Showing posts with label Coaxial. Show all posts
Showing posts with label Coaxial. Show all posts

Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi

February 07, 2017 Add Comment





Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi

1. Pesan atau Informasi
Proses komunikasi diawali dengan sebuah pesan atau informasi yang harus dikirimkan dari individu/perangkat satu ke perangkat lain. 

2. Pesan dikonversi ke dalam bentuk biner atau bit
Pesan/informasi tersebut selanjutnya dikonversi kedalam bentuk biner atau bit yang selanjutnya bit tersebut di encode menjadi sinyal. Proses ini terjadi pada perangkat encoder. 
3. Pesan dikirimkan/dipancarkan 
Sinyal tersebut kemudian oleh transmitter dikirimkan/dipancarkan melalui media yang telah dipilih. 
4.  Media Transmisi
Dibutuhkan media transmisi (radio, optik, coaxial, tembaga) yang baik agar gangguan selama disaluran dapat dikurangi. 
5. Stasiun Penerima Pesan
Selanjutnya sinyal tersebut diterima oleh stasiun penerima. 
6. Decode Pesan 
Sinyal tersebut didecode kedalam format biner atau bit yang selanjutnya diubah kedalam pesan/informasi asli agar dapat dibaca/didengar oleh perangkat penerima.

    Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Menggunakan VoIP

    1. Transmission Control Protocol (TCP)
    Transmission Control Protocol (TCP) merupakan protokol yang menjaga reliabilitas hubungan komunikasi end- to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirim dan menerima segmen–segmen informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet.
    Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan pada saat signaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu panggilan pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data suara karena pada komunikasi data VoIP penanganan data yang mengalami keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.
    2.  User Datagram Protocol (UDP)
    User Datagram Protocol (UDP) merupakan salah satu protocol utama diatas IP, yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. 
    UDP digunakan pada VoIP pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus dan lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat. 
    Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknologi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.
    3. Internet Protocol (IP)
    Internet Protocol (IP) Internet Protocol didesain untuk interkoneksi sistem komunikasi komputer pada jaringan paket switched. Pada jaringan TCP/IP, sebuah komputer di identifikasi dengan alamat IP. Tiap-tiap komputer memiliki alamat IP yang unik, masing-masing berbeda satu sama lainnya.
    Hal ini dilakukan untuk mencegah kesalahan pada transfer data. Terakhir, protokol data akses berhubungan langsung dengan media fisik. Secara umum protokol ini bertugas untuk menangani pendeteksian kesalahan pada saat transfer data.
    Untuk komunikasi datanya, Internet Protokol mengimplementasikan dua fungsi dasar yaitu addressing dan fragmentasi. Salah satu hal penting dalam IP dalam pengiriman informasi adalah metode pengalamatan pengirim dan penerima.


      Topologi Jaringan Liniear Bus

      February 16, 2016 Add Comment

      Topologi adalah peta atau rancangan dari sebuah jaringan. 
      Topologi fisik menjelaskan bagaimana kabel-kabel, komputer dan peralatan lainnya dipasang, dan 
      Topologi logikal (logical topology) menjelaskan bagaimana pesan/data mengalir. Topologi logikal akan dibahas di bagian protokol jaringan.
      Pada bagian ini akan dibahas tentang tipe-tipe topologi fisik seperti di bawah ini, serta akan diulas keuntungan dan kerugiannya. Salah satu tipe Topologi jaringan yang umum digunakan adalah : 


      1. Topologi Linear Bus

      Merupakan topologi dengan medium akses broadcast. Setiap workstation dari LAN tersambung ke media transmisi yang umumnya berupa kabel dan dipergunakan bersama melalui perangkat yang sesuai. 
      Workstation mempunyai interface (antar muka) untuk melakukan akses ke media transmisi. Informasi yang dikirimkan melalui saluran transmisi ini akan sampai ke semua workstation.

      Tiap-tiap workstation akan memeriksa address dari informasi yang dikirimkan Untuk menentukan penerimanya. Workstation yang mengenali alamatnya akan mengambil paket tersebut: pemeriksaan terjadi sekaligus sehingga tid.ak ada workstation yang harus meneruskan informasi tersebut. 

      Akibatnya LAN jenis ini tidak tergantung pada salah satu workstation karena kendalinya tersebar (distributed). Jumlah workstation dapat ditambahkan atau dikurangi dengan mudah tanpa mengganggu operasi yang telah ada.

      Kalau tingkat lalu lintas tinggi dapat terjadi collision (tabrakan). Konfigurasi yang cocok bila terdapat banyak workstation atau terminal. Tree merupakan bentuk umum dari bus. Topologi bus/tree pada dasarnya merupakan konfigurasi multipoint yang berarti bahwa ada lebih dari dua workstation yang tersambung pada media transmisi dan masing-masing dapat mengirimkan informasi. 

      Karena saluran hanya ada satu maka harus hanya satu workstation yang dapat melakukan transmisi maka harus ada cara mengendalikan akses ke medium ini. Media transmisi yang banyak dipergunakan adalah twisted pair, kabel coaxial.


      Gambar 1 Topologi Linier Bus


      Keuntungan:
       Mudah dalam pemasangan, penambahan ataupun pengurangan stasiun.
       Membutuhkan kabel yang lebih pendek daripada Topologi Star
      Kerugian:
       Apabila kabel utama putus atau terganggu, maka semua jaringan akan putus/mati.
       Membutuhkan terminator di kedua sisinya .
       Sulit mengidentifikasi problem bila jaringan putus/mati.

      2. Topologi Star
      Jaringan dengan topologi bintang mempunyai sebuah titik pusat, yaitu hub, dimana semua stasiun di'dalam LAN terhubung secara radial dan lewat titik inilah semua komunikasi akan diteruskan. 
      LAN dengan topologi bintang mempunyai kerugian karena biasanya berkecepatan relatif rendah, dan operasinya secara mutlak sangat bergantung pada hub. Tetapi, topologi ini murah dan mudah untuk. dilakukan karena menggunakan protokol yang relatif sederhana. (lihat gambar 2).
      Data di jaringan topologi Star menuju ke hub atau concentrator terlebih dahulu sebelum diteruskan ke komputer tujuan. Hub atau concentrator mengatur dan mengontrol seluruh pekerjaan di jaringan, juga berlaku seolah-olah sebagai repeater untuk aliran data. Konfigurasi ini biasanya menggunakan kabel twisted pair; akan tetapi bisa juga menggunakan kabel coaxial atau kabel serat optik.


      Gambar 2 Topologi Star

      Keuntungan:
       Instalasi dan pengkabelan mudah.
       Tidak akan mengganggu jaringan apabila ada penambahan atau pengurangan stasiun.
       Mudah mendeteksi kesalahan-kesalahan yang terjadi.
      Kerugian:
       Kebutuhan kabel lebih banyak.
       Apabila hub/concentrator rusak/bermasalah, semua jaringan tidak berfungsi.
       Lebih mahal dibandingkan topologi linear bus karena harus menambah
      hub atau concentrator.

      3. Topologi Tree
      Topologi Tree merupakan kombinasi topologi linear bus dan topologi star. Topologi ini terdiri atas satu atau beberapa grup topologi star yang dihubungkan dengan kabel utama (backbone cable) linear bus. (lihat gambar 3).
      Topologi tree membolehkan pengembangan lebih dari stasiun yang ada.

      Gambar 3 Topologi Tree



      Keuntungan:
       Point-to-point wiring for individual segments.
       Mendukung produk dari beberapa pembuat hardware dan software.

      Kerugian:
       Bila kabel utama rusak, semua stasiun yang terhubung akan mati/putus.
       Lebih sulit dalam instalasi dan pengkabelan.

      4. Topologi Ring
      Topologi ring sekilas sama seperti topologi star, perbedaannya bahwa topologi ring menggunakan hub khusus yaitu Multistation Acess Unit (MAU/MSAU) dan adapter ethernet. Topologi ring digunakan bersama protokol jaringan Token Ring.
      Kelemahan topologi ini adalah sulit untuk melakukan perbaikan. Bila ada perubahan di jaringan, akan berpengaruh kepada banyak user.

      5. Pertimbangan dalam memilih Topologi
       Keuangan. Topologi linear bus mungkin merupakan pilihan pertama, karena topologi yang paling murah; dan tidak perlu membeli hub atau concentrator.
       Kabel. Topologi linear bus memerlukan kabel yang tidak panjang.
       Pengembangan. Topologi star memungkinkan pengembangan jaringan, hanya dengan menambah hub atau concentrator.
       Tipe Kabel. Kabel yang paling sering digunakan adalah unshielded twisted pair, dan tipe kabel ini sering digunakan pada topologi star.

      Artikel Terkait
      Komunikasi Data
      15. Topologi Jaringan Liniear Bus
      14. Media Transmisi Jaringan
      13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
      12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
      11. Sistem Jaringan Lokal
      10. Kode Blok Data dan Kode Humming
      9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
      8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
      7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding
      4. OSI (Open System Interconnection)
      3. Aplikasi Komunikasi
      2. Pengantar Sistem komunikasi Data
      1. Glosarium Komunikasi Data.



      Media Transmisi Jaringan

      January 14, 2016 Add Comment

      Kabel adalah suatu media dimana informasi biasa lewat dari satu bagian piranti jaringan ke piranti yang lain. Banyak ragam kabel yang digunakan dalam sebuah jaringan. Pada suatu kasus, sebuah jaringan akan memanfaatkan satu tipe kabel saja, namun ada kalanya menggunakan banyak ragam tipe kabel.
      Memahami karakteristik dan perbedaan tipe-tipe kabel dan bagaimana aspek aspek hubungan timbal balik dalam sistem jaringan adalah penting sebagai dasar pertimbangan dalam membangun sebuah jaringan.
      Pada dasarnya segala media yang dapat menyalurkan gelombang listrik atau elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai media transmisi pengiriman data di dalam suatu LAN. 
      Tetapi yang paling banyak dipergunakan adalah kabel twisted pair, coaxial den serat optik. Pemilihan tipe kabel sangat tergantung pada topologi jaringan, protocol, dan seberapa besar jaringan.
      Bagian ini akan dibahas tentang media transmisi sebagai berikut :
      1. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
      2. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
      3. Kabel Coaxial
      4. Fiber Optic Cable (Kabel Serat Optik)
      5. Microwave (Gelombang Micro)

      1. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
      Kabel Twisted pair mempunya dua jenis: berpelindung (shielded) and tanpa pelindung (unshielded). Kabel Unshielded twisted pair (UTP) adalah kabel yang paling popular, mudah digunakan dan murah serta dalam membangun sebuah jaringan (LAN). (lihat gambar 1).

      Kabel UTP mempunyai empat pasang kawat di dalamnya. 
      Masing masing pasangan saling terbelit untuk mengurangi interferensi dengan pasangan yang lain.


      Gambar 1. Kabel UTP
      Berikut ini adalah tabel konfigurasi kabel UTP pada jaringan LAN sederhana dua komputer dan jaringan lebih kompleks dengan banyak komputer dan HUB.

      Gambar 2