Carilah lelaki yang bisa mengubah hidupmu menjadi lebih shalihah, bukan pria yang hanya mampu mengubah statusmu dari single jadi menikah. Siapa yang tidak mendambakan rumah tangga Islami yang dipenuhi kebahagiaan? Tentu semua wanita mendambakannya hal tersebut.
Maka, rencanakan sedari awal. Tugas kita sebagai wanita adalah menjaga diri, memantaskan diri dan membekali diri dengan ilmu Allah.
Lelaki memang dapat memilih wanita yang ingin ia nikahi, tapi wanita pun juga berhak menolak lelaki yang tidak ia inginkan. Mau menerima lelaki seperti apa adalah kunci awal kehidupanmu di masa depan.
Carilah lelaki yang memang pantas menjadi imam dalam keluarga kecilmu kelak. Lelaki yang bisa menggandengmu bersama menuju surga Allah.
Apakah masih tetap menginginkan “dia” yang selalu mengajakmu hura-hura? Dugem? Pacaran tiap hari? Apa yang bisa diharapkan dari lelaki seperti dia? Dia saja yang berani mengkhianati Allah, bukan tidak mungkin kamu juga akan dikhianatinya juga dikemudian hari.
Maka, mari Bangun semangat menjadi wanita cerdas untuk memilih “dia” yang sekiranya mampu menggandengmu menuju surga Allah.
Tata cara sholat dhuha sebenarnya sama seperti shalat sunnah lain pada umumnya. Perbedaan tata cara sholat dhuha dari shalat sunnah lainnya terletak pada bacaan niat, doa, dan waktunya.
Dream - Umat Islam cukup akrab dengan amalan sunah sholat dhuha. Ini adalah salah satu sholat sunnah yang istimewa.
Sholat dhuha merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Penyebabnya, terdapat beberapa keutamaan dalam sholat ini.
Banyak sekali dalil dalam Hadis yang menunjukkan keutamaan dari sholat dhuha. Salah satunya merupakan sarana untuk memohon ampunan dosa.
Hadis riwayat At Tirmidzi dan Ibnu Majah menyebutkan bahwa, "Siapa yang membiasakan (menjaga) sholat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."
Keutamaan lain dari sholat dhuha yaitu tidak termasuk ke dalam golongan orang lalai dalam mencari rahmat Allah.
"Orang yang mengerjakan sholat dhuha tidak termasuk orang lalai," (HR Al Baihaqi dan An Nasai)
Sholat dhuha juga memiliki keutamaan termasuk bagian dari sedekah. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat."
Berbagai Keutamaan Sholat Dhuha Yang Perlu Diketahui
1. Merupakan Pesan Rasulullah
“Shalat dhuha adalah wasiat khusus dari Nabi kepada Abu Hurairah dan kepada seluruh umat beliau secara umum.” (Imam Thabari)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yang berkata, "Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan shalat witir.” (Muttafaqun ‘Alaih. Al-Bukhari no. 1981. Muslim no. 721)
2. Dibangunkan Sebuah Rumah di Surga
Mereka yang rajin mengerjakan sholat dhuha maka akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini sesuai dengan isi hadis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam: “Barang siapa yang shalat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami’ No. 634)
3. Berpahala Seperti Orang Pergi Haji dan Umroh
Keutamaan shalat dhuha yang sebelumnya telah didahului shalat subuh berjamaah dan dzikir hingga terbit Matahari adalah seperti mendapat pahala seperti orang pergi haji dan umroh.
Diriwayatkan Anas bin Malik ra, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa melaksanakan shalat subuh berjama’ah kemudian ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga terbit Matahari, lalu ia mengerjakan shalat dua rakaat, maka ia seperti memperoleh pahalanya haji dan umroh.” (HR. Tirmidzi No. 586)
4. Termasuk Shalat Awwabin
Diantara keutamaan shalat dhuha yang lain adalah termasuk dalam shalat awwabin, yaitu sholatnya orang-orang yang taat. Rutin mengerjakan shalat dhuha menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat.
Abu Hurairah ra meriwayatkan hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Tidaklah seseorang menjaga shalat sunnah dhuha melainkan ia adalah awwab (orang yang kembali taat). Sholat dhuha ini adalah shalat awwabin." (HR. Ibnu Khuzaimah)
5. Dicukupkan Rezeki
Dalam hadits qudsi, Allah akan mencukupkan rezeki hamba-hamba-Nya yang mengerjakan sholat dhuha secara rutin.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad).
Sungguh luar biasa keutamaan sholat dhuha jika dilakukan secara rutin. Ini semua menunjukkan bahwa sholat dhuha sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Hukum Mengerjakan Sholat Dhuha
Hukum sholat dhuha adalah sunnah muakkad. Artinya hukum sunnah yang sangat dianjurkan, sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri melakukannya dan menjadikannya sebagai suatu wasiat.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yang berkata, "Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan shalat witir.” (Muttafaqun ‘Alaih, Al-Bukhari No. 1981, Muslim No. 721)
Syarat Sah Mengerjakan Sholat Dhuha
Sebenarnya syarat sah sholat dhuha sama saja seperti sholat pada umumnya. Sebelum sholat, disyaratkan untuk suci dari hadas kecil dan hadas besar; suci badan, pakaian dan tempat dari najis; menutup aurat; mengetahui masuknya waktu sholat; dan menghadap kiblat.
Waktu Mengerjakan Sholat Dhuha
Waktu sholat dhuha berlangsung beberapa jam, dimulai sejak Matahari terbit (naik) hingga condong ke barat. Waktu sholat dhuha sendiri terbagi menjadi dua bagian:
1. Awal Waktu Sholat Dhuha
Untuk awal waktu sholat dhuha ini dimulai 20 menit setelah Matahari terbit. Ini sesuai dengan keterangan hadis yang diriwayatkan oleh ‘Amr bin ‘Abasah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kerjakanlah shalat subuh kemudian tinggalkanlah shalat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud (menyembah Matahari).” (HR. Muslim)
2. Akhir Waktu Sholat Dhuha
Akhir waktu sholat dhuha ini adalah 15 menit sebelum masuk waktu sholat zhuhur.
Namun waktu terbaik atau utama mengerjakan sholat dhuha adalah di waktu yang akhir atau seperempat siang, yaitu dalam keadaan yang semakin panas. Itu sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Zaid bin Arqam.
Zaid bin Arqam melihat orang-orang mengerjakan shalat dhuha (di awal pagi). Dia berkata, “Tidakkah mereka mengetahui bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Shalat orang-orang awwabin (taat; kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’.” (HR. Muslim)
Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap, Dengan Bacaan Doa Sesuai Sunnah
Tata cara sholat dhuha sebenarnya sama seperti shalat sunnah lain pada umumnya, yaitu shalat dua rakaat dengan satu salam. Perbedaan tata cara sholat dhuha dari shalat sunnah lainnya terletak pada bacaan niat, doa, dan waktunya.
Shalat sunnah dhuha paling sedikit dikerjakan sebanyak 2 rakaat. Namun sebagian ulama tidak membatasi. Ada yang mengatakan 12 rakaat, ada yang yang mengatakan bisa lebih banyak lagi hingga waktu dhuha habis.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri kadang mengerjakan sholat dhuha 4 rakaat. Tetapi beliau pernah melaksanakan shalat dhuha hingga 8 rakaat. Ini sesuai dengan hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berikut:
Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak 8 rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam." (HR. Abu Dawud)
Niat Sholat Dhuha
Mengucapkan niat sholat dhuha sebelum takbirotul ihram hukumnya sunnah menurut madzhab Syafi’i dan Hambali. Fungsi dari mengucap niat sholat dhuha sendiri adalah untuk mengingatkan hati sehingga lebih mantap dan khusyu’ dalam menjalankan shalatnya.
Sedangkan menurut madzhab Maliki dan Hanafi, mengucap niat sholat dhuha sebelum mengangkat tangan dan takbirotul ihram tidak disyariatkan, kecuali bagi orang yang was-was (ragu-ragu dengan niatnya).
Kedua madzhab tersebut menyebutkan bahwa niat sholat dhuha cukup dilafalkan di dalam hati saja. Karena mengucap niat sholat dhuha adalah khilaful aula (menyalahi keutamaan) dan bid'ah (tidak dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam).
Terlepas dari perbedaan tersebut, bacaan niat sholat dhuha pada umumnya adalahUSHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Untuk tata cara sholat dhuha 2 rakaat adalah sebagai berikut:
Niat sholat dhuha
Takbirotul Ihram
Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
Membaca Surah Al-Fatihah
Membaca Surah Ad-Dhuha
Ruku’ dengan tuma’ninah
I’tidal dengan tuma’ninah
Sujud dengan tuma’ninah
Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
Sujud kedua dengan tuma’ninah
Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
Membaca Surah Al-Fatihah
Membaca Surah As-Syams
Ruku’ dengan tuma’ninah
I’tidal dengan tuma’ninah
Sujud dengan tuma’ninah
Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
Sujud kedua dengan tuma’ninah
Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
Salam
Membaca doa sholat dhuha
Demikianlah tata cara sholat dhuha 2 rakaat. Setelah selesai mengerjakan sholat dhuha dianjurkan untuk banyak berdoa.
Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat
Bagaimana tata cara sholat dhuha 4 rakaat? Tata cara mengerjakan shalat dhuha 4 rakaat sebenarnya sama dengan yang 2 rakaat. Sholat dhuha dikerjakan dua rakaat salam, setelah itu dua rakaat salam. Begitu juga dengan shalat dhuha 8 rakaat dan seterusnya.
Doa Sholat Dhuha
Sebenarnya tidak ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam setelah selesai sholat dhuha. Sehingga dalam kitab-kitab Fiqih, para ulama sama sekali tidak mencantumkan doa sholat dhuha.
Namun ada satu doa sholat dhuha yang populer dipanjatkan oleh kaum Muslim di seluruh dunia. Seperti dijelaskan sebelumnya, doa ini bukanlah berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRON FAYASSIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIiN.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.
Doa ini dicantumkan oleh Asy Syarwani dalam Syarh Al Minhaj dan disebutkan pula oleh Ad Dimyathi dalam I’anatuth Thalibiin.
Meskipun bukan berasal dari Nabi, kita boleh saja membaca doa tersebut dan doa lainnya asalkan semua itu baik.
Demikianlah panduan niat dan tata cara sholat dhuha lengkap, dengan bacaan doa sesuai sunnah. Semoga panduan sholat dhuha ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Nabi Sulaiman adalah seorang Nabi yang dianugerahi kekayaan berlimpah. Selai itun kayanya Nabi Sulaiman, ia bahkan dijuluki sebagai Raja segala mahluk. Kerajaan Nabi Sulaiman sangatlah besar.
Istananya pun megah, berlapis emas dan permata. Selain diberikan anugerah kekayaan, Nabi Sulaiman juga diberi mukjizat yaitu ia dapat mengerti bahasa hewan dan dapat berbicara pada jin, serta dapat menundukan keduanya.
Doa Nabi SulaimanSemua yang dimiliki oleh Nabi Sulaiman semasa hidupnya tentu tak lepas dari kuasa Alloh SWT. Doa-doa yang dipanjatkan nabi sulaiman telah dikabulkan dan diijabah oleh Alloh sehingga beliau dapat memiliki semua yang diingininya.
Nah, pada masa sekarang banyak orang yang ingin kembali mengamalkan doa-doa nabi Sulaiman tersebut dengan beragam tujuan, misalnya untuk mengharap rejeki dan kekayaan, menyembuhkan orang kesurupan, atau untuk menundukan hewan buas.
Oleh karena itu, di artikel kali ini kami akan membahas doa-doa tersebut untuk dapat Anda hapalkan dan Anda amalkan.
Doa Nabi Sulaiman Untuk KekayaanDoa Nabi Sulaiman yang pertama ini adalah doa yang dapat digunakan untuk memohon kelancaran rejeki dan untuk kekayaan.
Jika Anda saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi, atau berharap agar keuangan Anda lebih baik, amalkanlah doa agar rezeki lancar seperti yang tercantum dalam surah Shaad ayat 35:
Rabbighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba’dii innaka antal wahhaab.
Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”
Doa tersebut dapat diamalkan setiap Anda selesai menunaikan sholat fardlu. Namun, akan lebih baik lagi bila Anda aktif menunaikan sholat Dhuha dan membacakan doa Nabi Sulaiman tersebut setiap hari.
Akan tetapi, semua doa tersebut harus diiringi dengan ikhtiar, usaha, dan kerja keras Anda karena tidak mungkin kekayaan jatuh dari langit tanpa Anda mengusahakannya sendiri. Doa adalah sekedar munajat yang dapat melancarkan datangnya rejeki.
Doa Nabi Sulaiman Untuk Menundukan Hewan dan Mengusir JinSeperti yang terangkum dalam sejarah kehidupannya di Al-Qur’an, Nabi Sulaiman semasa hidupnya dibekali dengan mukjizat dapat berbicara dan mengerti bahasa hewan dan jin.
Mukjizat nabi Sulaiman tersebut sangat bermanfaat bagi kemudahan syiar dan dakwahnya. Dengan mukjizat itu, semua hewan serta semua jin yang ada di muka bumi tunduk akan perintah beliau.
Nah, bila Anda ingin memiliki sedikit karomah dari mukjizat Nabi Sulaiman tersebut, amalkanlah doa berikut ini seperti yang tercantum dalam surah an-Naml ayat 30 dan 31:
“Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu berlaku sombong kepadaku, dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.”
Doa di atas dapat dibacakan untuk mengobati orang yang kesurupan. Bacakan doa pengusir jintersebut di telinga kanan orang yang sakit seraya menekan jempol kaki kanan dan kirinya, insya Alloh jin yang menggangu dan merasuk tubuh orang tersebut akan keluar dengan sendirinya.
Doa ini sudah banyak dibuktikan dan terbukti makbul. Oleh karena itu, hapalkanlah agar bila suatu saat dibutuhkan Anda bisa langsung menggunakannya.
Selain untuk mengusir jin, doa Nabi sulaiman di atas juga dapat digunakan untuk menjinakan binatang. Semisal Anda bertemu ular liar atau binatang buas lainnya.
Sehingga Anda berada dalam bahaya, bacalah doa di atas seraya berpasrah diri kepada Alloh. Insya Alloh, hewan liar tersebut bisa pergi dan tidak mengganggu Anda lagi.
Doa Nabi Sulaiman Dalam BersyukurKekayaan, mukjizat, dan kekuasaan yang diberikan oleh Alloh kepada Nabi Sulaiman tidak sedikit pun mengubah kepribadiannya.
Beliau justru selalu memohon kepada Allah agar bisa selalu menjaga amanat dan kodratnya sebagai mahluk.
Beliau selalu bersyukur dan meminta agar ia tergolong orang-orang yang pandai bersyukur. Dan justru karena itulah Alloh kemudian malah menambah nikmat-nikmat kepadanya.
Sebagai seorang muslim, ada baiknya kita meniru sikap Nabi Sulaiman dalam menyikapi nikmat yang diberikan Alloh kepada kita.
Karena, semakin kita bersyukur, maka Alloh akan semakin menambah kenikmatan dalam kehidupan kita. Bacalah doa nabi Sulaiman untuk bersykur berikut ini sebagaimana terdapat dalam surat an-Naml ayat 19:
Rabbi awzi’nii an asykura ni’matakal latii an’amta ‘alayya wa’alaa waalidayya wa an a’mala shaalihan tardaahu wa adk-hilnii birahmatika fii ‘ibaadikash shaalihiin
Artinya:
“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”
Nah, demikianlah beberapa doa Nabi Sulaiman yang dapat kami sampaikan di kesempatan kali ini. Semoga dengan mengamalkan doa-doa tersebut secara ikhlas dan berserah diri, apa yang menjadi keinginan Anda dapat dikabulkan oleh Alloh SWT.
Banyak petunjuk yang tersurat dalam Al-Quran yang berkaitan dengan makanan dan minuman yang harus dikonsumsi dengan baik dan bijaksana oleh umat manusia.
Dengan tegas Allah menghalalkan makanan yang halal dan mengharamkan yang haram.
“Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” QS. al-Maidah 88).
Namun demikian, di Negara China mereka melanggar ketentuan dan perintah Allah dalam hal mengkonsumsi makanan; banyak makanan yang halal lagi nikmat tapi tidak dikonsumsi oleh penduduknya sehingga menimbulkan penyakit yang mewabah dan mematikan, yang kita kenal dengan sebutan virus Corona.
Virus Corona berasal dari beberapa hewan yang kebetulan diharamkan dalam Islam. Akibatnya wabah Virus Corona mewabah di China, bahkan dilaporkan ratusan meninggal dunia.
Anjuran Al-Quran untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik menemukan kebenarannya. Bahwa makanan dalam ajaran islam disamping harus memenuhi unsur kehalalan juga harus memenuhi unsur kesehatan dan gizi yang tinggi.
Sebaliknya, segala makanan yang haram dan tidak bergizi dilarang keras untuk dikonsumsi.
Mengkonsumsi makanan yang halal berdimensi horizontal dan vertikal. Bahkan akibat dari makanan halal sangat luar biasa dahsyatnya sebagaimana dalam ibarah berikut ini:
من أكل الحلال أربعين يوماً أُجيبَت دعوتُه
Barangsiapa memakan makanan halal selama 40 hari, maka do’anya akan mudah dikabulkan.
Kita sering saja lupa bahwa sebelum kesedihan itu datang Allah telah berikan kita kebahagiaan yang tak terhingga, kenikmatan yang begitu sangat, dan keindahan hidup yang luar biasa.
Sehingga ketika kesedihan menyapa kita hanya fokus pada kesedihan itu sendiri, dan mudah sekali menghilang-hilangkan pemberian Allah yang sudah sangat banyak kepada kita.
Dan masih beruntung bila kita hanya bersedih, sebab tak jarang kita kadang mengeluh dan mengeluh, seakan-akan Allah telah berbuat tak adil. Padahal, justru yang demikian itulah Allah telah memperlihatkan sifat maha adilnya.
Maka dari itu, syukuri kenikmatan yang sudah diberikan, jangan hanya berkeluh kesah tentang penderitaan yang baru datang, karena sifat yang demikian hanya akan membuat kita jauh dari kasih sayang-Nya.
Ingatlah Betapa Murahnya Selama Ini Allah Telah Anugerahkan Kita Kebahagiaan Sebelum Kesedihan Ini Ada
instagram.com/restikamaulidya
Ingatlah secara bijak, betapa murahnya selama ini Allah telah anugerahkan kita kebahagiaan sebelum kesedihan ini ada.
Betapa sempurnanya Allah telah memberi kita kenikmatan sebelum penderitaan ini datang, dan kini kita hanya bisa mengeluh dan seakan-akan mengaggap Allah tidak adil.
Jangan Menggerutu Ataupun Mengeluh, Karena Kita Pun Tidak Tahu Kebahagiaan Apalagi Yang Akan Allah Hadiahkan Setelahnya
instagram.com/deanahanifaaa
Harusnya kita sadar bahwa Allah sangatlah adil, sebab itulah mengapa Dia hadirkan kesedihan yang tak lain sebagai pengingat agar kita tak pernah lupa untuk bersykur setiap saatnya.
Jadi, mulai dari sekarang belajarlah wahai hati untuk tetap bersabar dan positif thinking ketika tiba-tiba Allah datangkan sebuah kesedihan, jangan meenggerutu ataupun mengeluh, karena kita pun tidak tahu kebahagiaan apalagi yang akan Allah hadiahkan setelahnya.
Kesedihan, Musibah, Dan Masalah Sebenarnya Hanya Sebuah Pintu Agar Kita Tak Mudah Lelah Bersyukur
instagram.com/henynraln
Sadarlah! Bahwa kesedihan, musibah, dan masalah sebenarnya hanya sebuah pintu agar kita tak mudah lelah bersyukur.
Jadi, sesedih dan semenderita apapun kita dengan ketetapan-Nya, tetaplah ajarkan hati untuk bersyukur dan bersyukur, karena dengan bersyukur maka hati akan tetap tenang dan insyaallah mudah untuk ikhlas.
Derita Hati Yang Menurut Kita Sangat Menyiksa Sebenarnya Hanya Jalan Untuk Kita Tahu Bahwa Hidup Ini Harus Selalu Diikat Dengan Syukur
instagram.com/gitasav
Sebab derita hati yang menurut kita sangat menyiksa sebenarnya hanya jalan dari Allah untuk kita tahu bahwa hidup ini haruslah selalu diikat dengan rasa syukur.
Karena dengan syukur itulah nanti kita akan selalu sadar bahwa hidup ini akan baik-baik saja dalam kondisi apapun bila senantiasa ikat dengan rasa syukur.
Bersyukurlah Sesering Mungkin, Hingga Akhirnya Kita Tak Pernah Lupa Bahwa Kenikmatan Yang Allah Berikan Selalu Luar Biasa
instagram.com/yunitameliani_
Maka bersyukurlah sesering mungkin, hingga akhirnya kita tak pernah lupa bahwa kenikmatan yang Allah berikan kepada kita selalu luar biasa.
Dan ketika kita selalu sadar yang demikian, maka sungguh saat menderitapun kita tidak akan pernah jenuh untuk berterima kasih kepada Allah.
Kepada kaum hawa, terlalu banyak ujian bagi kaum hawa. Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu. Buat kaum Adam, kamu juga pasti tidak mau orang yang kamu sayangi (seperti saudara, kerabat dan lain sebagainya) menghadapi salah satu siksaan di bawah ini.
Sayidina Ali R.A menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah menangis manakala ia datang bersama Fatimah . Lalu keduanya bertanya mengapa Rasul menangis.
Beliau menjawab, “Pada malam aku di-isra’- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.
Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. “Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.
Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.
Aku lihat perempuan tergantang kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.
Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.
Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.
Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalk! annya dan tidak mau mandi junub.
Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta.. Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami.”
Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.
Sampaikanlah artikel ini kepada wanita lainnya. Semoga bermanfaat. Amin ya robbal alamin