Showing posts with label PROGRAM KERJA. Show all posts
Showing posts with label PROGRAM KERJA. Show all posts

Contoh Program Budaya dan Iklim Sekolah Tingkat SMP/MTs.

September 28, 2019 Add Comment

Pada kesempatan ini, kami berbagi Contoh Program Budaya dan Iklim Sekolah Tingkat SMP/MTs.

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Program pembangunan kesehatan yang dilaksanakan telah berhasil meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara cukup bermakna, walaupun masih dijumpai berbagai masalah dan hambatan yang akan mempengaruhi pelaksanaan pembangunan kesehatan.

Oleh karena itu, diperlukan adanya reformasi di bidang kesehatan untuk mengatasi ketimpangan hasil pembangunan kesehatan antar daerah dan antar golongan, derajat kesehatan yang masih tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga dan kurangnya kemandirian dalam pembangunan kesehatan.

Sekolah sebagai salah satu lembaga yang menyelenggarakan pendidikan formal mempunyai peranan yang amat penting dalam usaha mendewasakan anak dan menjadikannya sebagai anggota masyarakat yang berguna. Untuk itu perlu adanya upaya  peningkatan mutu pendidikan , kwalitas siswa dan mutu lulusan. 

Dalam hal ini input, proses dan output perlu kita perhatikan terutama kegiatan proses karena kegiatan itu yang menentukan mutu dari outputnya. Adapun yang berperan aktif dari kegiatan proses adalah pendidik, staf sekolah dan siswa.

Tujuan tersebut dapat tercapai jika kondisi jasmani pendidik, staf dan siswa dalam keadaan sehat agar dapat menyelenggarakan kegiatan dan menjalankan fungsi masing-masing dengan baik. Untuk itu perlu kita kembangkan kegiatan UKS/PKHS (Usaha Kesehatan Sekolah/Program Keterampilan Hidup Sehat) dalam rangka membantu mengatasi masalah kesehatan yang sedang dialami.


BAB II

IDENTIFIKASI DAN ANALISIS HASIL

A. Pengembangan Budaya Sekolah

Mengingat pentingnya pengembangan budaya sekolah untuk peningkatan prestasi dan mutu pendidikan di sekolah, patut kiranya para kepala sekolah memikirkan langkah-langkah pengembangannya secara sistematik dan konstruktif. Oleh karena itu perlu adanya orientasi pengembangan budaya sekolah kepada para kepala sekolah sebagai bekal untuk mengembangkan sekolah secara aktif, kreatif, inovatif, dan berbasis mutu.

Definisi Budaya Sekolah

Ada beberapa ahli yang mendefinisikan arti budaya sekolah, antara lain :

a. NCES (1998)

Tuntutan terhadap guru baru pada pokoknya sebagai akibat akibat para guru memilih meninggalkan pekerjaannya dalam jumlah yang tinggi daripada para profesional lainnya

b. Weiss (1999)

Kolaborasi yang kuat dan kemampuan membuat keputusan yang berkorelasi dengan semangat kerja yang tinggi, komitmen yang kuat untuk mengajar, dan kemauan untuk tetap menekuni tugas mengajar. Ia menambahkan pula bahwa budaya sekolah dan kepemimpinan juga dapat membentuk kemauan para guru pemula bekerja keras, melaksanakan pengajaran sebagai pilihan karir, dan berencana untuk tetap mengajar.

c. James Spradly

Budaya tersusun dari perilaku yang dapat dipelajari oleh komunitas manusiwawi. Ia merupakan pengetahuan yang dapat digunakan orang untuk memaknai pengalaman dan perilaku sosial.

Sehingga dapat disimpulan Budaya sekolah adalah nilai-nilai dominan yang didukung oleh sekolah atau falsafah yang menuntun kebijakan sekolah terhadap semua unsur dan komponen sekolah termasuk stakeholders pendidikan, seperti cara melaksanakan pekerjaan di sekolah serta asumsi atau kepercayaan dasar yang dianut oleh personil sekolah.

Dalam perjalananya budaya sekolah ini mampu memberikan manfaat bagi sekolah itu sendiri termasuk warga sekolah serta penilaian masyarakat terhadap sekolah tersebut, adapun manfaat budaya sekolah adalah :

(1) Menjamin kualitas kerja yang lebih baik.

Jika dalam sebuah pekerjaan memiliki budaya yang dapat dipertanggungjawabkan maka akan secara tidak langsung akan membentuk budaya kerja yang lebih baik.

(2) Membuka seluruh jaringan komunikasi dari segala jenis dan level baik komunikasi vertikal maupun horisontal.

Dengan budaya ynag baik termasuk budaya berkomunikasi maka akan timbul dalam kehidupan sebuah kemudahan melakukan komunikasi baik dengan sesama ataupun dengan atasan kita.

(3) Lebih terbuka dan transparan.

Membentuk sebuah budaya yang mampu melatih kejujuran itu sangatlah hebat jika semuanaya mampu berjalan dengan seimbang.

(4) Menciptakan kebersamaan dan rasa saling memiliki yang tinggi.

Dengan budaya yang dianut bersama maka akan tercipta rasa meiliki dan saling menjaga

(4) Meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan.

(5) Jika menemukan kesalahan akan segera dapat diperbaiki.

(6) Dapat beradaptasi dengan baik terhadap perkembangan IPTEK.

...............dst.

Lihat juga :
  1. Kumpulan silabus agama kurikulum 2013 revisi 2017 tingkat satuan pendidikan MTs/SMP.
  2. Pedoman Cara Membuat Kisi-kisi Semester Genap Tingkat MTs/SMP TP. 2019/2020. 
  3. Kumpulan Kisi-kisi Semester Ganjil TP. 2018/2019.
  4. Aplikasi MOSBA/PENAMAD Tahun Pelajaran 2019/2020.
Download juga perangkat pembelajaran K-13 tingkat SD/MI:

Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat filenya yang lengkap, silahkan melihat...Cara Mendapatkan File dan Ketentuannya.

Demikian, semoga bermanfaat dalam dunia pendidikan.

Aplikasi Terbaru Perpustakaan Tingkat SMP/MT dan MA/SMA/SMK.

September 25, 2019 Add Comment
Pada kesempatan ini kami berbagi artikel tentang Aplikasi Terbaru Perpustakaan Tingkat SMP/MT dan MA/SMA/SMK.

Aplikasi ini tujuannya untuk memudahkan pustakawan dalam mengelola buku di perpustakaan.

Adapun isi aplikasi ini terdiri dari:
  1. Input data umum
  2. Data sekolah
  3. Buku siswa
  4. Denda keterlambatan
  5. Data siswa
  6. Rekap siswa
  7. Daftar kunjungan
  8. Tanggal pengembalian
  9. dll.
Berikut gambaran umum Aplikasi Terbaru Perpustakaan Tingkat SMP/MT dan MA/SMA/SMK.




Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat filenya yang lengkap, silahkan melihat...Ketentuan Pengiriman File atau Perangkat.

Demikian, semoga bermanfaat.

Program Kerja Bimbingan Konsling MTs NW Boro' Tumbuh TP. 2019/2020.

August 06, 2019 Add Comment

Pada kesempatan ini kami akan berbagi Program Kerja BK MTs NW Boro'Tumbuh TP. 2019/2020.

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar. Dalam permendiknas tersebut menyebutkan bahawa Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program yang mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan individual; (c) layanan responsif; dan (d) layanan dukungan sistem”. 

Sehubungan dengan hal tersebut guru Bimbingan dan konseling perlu menyusun program guna menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah.

Berikut gambaran Program Kerja BK MTs NW Boro'Tumbuh TP. 2019/2020.

A. RASIONAL

Paradigma bimbingan dan konseling dewasa ini lebih berorientasi pada pengenalan potensi, kebutuhan, dan tugas perkembangan serta pemenuhan kebutuhan dan tugas-tugas perkembangan tersebut. Alih-alih memberikan pelayanan bagi peserta didik yang bermasalah, pemenuhan perkembangan optimal dan pencegahan terjadinya masalah merupakan fokus pelayanan. Atas dasar pemikiran tersebut maka pengenalan potensi  individu merupakan kegiatan urgen pada awal layanan bantuan. Bimbingan dan konseling saat ini tertuju pada mengenali kebutuhan peserta didik, orangtua, dan sekolah.

Bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peranan penting dalam membantu peserta didik dalam mencapai tugas-tugas perkembangan sebagaimana tercantum dalam Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik dan Kompetensi Dasar (SKKPD). Dalam upaya mendukung pencapaian tugas perkembangan tersebut, program bimbingan dan konseling dilaksanakan secara utuh dan kolaboratif dengan seluruh stakeholder sekolah.

Baca juga program kerja wakamad kurikulum:


Dewasa ini, layanan bimbingan dan konseling yang diselenggarakan oleh MTS NW Boro’Tumuh memiliki banyak tantangan baik secara internal maupun eksternal. Dari sisi internal, problematika yang dialami oleh sebagian besar peserta didik bersifat kompleks. Beberapa diantaranya adalah problem terkait penyesuaian akademik di sekolah, penyesuaian diri dengan pergaulan sosial di sekolah, ketidakmatangan orientasi pilihan karir, dan lain-lainnya.

Dari sisi eksternal, peserta didik yang notabene berada dalam rentang usia anak persiapan menuju remaja awal juga dihadapkan dengan perubahan-perubahan cepat yang terjadi dalam skala global. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat dan massif seringkali memberikan dampak negatif bagi perkembangan pribadi-sosial peserta didik di sekolah. Sebagai contoh, akses tak terbatas dalam dunia maya seringkali melahirkan budaya instan dalam mengerjakan tugas, maraknya pornografi, dan problem lainnya.

Namun demikian, pada dasarnya setiap individu memiliki kecenderungan untuk menata diri dan mencapai tujuan hidup yang lebih bermakna, tidak terkecuali peserta didik di sekolah. Dari berbagai problem yang ada, masih terdapat harapan yang besar terhadap keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh peserta didik. Beberapa peserta didik memiliki potensi untuk dikembangkan bakat dan minatnya, aktif dalam kegiatan olahraga, berbakat dalam bidang seni dan lain-lainnya. Di samping itu, daya dukung yang tersedia di MTS ................ dapat dikatakan cukup baik. Hal ini didukung oleh fakta bahwa sebagian besar orang tua/wali peserta didik memiliki profesi beragam dan telah menyatakan kesediaan untuk turut berkontribusi dengan kemampuan profesionalnya masing-masing. 

Kondisi ini merupakan modal yang luar biasa dalam mendukung keberhasilan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Begitu pula dari segi daya dukung sarana dan prasarana yang dimiliki, SMP/MTS ................ memiliki kecukupan fasilitas untuk menopang kegiatan pengembangan bakat dan minat peserta didik melalui berbagai wadah kegiatan intra maupun ekstrakurikuler.

B. DASAR HUKUM

1. Pelayanan bimbingan dan konseling sebagai salah satu layanan pendidikan yang harus diperoleh semua peserta didik telah termuat dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar dan Nomor 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah. 

2. ”Konselor” sebagai salah satu jenis tenaga kependidikan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada Bab I Pasal 1 angka 6 dinyatakan bahwa “pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan”.  

3. Pelayanan konseling yang merupakan bagian dari kegiatan pengembangan diri telah termuat dalam struktur kurikulum yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar Menengah. 

4. Beban kerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 54 ayat (6) Peraturan Pemerintah republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru yang menyatakan bahwa beban kerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor yang memperoleh tunjangan profesi dan maslahat tambahan adalah mengampu bimbingan dan konseling paling sedikit 150 (seratus lima puluh) peserta didik per tahun pada satu atau lebih satuan pendidikan. Lebih lanjut dalam penjelasan Pasal 54 ayat (6) yang dimaksud dengan “mengampu layanan bimbingan dan konseling” adalah pemberian perhatian, pengarahan, pengendalian, dan pengawasan kepada sekurang-kurangnya 150 (seratus lima puluh) peserta didik, yang dapat dilaksanakan dalam bentuk pelayanan tatap muka terjadwal di kelas dan layanan perseorangan atau kelompok bagi yang dianggap perlu dan memerlukan. 

5. Penilaian kinerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 22 ayat (5) Peraturan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dinyatakan bahwa penilaian kinerja guru bimbingan dan konseling atau konselor dihitung secara proporsional berdasarkan beban kerja wajib paling kurang 150 (seratus lima puluh) orang Konseli dan paling banyak 250 dua ratus lima puluh) orang Konseli per tahun. 


6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor, yang menyatakan bahwa kualifikasi akademik konselor dalam satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal adalah: (i) sarjana pendidikan (S-1) dalam bidang bimbingan dan konseling; (ii) berpendidikan profesi konselor. Kompetensi konselor meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional, yang berjumlah 17 kompetensi dan 76 sub kompetensi. 

7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs, Nomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA, dan Nomor 70 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK, yang memberikan kesempatan kepada peserta didik belajar berdasarkan minat mereka. Struktur kurikulum memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan kelompok peminatan, lintas minat atau pendalaman minat. 

8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar. Dalam permendiknas tersebut menyebutkan bahawa Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program yang mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan individual; (c) layanan responsif; dan (d) layanan dukungan system. Bidang layanan bimbingan dan konseling mencakup : (a) bidang layanan pribadi, (b) bidangan layanan belajar, (c) bidang layanan sosial, (d) bidang layanan karir

9. Panduan Operasional Penyelenggaran Bimbingan dan Konseling SMP, 2016, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Pada POP BK SMP ini dapat memfasilitasi guru BK / Konselor dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, melaporkan dan menindaklanjuti layanan bimbingan dan konseling


C. VISI DAN MISI

a. Visi

Terwujudnya Insan yang beriman,bertaqwa,berahlakul karimah, berilmu, cerdas,  Terampil, berprestasi dan mandiri

b. Misi 

a. Mengoptimalkan jamaah sholat dhuhur dan sholat Jum’at
b. Melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan Efisien agar peserta didik dapat berprestasi serta mengembangkan Ilmu dan potensi yang dimilikinya.
c. Menanamkan keimanan dan ketaqwaan terhdap ALLAH SWT. Sesuai ajaran Agama Islam Ahlussunnah Waljama’ah.
d. Menanamkan Akhlakul Karimah pada peserta didik dalam kehidupan sehari-hari baik didalam maupun diluar madrasah.
e. Mengoptimalkan pembinaan siswa kea rah prestasi akademik dan non akademik
f. Membekali keterampilan hidup pada peserta didik agar dapat hidup mandiri.
g. Mengoptimalkan disiplin siswa

c. Visi dan Misi

a. Visi

Visi bimbingan dan konseling adalah terwujudnya layanan bimbingan dan konseling yang profesional dalam memfasilitasi perkembangan peserta didik/konseli menuju pribadi unggul dalam imtak, iptek, tangguh, mandiri dan bertanggung jawab

b. Misi

1) Menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling yang memandirikan peserta didik/konseli berdasarkan pendekatan yang humanis dan multikultur. 
2) Membangun kolaborasi dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dunia usaha dan industri, dan pihak lain dalam rangka menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling 
3) Meningkatkan mutu guru bimbingan dan konseling atau konselor melalui kegiatan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan.


D.  DESKRIPSI KEBUTUHAN

Kebutuhan peserta didik/konseli dapat diidentifikasi berdasarkan asumsi teoretik dan hasil asesmen kebutuhan yang dilakukan. Dalam melaksanakan tugasnya, guru Bimbingan dan Konseling terlebih dahulu menyusun daftar kebutuhan (Need Assesment). Tujuan penyusunan instrumen tersebut  untuk  mengetahui kebutuhan dan permasalahan Konseli.  


Download kalender pendidikan:
1. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2014/2015...download
2. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2015/2016...download
3. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2016/2017...download
4. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2017/2018...download
5. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019...download 
6. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019...download 

Ada beberapa contoh aplikasi instrumen yang dapat digunakan untuk mengetahui kebutuhan Konseli, antara lain  Daftar Cek Masalah (DCM), Inventori Tugas Perkembangan (ITP), Alat Ungkap Masalah (AUM), Analisis Tugas Perkembangan (ATP), Identifikasi Kebutuhan dan Masalah Konseli (IKMS) dan lain-lain. Selain itu pengalaman Konselor dalam melaksanakan program pelayanan konseling dan masukan dari berbagai fihak terkait juga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan daftar kebutuhan peserta didik.

Angket masalah Konseli atau peserta didik di SMP/MTS.........., dibuat dan disusun sendiri oleh tim guru bimbingan dan konseling sesuai dengan lingkungan dan masalah/kebutuhan peserta didik di sekolah. 


Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat filenya yang lengkap, silahkan segera menghubungi ADMIN atau lihat...Cara Mendapatkan File dan Ketentuannya.

Demikian, semoga bermanfaat.

Program Kerja Wakamad Hubungan Masyarakat TP. 2018/2019.

August 05, 2019 Add Comment

Pada kesempatan ini kami akan berbagi Program Kerja Wakamad Hubungan Masyarakat TP. 2018/2019.

A. LATAR BELAKANG

Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang menunjang proses pembangunan masyarakat, dan turut bertanggung jawab untuk meningkatkan taraf hidup mereka.  Oleh karena itu, kegiatan sekolah dalam semua bidang harus relevan dan terpadu dengan kebutuhan dan aktifitas keseharian masyarakat, agar kedua belah pihak dapat mewujudkan kerjasama yang sebaik-baiknya  dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran dan keluarannya.

Hubungan timbal balik antara sekolah dan masyarakat akan memberi kan manfaat bagi kedua belah pihak.  Hubungan ini bersifat sukarela berda sarkan keyakinan dan kesadaran, bahwa sekolah merupakan bagian integral dari masyarakat.  Dengan hubungan tersebut diharapkan tumbuhnya kreatifitas dan dinamika kedua belah pihak, sehingga hubungan itu bersifat aktif dinamis.  Hal ini memungkinkan sifat keterbukaan masyarakat terhadap inovasi.

Perubahan paradigma pemerintahan dari sentralisasi ke desentralisasi membuka peluang masyarakat untuk dapat meningkatkan peran serta dalam pengelolaan pendidikan.

Baca juga program kerja wakamad kurikulum:

Untuk dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, sekolah harus dapat menjalin kerja sama secara sinergis dengan keluarga dan masyarakat.  Kerja sama secara sinergis itu diperlukan untuk menciptakan proses pengajaran dan pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan, agar peserta didik menjadi manusia yang berpendidikan ( well-educated ), dan warga negara  yang produktif ( productive citizens ).

Jika seluruh komponen masyarakat dapat bekerja sama untuk mendukung proses pengajaran dan pembelajaran yang demikian, niscaya peserta didik akan berhasil dalam menempuh pendidikannya, bukan hanya dalam mencapai jenjang pendidikan yang dicita-citakan, tetapi juga berhasil dalam kehidupannya.

Berdasarkan hal-hal di atas, maka agar pelaksanaan tugas Wakil Kepala MTs. NW Boro’Tumbuh Bidang Hubungan Masyarakat  berdayaguna dan berhasilguna, tepat sasaran sesuai harapan, perlu disusun Program Kerja sebagai pedoman pelaksanaan tugas dimaksud.


B. Fungsi

Fungsi pokok hubungan sekolah dengan masyarakat adalah menarik simpati masyarakat umumnya serta publik khususnya, sehingga dapat meningkatkan relasi serta animo dan antusiasme masyarakat pada MTs. NW Boro’Tumbuh. 

Hal ini akan membantu sekolah mensukseskan program-programnya. Sehingga mampu mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat diantarnya sebagai berikut :
1. Mengatur hubungan inter/antar warga sekolah
2. Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua.
3. Memelihara hubungan baik dengan komite sekolah.
4. Memelihara dan mengembangkan hubungan sekolah dengan lembaga-lembaga pemerintah, swasta dan organisasi nasional.
5. Memberi pengertian kepada masyarakat tentang fungsi sekolah melalui bermacam-macam tehnik komunikasi (majalah, surat kabar, website)


C.  Dasar Pelaksanaan

a. UU RI No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS;
b. UU No 22 Tahun 1999 Tentang Otonomi Daerah Pasal 11 Ayat 2;
c. PP RI No 19 Tahun 2005 Tentang SNP Bab VIII Standar Pengelolaan Pasal 49  Ayat 1;
d. Kalender Pendidikan MTs. NW Boro’Tumbuh Tahun Pelajaran 2014/2015
e.Surat Keputusan Kepala Madasah Aliyah Negeri Gegempalan Nomor: Ma.10.07/Kp.001/42/2013 Tentang: Pembagian Tugas Guru Dalam Kegiatan Proses Belajar Mengajar Dan Tugas Tambahan Guru Tahun Pelajaran 2014/2015


D.  Tujuan

Hubungan sekolah dengan masyarakat dibangun dengan tujuan popularitas MTs. NW Boro’Tumbuh di mata masyarakat. Popularitas MTs. NW Boro’Tumbuh akan tinggi jika mampu menciptakan program-program sekolah yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dan cita-cita bersama dan dari program tersebut mampu melahirkan sosok–sosok individu yang mapan secara intelektual dan spiritual. Dengan popularitas ini sekolah eksis dan semakin maju. 

Tujuan hubungan sekolah dengan masyarakat diantaranya sebagai berikut:
1. Memberi penjelasan tentang kebijaksanaan penyelenggaraan sekolah situasi dan perkembangannya.
2. Menampung sarana-sarana dan pendapat-pendapat dari warga sekolah dalam hubungannya dengan pembinaan dan pengembang sekolah.
3. Dapat memelihara hubungan yang harmonis dan terciptanya kerja sama antar warga sekolah sendiri.


F. Sasaran

1. Humas MTs. NW Boro’Tumbuh sebagai penghubung dari pihak sekolah dengan masyarakat selalu dipelihara dengan baik karena sekolah akan selalu berhubungan dengan masyarakat, tidak bisa lepas darinya sebagai partner sekolah dalam mencapai kesuksesan sekolah itu sendiri. Prestise sekolah semakin tinggi di mata masyarakat jika sekolah mampu melahirkan peserta didik yang cerdas, berkepribadian dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dalam memajukan masyarakat.


Download kalender pendidikan:
1. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2014/2015...download
2. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2015/2016...download
3. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2016/2017...download
4. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2017/2018...download
5. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019...download

2. Terciptanya hubungan yang harmonis dengan masyarakat atau pihak-pihak tertentu di luar organisasi tersebut, agar mendapatkan dukungan terhadap efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kerja secara sadar dan sukarela.

3. Untuk mendapatkan aspirasi, simpati dari masyarakat. Dan mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik antar sekolah dengan masyarakat untuk kebaikan bersama, atau secara khusus bagi sekolah jalinan hubungan tersebut adalah untuk mensukseskan program-program di MTs. NW Boro’Tumbuh.

Demikian Program Kerja Wakamad Hubungan Masyarakat TP. 2018/2019. Untuk lebih jelasnya, silahkan menghubungi admin.

Kalender Pendidikan Tingkat MI/SD, MTs/SMP, SMA/SMK Tahun Pelajaran 2019/2020.

August 04, 2019 Add Comment

Selamat datang para guru tanpa tanda jasa, salam kepada rekan-rekan guru MTs NW Boro'Tumbuh, semoga ilmu yang kita ajarkan bernilai ibadah dan amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir masa.

Pada kesempatan ini, kami berbagi kalender pendidikan sebagai pedoman dan acuan dalam melaksanakan proses belajar-mengajar di Madrasah sesuai dengan tahun pelajaran yang berlaku.

Sehubungan dengan akan dimulainya kegiatan pembelajaran di RA, MI, MTs dan MA Tahun Pelajaran 2019/2020, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah menerbitkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3063 Tahun 2019 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2019/2020.

Untuk kita ketahui bersama bahwa, Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.


Berikut daftar kalender pendidikan:
  1. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2014/2015...download
  2. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2015/2016...download
  3. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2016/2017...download
  4. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2017/2018...download
  5. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019...download
  6. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2019/2020...Download

Apabila kalian kesulitan membuka file tersebut maka tinggalkan komentar atau  bisa menghubungi langsung admin ke nomer admin vi WA: 081997666360 untuk meminta password.

Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat buku kerja guru 1, 2, 3 dan 4 yang lengkap, silahkan melihat...Cara Mendapatkan File dan Ketentuannya.

Demikian, semoga bermanfaat.