakses Internet.


Membuat Pengaturan Firewall di Windows Defender Firewall

Untuk membuat pengaturan firewall tingkat lanjut di Windows defender firewall, anda memerlukan akses ke pengaturan Windows defender firewall tingkat lanjut. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

Catatan : Saya menggunakan screenshot dari Windows10 dalam tutorial ini, namun tutorial ini berfungsi juga untuk Windows 7 dan Windows 8.

Buka Control Panel di Start menu atau di taksbar atau cari di Search.


Disini, di control panel, gulir ke bawah dan pilih opsi Windows Defender Firewall. Pastikan anda mengatur View by sebagai small atau large icon.


Tindakan di atas membuka pengaturan Windows Defender Firewall. Klik tautan Advanced Settings di panel kiri. Disini, di jendela pengaturan advanced security firewall, anda dapat melihat pengaturan yang ditetapkan untuk semua koneksi masuk dan keluar.


Sekarang untuk memblokir aplikasi dari mengakses Internet, anda dapat membuat outbound rules yang ditetapkan untuk memblokir koneksi keluar dari aplikasi itu. Untuk melakukan itu, pilih tautan New Rule di bawah tab Actions di panel kanan.


Tindakan di atas akan membuka jendela New Outbound Rule Wizard. Karena kita memblokir program dari mengakses Internet, pilih tombol Program dan klik tombol Next.


Di jendela berikutnya, pilih All programs jika anda ingin memblokir semua program dari mengakses Internet. Jika tidak, pilih tombol This program path, klik tombol Browse dan pilih program yang ingin anda blokir. Sekarang klik tombol Next untuk melanjutkan.


Disini, di jendela ini, anda akan memiliki tiga opsi; Anda dapat mengizinkan semua koneksi keluar (Allow the connections) atau hanya jika aman (Allow the connections if it is secure) atau anda dapat memblokir semua koneksi keluar (Block the connection). Karena kita ingin memblokir semua koneksi keluar, pilih tombol Block the connection dan klik tombol Next.


Sekarang anda perlu memilih profil yang akan menerapkan pengaturan ini. Anda dapat memilih semua profil atau profil tertentu untuk menerapkan pengaturan. Misalnya, jika anda ingin program diblokir saat anda menggunakan koneksi Internet publik (seperti WiFi publik), maka cukup pilih profil Public. Jika anda ingin memblokir program sepenuhnya, maka pilih ketiga profil. Setelah anda memilih profil, klik tombol Next untuk melanjutkan.


Disini, di layar Name, masukkan nama dan deskripsi pengaturan untuk referensi di masa mendatang. Klik tombol Finish untuk menyelesaikan proses pembuatan pengaturan di firewall Windows.


Setelah pengaturan dibuat, anda dapat melihat pengaturan itu di jendela Windows Defender Firewall with Advanced Security.


Mulai saat ini, aplikasi atau program yang anda blokir di Windows defender firewall tidak dapat lagi mengakses Internet. Dalam kasus saya, aplikasi Filmora saya tidak dapat mengakses Internet kecuali saya mengubah atau menonaktifkan pengaturan pada setting Windows defender firewall.

Jika anda ingin menonaktifkan, mengubah, atau menghapus pengaturan, cukup klik kanan pada pengaturan tertentu tersebut dan pilih opsi yang sesuai.



Sangat mudah untuk membuat pengaturan untuk memblokir program dan prosedur yang sama ini berlaku untuk inbound rules. Selain memblokir program, anda dapat membatasi port, jangkauan port, protokol, alamat IP, dll., Dan anda bahkan dapat membuat pengaturan yang lebih canggih dan kustom untuk aplikasi dan kebutuhan anda.

Windows firewall cukup canggih dan mungkin butuh waktu untuk berkeliling. Hal yang baik adalah, setelah anda mengetahui cara kerjanya, anda bisa membuatnya memblokir aplikasi apapun seperti yang anda inginkan.

Sekian! Berikan komentar anda di bawah ini jika anda memiliki masalah saat menyiapkan pengaturan atau untuk berbagi pemikiran dan pengalaman anda tentang Windows Defender Firewall. Terimakasih dan GBU.

Cara Menonaktifkan Firewall di Windows | Anibar Studio

September 18, 2019 Add Comment


Tutorial Tips dan Trik - Asalamualaikum Wr Wb. selamat pagi teman-teman semua, semoga Allah selalu memberikan pertolongan dan kelancaran pasa setiap aktifitas yang kita jalani, Aamiin.

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan memberikan sebuah tutorial buat teman-teman semua yaitu bagaimana cara menonaktifkan firewall di wndows, kenapa saya membuat tutorial ini, didasari dengan sebuah permintaan dari guru-guru yang meminta tolong kepada saya saat mereka melakukan sharing printer dan sharing folder tapi tidak bisa terkoneksi, saya berusaha membantu dan alhamdulilah sharing folder dan printer sudah bisa, lalu apa yang say lakukan?! yang saya lakukan adalah menonaktifkan firewall di semua komputer karena sebelumnya firewallah yang memblok masing-masing dari komputer mereka sehingga tidak bisa terhubung,

Bagaimana cara menonaktifkan Firewall tersebut?! ikuti langkah yang saya lakukan dibawah ini,
Saya membuat tutorial ini untuk windows 10.

Pertama silahkan arahkan kursor mouse ke sebelah kanan bawah, yaitu pada logo jaringan, perhatikan gambar dibawah ini.


SIlahkan klik kanan pada logo jaringan yang saya beri panah pada gambar di atas, setelah anda klik kanan maka akan keluar pilihan seperti gambar dibawah ini.


Silahkan pilih Open Network & Internet Settings, maka akan keluar seperti pada gambar dibawah ini.


Silahka pilih Windows Firewall, maka selanjutnya akan terbuka halaman seperti gambar dibawah ini.


Sebagaimana yang terlihat pada gambar diatas, bahwa Firewall & Network protection terbagi 3

  1. Domain Network
  2. Privat Network
  3. Public Network

Silahkan nonaktifkan salah satu dari ketiga firewall diatas, cara menonaktifkanya, silahkan klik salah satu dari ketiga firewal di atas, maka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini.


Silahkan geser tombol tersebut ke arah sebelah kiri, maka selanjutnya akan muncul notifikasi seperti ini.


silahkan pilih Yes untuk melanjutkan langkah penonaktifan firewall, setelah firewall tidak aktif, maka gambarnya akan berubah seperti ini.



sampai disini kita sudah berhasil menonaktifkan firewall pada os windows.
Silahkan lakukan seperti pada gambar diatas untuk menonaktifkan semua firewall,

Baca juga :
Mengatasi windows 10 tidak bisa share folder


Catatan :

  • Jangan melakukan Tutorial diatas jika tidak diperlukan.
  • Resiko ditanggung sendiri.


Terimakasih atas perhatianya, semoga bermanfaat.
Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Cara Instal dan mengatur Firewall UFW | Anibar Studio

July 05, 2019 Add Comment
Anibar Studio - Sebelum kita membahas lebih panjang, mari kita bahas dulu sedikit pengertian dari apa itu Firewal, Firewal kurang lebih adalah sebuah sistem keamanan jaringan komputer yang biasa digunakan untuk melindungi komputer atau server dari serangan komputer lain.

Sebagaimana pengertian yang Anibar Studio tulis di atas, Firewall adalah sebuah system untuk mengamankan komputer/server kita dari serangan orang-orang nakal yang ingin berbuat jahat kepada komputer/server kita.

Berarti sudah terlihat sampai disini betapa pentingnya sebuah firewall dalam sebuah komputer/server untuk melindungi server kita, sebagaimana banyaknya kasus server yang tumbang, maka disinilah perlu sangat baiknya pengelolaan server dan Firewall



Anibar Studio dalam kesempatan kali ini akan membagikan bagaimana cara Install Firewall UFW dan cara menggunakanya, Anibar Studio contohkan cara instalasi di Ubuntu Server.

Tahap Instalasi

Untuk install Firewal UFW silahkan masukan perintah ini
# sudo apt-get install ufw
tunggu sampai tahap instalasi selesai..
perlu diketahui bahwa biasanya firewall UFW sudah tidak perlu kita install karna sudah menjadi firewall default di Ubuntu.

Tahap Pengaturan

Instalasi sudah selesai, maka tahap selanjutnya adalah mengatur firewall sesuai kebutuhan kita, silahkan pipih salahsatu atau beberapa pengaturan yang akan kalian gunakan, sesuai dengan kebutuhan pada server kalian. File pengaturan terletak di /etc/dafault/ufw
# sudo nano /etc/dafault/ufw

Pengaturan Default Firewall

Untuk mengatur default yang digunakan oleh UFW, gunakan perintah ini:
# sudo ufw default deny incoming
# sudo ufw default allow outgoing
kurang lebih arti dari perintah di atas adalah,
kita izinkan semua aksess dari server kita ke server lain, tapi kita cegah aksess dari server lain ke server kita, barulah nanti kita buka, apa saja yang boleh di aksess oleh orang terhadap server kita.

Cek UFW Status dan Rules
# sudo ufw status verbose

Cek setatus ada nomernya
# sudo ufw status numbered

Menghapus rules berdasarkan nomor
# sudo ufw delete 2

Mengaktifkan firewall UFW
# sudo ufw enable
Sebaiknya sebelum mengaktifkan Firewall UFW harus Allow dulu Port SSH, jika anda meremot komputer dengan Puty (SSH).

Menonaktifkan firewall UFW
# sudo ufw disable

Mereset Firewal UFW, menghilangkan semua aturan
# sudo ufw reset

Membuka Port SSH
# sudo ufw allow ssh
# sudo ufw allow 22
Artinya aksess ssh diperbolehkan kepada komputer/server kita.

Port HTTP/80:
# sudo ufw allow 80
# sudo ufw allow http
Artinya aksess HTTP diperbolehkan kepada komputer/server kita.

Port HTTPS/443:
# sudo ufw allow https
# sudo ufw allow 443
Artinya aksess HTTPS diperbolehkan kepada komputer/server kita.

Port FTP/21
# sudo ufw allow ftp
# sudo ufw allow 21/tcp
Artinya aksess FTP diperbolehkan kepada komputer/server kita.

Port DNS UDP/53 :
# sudo ufw allow udp
# sudo ufw allow 53
 // Port FTP dipersilahkan

Koneksi Port
# sudo ufw allow 6000:6007/tcp
# sudo ufw allow 6000:6007/udp
Misalnya, untuk memungkinkan koneksi X11, yang menggunakan port 6000-6007.

Koneksi husus Ip Address tertentu ke Server
# sudo ufw allow from 192.168.3.3 // boleh
# sudo ufw deny from 192.168.3.3 // Tidak boleh
Mengijinkan Alamat Ip Address tertentu Untuk Mengaksess komputer/server kita.

Koneksi husus subnate/network tertentu ke Server
# sudo ufw allow from 192.168.3.0/24

Koneksi husus Ip Address tertentu terhubung ke port tertentu
# sudo ufw allow from 192.168.3.3 to any port 22 // Boleh
# sudo ufw deny from 192.168.3.3 to any port 22 // Tidak boleh

Koneksi husus subnate/network tertentu terhubung ke port tertentu
# sudo ufw allow from 192.168.3.0/24 to any port 22
Memperbolehkan subnate/network tertentu terhubung ke port tertentu, misalhak ip 192.168.3.0/24 ke port 22/ssh

Mengatur koneksi melalui interfacemelihat interface
# ip addr
contoh yang tampil:

2: eth0: <BROADCAST,MULTICAST,UP,LOWER_UP> mtu 1500 qdisc pfifo_fast state
3: eth1: <BROADCAST,MULTICAST> mtu 1500 qdisc noop state DOWN group default

Mengijinkan lalulintas port 80/http dari eth0
# sudo ufw allow in on eth0 to any port 80

Mengijinkan koneksi ke eth 1 masuk ke port mysql/3306
# sudo ufw allow in on eth1 to any port 3306

Cara blok ICMP Ubuntu Firewall UFW
Edit file = /etc/ufw/before.rules

Kasih tanda pagar (#) di bagian
-A ufw-before-input -p icmp --icmp-type echo-request -j ACCEPT
jadi :
# -A ufw-before-input -p icmp --icmp-type echo-request -j ACCEPT

Restart Ufw nya
# sudo ufw restart

Mungkin cukup sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat bagi yang sedang belajar sepeerti saya..
Jika ada yang masih bingung, silahkan komen di bawah..
Terimakasih banyak..

Firewall dan Network Address Translation (NAT)

October 07, 2018 Add Comment


1 Firewall
IPTABLES adalah suatu tools dalam sistem operasi linux yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan penyaringan terhadap lalu lintas data. Secara sederhana digambarkan sebagai pengatur lalu lintas data. 
Dengan IPTABLES inilah kita akan mengatur semua lalu lintas dalam komputer, baik yang masuk ke komputer, keluar dari komputer, ataupun lalu lintas data yang sekedar melewati komputer. 
IPTABLES fapat digunakan untuk melakukan seleksi terhadap paket -paket yang datang baik input, output maupun forward berdasarkan IP address, identitas jaringan, port, source (asal), destination (tujuan), protokol yang digunakan bahkan berdasarkan tipe koneksi terhadap setiap paket (data yang diinginkan).
IPTABLES dapat melakukan perhitungan terhadap paket dan menerapkan prioritas trafik berdasar jenis layanan (service). IPTABLES dapat digunakan untuk mendefinisikan sekumpulan aturan keamanan berbasis port untuk mengamankan host-host tertentu.
IPTABLES juga dapat dimanfaatkan untuk membangun sebuah router atau gateway, tentunya hanya untuk sistem operasi Linux. Firewall IPTABLES packet filtering memiliki tiga aturan (policy), yaitu:
a. INPUT
  • Mengatur paket data yang memasuki firewall dari arah intranet maupun internet. kita bisa mengelola komputer mana saja yang bisa mengakses firewall, misal: hanya komputer IP 192.168.1.100 yang bisa mengakses SSH ke firewall dan yang lain tidak boleh.
b. OUTPUT
  • Mengatur paket data yang keluar dari firewall ke arah intranet maupun internet. Biasanya output tidak diset, karena bisa membatasi kemampuan firewall itu sendiri.
c. FORWARD
  • Mengatur paket data yang melintasi firewall dari arah internet ke intranet maupun sebaliknya. Aturan forward paling banyak dipakai saat ini untuk  mengatur koneksi internet berdasarkan port, mac address dan alamat IP. 
Selain aturan (policy), firewall IPTABLES juga mempunyai parameter yang disebut dengan TARGET, yaitu status yang menentukan koneksi di IPTABLES diizinkan lewat atau tidak. TARGET ada tiga macam yaitu:
- ACCEP
  • Akses diterima dan diizinkan melewati firewall.
- REJECT
  • Akses ditolak, koneksi dari komputer klien yang melewati firewall langsung terputus, biasanya terdapat pesan “Connection Refused”. Target Reject tidak menghabiskan bandwidth internet karena akses langsung ditolak, hal ini berbeda dengan DROP.
- DROP
  • Akses diterima tetapi paket data langsung dibuang oleh kernel, sehingga pengguna tidak mengetahui kalau koneksinya dibatasi oleh firewall, pengguna melihat seakan – akan server yang dihubungi mengalami permasalahan teknis. 
  • Pada koneksi internet yang sibuk dengan trafik tinggi, Target Drop sebaiknya jangan digunakan.

2 Network Address Translation (NAT)
Pada jaringan komputer, proses Network Address Translation (NAT) adalah proses penulisan ulang (masquerade) pada alamat IP asal (source) dan/atau alamat IP tujuan (destination), setelah melalui router atau firewall.
NAT digunakan pada jaringan dengan workstation yang menggunakan IP private supaya dapat terkoneksi ke Internet dengan menggunakan satu atau lebih IP public.
Pada mesin Linux, untuk membangun NAT dapat dilakukan dengan menggunakan IPTABLES (Netfilter). Dimana pada IPTABLES memiliki tabel yang mengatur NAT. NAT dapat dikerjakan oleh kernel Linux dengan salah satu dari dua cara berikut :
a. Source NAT
  • SNAT digunakan untuk menyembunyikan asal paket-paket dengan melakukan pemetaan alamat asal paket-paket yang akan menuju jaringan eksternal ke suatu IP address atau range address tertentu. 
  • Dengan kemampuan seperti ini, SNAT bisa digunakan sebagai server Masquerader.
b. Destination NAT
  • DNAT sering digunakan untuk me-redirect secara transparan paket-paket yang masuk ke suatu lokasi/tujuan, misalnya diarahkan ke mesin yang berfungsi sebagai server proxy atau firewall SOCKS.
  • Salah satu versi dari NAT adalah IP Masquerade, yang mengijinkan beberapa workstation atau host terkoneksi ke internet tanpa harus memiliki IP address yang dapat dikenal di jaringan eksternal internet. 
  • Server yang memiliki fungsi sebagai gateway menyediakan suatu masquerader menggunakan IPTABLES untuk membuat host-host lokal dikenal di jaringan internet dimana IP address yang tercatat adalah IP address gateway.
Proses masquerade IP dikerjakan menggunakan subsitusi IP address dan nomor port. IP address paket dari jaringan lokal diubah berdasarkan pada tujuannya. Berikut ini adalah aturan sederhananya :
a. Paket yang menuju jaringan eksternal (meninggalkan jaringan lokal menuju ke gateway). IP address asal paket diubah ke IP address mesin maquerader. IP address masquerader bersifat unik pada jaringan eksternal.
b. Paket yang masuk dari jaringan eksternal (menuju jaringan lokal melalui gateway). Alamat paket diubah ke IP address host jaringan lokal. Mesin-mesin di dalam jaringan lokal memiliki alamat private network yang tidak valid (tidak dikenal) pada jaringan eksternal. 
IP Masquerade menggunakan port forwarding untuk mengubah suatu IP address paket. Pada saat sebuah paket sampai dari jaringan eksternal, alamat portnya diperiksa dan dibandingkan terhadap isi tabel masquerade. 
Jika port yang dibandingkan ditemukan, IP address yang ada pada header paket diubah dan dikirim ke IP address yang telah di-masquerade. Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam implementasi NAT :
- Semua aturan penterjemahan address ke chain-chain dalam tabel NAT.
- Tabel NAT menggunakan chain-chain seperti berikut ini :
  • a) PREROUTING, digunakan untuk memilah paket yang akan diteruskan
  • b) POSTROUTING, digunakan untuk memilah paket yang telah diteruskan
  • c) FORWARD, digunakan untuk memilih paket yang melalui router.
- Memasukkan modul-modul kernel untuk menangani protokol-protokol khusus.

Suplemen :



Rujukan :
http://siriauganteng.blogspot.com/2017/09/network-address-translationnat.html
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Network_Address_Translation_(file2).jpg

Fungsi Firewall pada jaringan VoIP

January 31, 2017 Add Comment




Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer
  1. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan, Firewall harus dapat mengatur, memfilter dan mengontrol lalu lintas data yang diizin untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi firewall
  2. Firewall harus dapat melakukan pemeriksaan terhadap paket data yang akan melawati jaringan privat
  3. Melakukan autentifikasi terhadap akses
  4. Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntut firewall untuk mampu mendeteksi protokol aplikasi tertentu yang spesifikasi
  5. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di firewall. Ini memungkinkan membantu sebagai pendeteksian dini akan kemungkinan penjebolan jaringan
Fungsi Firewall pada jaringan VoIP
  1. VoIP memiliki ribuan port yang dapat diakses untuk berbagai keperluan
  2. Firewall komputer bertugas menutup port-port tersebut kecuali beberapa port yang perlu tetap terbuka
  3. Firewall di VoIP bertindak sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah semua jenis hacking.
  4. Menjaga informasi rahasia dan berharga agar tidak keluar tanpa diketahui oleh pengguna
  5. Untuk memodifikasi paket data yang datang melalui Firewall

Pengertian Dan Prinsip Kerja Subscriber Internet Telepon :

Pengertian Subscriber
Teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan unduh dari DSL berkisar dari 128 kb/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan unggah DSL lebih rendah dari unduh versi ADSL dan sama cepat untuk SDSL.

Prinsip Kerja Subsciber pada Internet Telepon
ADSL menggunakan kabel telpon yang telah ada, jadi bukan fiber optics. ADSL juga dijuluki revolusi di bidang internet atau istilah asingnya “broadband”.

ADSL mampu mengirimkan data dengan kecepatan bit yang tinggi, berkisar antara 1.5 Mbps – 8 Mbps untuk arah downstream (sentral – pelanggan), dan antara 16 Kbps – 640 Kbps untuk arah upstream (pelanggan – sentral). 

Kemampuan transmisi ADSL inilah yang mampu mengirimkan layanan interaktif multimedia melalui jaringan akses tembaga. ADSL sendiri merupakan salah satu anggota dari “DSL Family”. Teknologi x-DSL sendiri mempunyai berbagai macam variasi

Konfigurasi pada Subscriber Internet Telepon :

Instalasi Subscriber secara umum internet telepon

• Melakukan Dial-Up 
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk terkoneksi dengan internet.
Salah satu caranya adalah koneksi internet dengan dial-up yaitu akses internet dengan menggunakan jalur telepon.
Untuk melakukan koneksi ini, perangkat yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini: ~ 1 unit komputer ~ 1 modem ~ 1 sambungan telepon Hal yang harus dilakukan adalah :
~ Berlangganan ke salah satu ISP terdekat
~ Memasang modem ke komputer
~ Menginstall software internet yang disediakan oleh ISP
~ Menghubungkan komputer (dial-up) ke ISP
• Kelemahan dari Dial-Up adalah sebagai berikut : 
a) Saat melakukan koneksi internet, telepon tidak dapat digunakan untuk sambungan keluar atau menerima telepon. 
b) Akses ini menggunakan modem analog, sehingga kecepatan akses lebih rendah dibandingkan metode lainnya, yaitu berkisar antara 64 kbps sampai 128 kbps. 
c) Metode ini tidak dapat dijadikan hotspot karena kecepatan internet yang rendah. Internet Service Provider yang menggunakan metode ini adalah Telkomnet Instant dan D~NET.
• Langkah-langkah menghubungkan komputer ke internet menggunakan ISP Telkomnet Instant : 
1. Klik Start> Program> Accessories> Communication > Pilih Network Connections
2. Klik Create a new connection
3. Klik Next *Kotak dialog New Connection Wizard
4. Pilih Connect to the Internet, lalu klik Next. *Kotak dialog Network Connection Type
5. Plih Set Up my connection mannualy, lalu klik Next. *Kotak dialog Getting Ready
6. Pilih Connect using a dial-up modem, klik Next. *Kotak dialog Internet Connection
7. Pilih modem analog yang anda gunakan untuk setting dialup, klik Next. Jika teman-teman punya laptop atau modem internet pada komputer dekstop, tidak perlu melakukan instalasi modem. Driver modem sudah terinstal ketika menginstal sistem operasi atau driver laptop.
8. Ketik telkomnet instan pada kotak ISP name,

Konfigurasi Subscriber pada internet telepon

Banyak teknologi DSL menggunakan sebuah lapisan asynchronous transfer mode agar dapat beradaptasi dengan sejumlah teknologi yang berbeda.

Implementasi DSL dapat menciptakan jembatan jaringan atau penghalaan. Dalam konfigurasi jembatan jaringan, kelompok komputer pengguna terhubungkan ke subnet tunggal. Implementasi awal menggunakan DHCP untuk menyediakan detail jaringan seperti alamat IP kepada peralatan pengguna, dengan otentikasi melalui alamat MAC atau memberikan nama host. Kemudian implementasi seringkali menggunakan PPP melalui Ethernet atau asynchronous transfer mode (PPPoE atau PPPoA).

DSL juga memiliki rasio pembagian jaringan data yang layak dipertimbangkan pada saat memilih teknologi jalur lebar.