Showing posts with label Internet Service Provider. Show all posts
Showing posts with label Internet Service Provider. Show all posts

Fungsi Firewall pada jaringan VoIP

January 31, 2017 Add Comment




Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer
  1. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan, Firewall harus dapat mengatur, memfilter dan mengontrol lalu lintas data yang diizin untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi firewall
  2. Firewall harus dapat melakukan pemeriksaan terhadap paket data yang akan melawati jaringan privat
  3. Melakukan autentifikasi terhadap akses
  4. Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntut firewall untuk mampu mendeteksi protokol aplikasi tertentu yang spesifikasi
  5. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di firewall. Ini memungkinkan membantu sebagai pendeteksian dini akan kemungkinan penjebolan jaringan
Fungsi Firewall pada jaringan VoIP
  1. VoIP memiliki ribuan port yang dapat diakses untuk berbagai keperluan
  2. Firewall komputer bertugas menutup port-port tersebut kecuali beberapa port yang perlu tetap terbuka
  3. Firewall di VoIP bertindak sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah semua jenis hacking.
  4. Menjaga informasi rahasia dan berharga agar tidak keluar tanpa diketahui oleh pengguna
  5. Untuk memodifikasi paket data yang datang melalui Firewall

Pengertian Dan Prinsip Kerja Subscriber Internet Telepon :

Pengertian Subscriber
Teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan unduh dari DSL berkisar dari 128 kb/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan unggah DSL lebih rendah dari unduh versi ADSL dan sama cepat untuk SDSL.

Prinsip Kerja Subsciber pada Internet Telepon
ADSL menggunakan kabel telpon yang telah ada, jadi bukan fiber optics. ADSL juga dijuluki revolusi di bidang internet atau istilah asingnya “broadband”.

ADSL mampu mengirimkan data dengan kecepatan bit yang tinggi, berkisar antara 1.5 Mbps – 8 Mbps untuk arah downstream (sentral – pelanggan), dan antara 16 Kbps – 640 Kbps untuk arah upstream (pelanggan – sentral). 

Kemampuan transmisi ADSL inilah yang mampu mengirimkan layanan interaktif multimedia melalui jaringan akses tembaga. ADSL sendiri merupakan salah satu anggota dari “DSL Family”. Teknologi x-DSL sendiri mempunyai berbagai macam variasi

Konfigurasi pada Subscriber Internet Telepon :

Instalasi Subscriber secara umum internet telepon

• Melakukan Dial-Up 
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk terkoneksi dengan internet.
Salah satu caranya adalah koneksi internet dengan dial-up yaitu akses internet dengan menggunakan jalur telepon.
Untuk melakukan koneksi ini, perangkat yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini: ~ 1 unit komputer ~ 1 modem ~ 1 sambungan telepon Hal yang harus dilakukan adalah :
~ Berlangganan ke salah satu ISP terdekat
~ Memasang modem ke komputer
~ Menginstall software internet yang disediakan oleh ISP
~ Menghubungkan komputer (dial-up) ke ISP
• Kelemahan dari Dial-Up adalah sebagai berikut : 
a) Saat melakukan koneksi internet, telepon tidak dapat digunakan untuk sambungan keluar atau menerima telepon. 
b) Akses ini menggunakan modem analog, sehingga kecepatan akses lebih rendah dibandingkan metode lainnya, yaitu berkisar antara 64 kbps sampai 128 kbps. 
c) Metode ini tidak dapat dijadikan hotspot karena kecepatan internet yang rendah. Internet Service Provider yang menggunakan metode ini adalah Telkomnet Instant dan D~NET.
• Langkah-langkah menghubungkan komputer ke internet menggunakan ISP Telkomnet Instant : 
1. Klik Start> Program> Accessories> Communication > Pilih Network Connections
2. Klik Create a new connection
3. Klik Next *Kotak dialog New Connection Wizard
4. Pilih Connect to the Internet, lalu klik Next. *Kotak dialog Network Connection Type
5. Plih Set Up my connection mannualy, lalu klik Next. *Kotak dialog Getting Ready
6. Pilih Connect using a dial-up modem, klik Next. *Kotak dialog Internet Connection
7. Pilih modem analog yang anda gunakan untuk setting dialup, klik Next. Jika teman-teman punya laptop atau modem internet pada komputer dekstop, tidak perlu melakukan instalasi modem. Driver modem sudah terinstal ketika menginstal sistem operasi atau driver laptop.
8. Ketik telkomnet instan pada kotak ISP name,

Konfigurasi Subscriber pada internet telepon

Banyak teknologi DSL menggunakan sebuah lapisan asynchronous transfer mode agar dapat beradaptasi dengan sejumlah teknologi yang berbeda.

Implementasi DSL dapat menciptakan jembatan jaringan atau penghalaan. Dalam konfigurasi jembatan jaringan, kelompok komputer pengguna terhubungkan ke subnet tunggal. Implementasi awal menggunakan DHCP untuk menyediakan detail jaringan seperti alamat IP kepada peralatan pengguna, dengan otentikasi melalui alamat MAC atau memberikan nama host. Kemudian implementasi seringkali menggunakan PPP melalui Ethernet atau asynchronous transfer mode (PPPoE atau PPPoA).

DSL juga memiliki rasio pembagian jaringan data yang layak dipertimbangkan pada saat memilih teknologi jalur lebar.

Glosarium Komunikasi Data

July 07, 2015 Add Comment


802.11 
802.11 merupakan standar yang dikeluarkan oleh Komite Standar IEEE LAN/MAN (IEEE 802) diperuntukan sistem komunikasi jaringan nirkabel area lokal (WLAN). 

802.11b/g/n bekerja pada frekuensi band 2,4 GHz, untuk 

802.11b mendukung untuk sistem jaringan yang bekerja dengan bandwidth hingga 11 Mbps dan 

802.11n mendukung kerja sistem dengan bandwidth hingga 150 Mbps. 

Alat penghubung antara satu LAN dengan LAN lainnya, dimana masing-masing LAN terhubung gunakan teknologi yang sama (ethernet)
Backbone 
Penghubung (jalur) utama sistem jaringan untuk menghubungkan antar LAN berjarak jauh, yaitu penghubung jaringan titik ke titik. 
COM 
Commercial
Client 
Terminal berupa komputer yang digunakan user dengan menggunakan layanan akses data atau prangkat keras dalam sistem jaringan.
DHCP 
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) berfungsi sebagai protokol jaringan client-server. Server DHCP memberikan parameter konfigurasi secara khusus pada klien DHCP, dan DHCP menyediakan prosedur atau mekanisme alokasi alamat IP untuk host klien.
DNS 
DNS (Domain Name Server) adalah sistem penyimpan informasi nama domain, yaitu berupa basis data terdistribusi dalam sistem jaringan (Internet).
Duplex 
Sistem jalur komunikasi data dua arah yang terpisah antara Tx dan Rx.
Ethernet 
Model interkoneksi sistem jaringan komputer untuk perkabelan dan pemrosesan sinyal serta akses data, sistem ini dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARCH) tahun 1972
FTP 
FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol digunakan untuk mendukung proses transfer file dalam sistem jaringan menggunakan protokol TCP/IP (Internet /intranet). 

Gateway 
Penghubung antar jaringan komputer, antara sistem jaringan komputer dengan saluran telepon. Kemampuan akses tinggi pada komputer atau jaringan atau akses antar komputer atau jaringan lain.
GPRS 
General Packet Radio Service
HUB 
Sebagai terminal (pool) penghubung kabel-kabel jaringan antara komputer workstation, server, dan devais atau perangkat keras lainnya.
IEEE 
IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah organisasi internasional profesional yang selalu berorientasi pada kemajuan teknologi bidang kelistrikan dan elektronik.
Internet
“Interconnected Network” merupakan sistem jaringan global, yaitu penerapan teknologi untuk mendukung interkoneksi seluruh jaringan komputer dunia menggunakan protokol standar internet (TCP/IP) untuk saling bertukar data paket
IPX/SPX 
IPX/SPX singkatan dari Internet Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange, yaitu protokol jaringan dari sistem operasi Novell NetWare. Terdapat kemiripan antara protokol IPX dengan IP, dan SPX terdapat kesamaan dengan TCP dan IPX/SPX dirancang untuk mendukung sistem operasi jaringan lokal (LAN).
ISO 
ISO (International Organization for Standardization) sebagai lembaga penentu standar internasional beranggotakan perwakilan dari lembaga standarisasi nasional banyak negara. ISO bertanggung jawab terhadap standar industri dan komersial untuk kelas dunia.
ISP 
Internet Service Provider
ITU-T 
International Telecommunication Union adalah organisasi internasional sebagai penentu standardisasi an pengatur radio dan telekomunikasi internasional, yang terkait dengan standardisasi, alokasi spektrum radio, pengaturan interkoneksi antara negara, panggilan telepon internasional. 
Konektor RJ 45 
Penghubung RJ-45 adalah standar konektor kabel ethernet digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN.
Kabel UTP 
Standar kabel digunakan untuk menghubungkan antar node dalam jaringan dan biasanya terkoneksi dengan konektor RJ45. 
LAN 
Local Area Network
MAC address
MAC (Media Access Control) pengenal unik 48-bit menggunakan 12 karakter heksadesimal, address dikodekan secara keras (hard-coded) dalam Network Interface Card (NIC) dan digunakan sebagai router. 
Modem 
Modulator Demodulator alat komunikasi data yang berfungsi mengubah besaran digital menjadi analog untuk dikirim ke piranti lain melalui jalur telepon, dan sebaliknya berfungsi mengubah besaran analog yang datang dari jalur telepon menjadi digital untuk dikirim ke komputer.
OSI 
OSI (Open Systems Interconnection) merupakan model layer dikembangkan ISO (International Organization for Standardization)diperuntukan mendukung komunikasi data atar dua terminal. OSI memiliki layer atau lapisan-lapisan yaitu Application, Presentation, Session, Transport, Network, Data Link dan Physical.
Phone line 
Adalah saluran telepon yang digunakan sebagai saluran atau jalur komunikasi data antara komputer.
Protokol 
Konvensi atau standar tata aturan prosedur komunkasi data antar dua komputer yang membentuk sistem jaringan, dengan fungsi mengontrol, komunikasi, dan transfer data antara dua komputer atau lebih berikut peralatan peripheralnya.
RS-232/485 
Merupakan interface komunikasi data antara komputer dengan peripheral atau devais secara serial dengan standar RS-232/RS485.
Subnet Mask 
Subnet mask bersama alamat jaringan digunakan untuk menentukan alamat yang menunjukan bagian sistem jaringan, yaitu mana yang merupakan alamat jaringan dan bagian mana yang merupakan alamat host.
TCP/IP 
TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol); kumpulan protokol komunikasi data yang digunakan sebagai kendali prosedur transfer data dan koneksi dengan internet.
URL 
URL (Uniform Resource Locator) sebagai penunjuk alamat keberadaan dokumen atau sumber daya pada internet. Alamat ini berfungsi sebagai penunjuk protokol ap yang digunakan, penunjuk alamat IP atau nama domain dimana sumber data ditempatkan (locator).
USB 
USB (Universal Serial Bus) adalah standar interface serial untuk komunikasi data dimana dirancang satu port USB komputer dihubungkan ke beberapa peripheral atau devais secara bersama. 
Titik akses 
Access Point atau Wireless Access Point (AP atau WAP) adalah titik sambungan sebagai penghubung sistem jaringan LAN dengan beberapa terminal melalui komunikasi data nirkabel yang membentuk jaringan area lokal nirkabel (WLAN), dan berfungsi sebagai pusat atau titik transmiter dan penerima data melalui frekuensi radio.
Router 
Sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, dimana router menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol berbeda (segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.)
Server 
Sebuah komputer yang berfungsi sebagai penyimpan utama dan pemberi fasilitas akses jaringan yang mengkoordinasikan semua akivitas dalam sistem jaringan.
Search engine 
Search engine merupakan mesin pencari alamat website untuk mencari informasi dalam format tulisan, gambar, atau video.
Web mail 
Fasilitas hosting berfungsi sebagi pengelola email berupa aplikasi berbasis web
Web browser 
Program aplikasi yang berfungsi sebagai alat dalam menjelajah Internet, yang dilengkapi dengan mesin pencari informasi pada halaman Web.
Workstation 
Merupakan komputer user tunggal yang terkoneksi dengan server dalam satu sistem jaringan.
WWW 
World wide Web

Artikel Terkait
Komunikasi Data
15. Topologi Jaringan Liniear Bus
14. Media Transmisi Jaringan
13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
11. Sistem Jaringan Lokal
10. Kode Blok Data dan Kode Humming
9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding
4. OSI (Open System Interconnection)
3. Aplikasi Komunikasi