Showing posts with label UGV. Show all posts
Showing posts with label UGV. Show all posts

Libang Sistem Persenjataan Sentry Gun pada Ranpur Robotik UGCV

December 13, 2019 Add Comment
14 Desember 2019


Sentry Gun pada Ranpur Robotik UGCV (all photos : Ansa Solusitama)

Seminar Litbang sistem persenjataan Sentry Gun pada ranpur robotik Unmanned Ground Combat Vehicle Tahap I-III TA 2019

Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan menyelenggarakan seminar Sistem Persenjataan Sentry Gun Pada Ranpur (Unmaned Ground Combat Vehicle) Tahap I-III TA. 2019 yang dilaksanakan di Rupatama Lantai V Gedung Ir. H. Djuanda Balitbang Kemhan, Jl. Jati No.1 Pondok Labu, Jakarta Selatan,. Acara dibuka oleh Kabalitbang Kemhan yang diwakili oleh Sesbalitbang Kemhan Brigjen TNI Abdulah Sani, dan dihadiri para pejabat di lingkungan Kemhan dan TNI, Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemhan Brigjen TNI Martono, Kapuslitbang Apalhan Balitbang Kemhan Brigjen TNI Rosidin, M.Si. (Han), M.Sc., Kapuslitbang Iptekhan Balitbang Kemhan Bambang Wijanarko, S.E., S.T., M.Si. (Han), Para Pamen Sops Kasad,  Srena Kasad,  Dislitbangad, Dislitbangal, Sops Kostrad, Sops Marinir, Sops Kopassus, Sops Paskhas,  Ditpalad, Pussenkav Kodiklatad,  Pussenif Kodiklatad, serta dari Industri Pertahanan dan Akademisi PT. Ansa Solusitama Indonesia, Universitas UPN “Veteran” Jakarta, dan Universitas Pertahanan. Sebagai narasumber adalah Kabid Matra Darat Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Kolonel Kav R. Herdianto Nuringtyas, S.Sos., Bapak Aji Wijanarko, S.T., dari PT. Ansa Solusitama Indonesia, Bapak Indrazno Siradjudin, S.T., M.T., PhD. dari Politeknik Negeri Malang, penanggap Kasubdis Iptek Dislitbangad Kolonel Inf Iskandar dan Kaprodi Teknik Elektronika Ibu Novy Hapsari serta moderator Peneliti Madya Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Kolonel Arm Harun M. Nasution, S.H., M.H.



Unmanned Ground Combat Vehicle (UGCV) adalah kendaraan darat tanpa awak dengan sistem robotik yang dirancang secara khusus untuk misi pengintaian, pengawasan dan akuisisi target guna meningkatkan keamanan personel. UGCV adalah terobosan teknologi sistem robotik yang berada di garis depan untuk menjaga prajurit pada jarak yang aman dari tembakan musuh secara efektif. Disamping itu juga UGCV ini dapat dilengkapi dengan sistem senjata sesuai kebutuhan. Berdasarkan kebutuhan tersebut Puslitbang Alpalhan melaksanakan penelitian tentang sistem persenjataan sentry gun pada ranpur robotik.



Kabalitbang Kemhan menegaskan bahwa kegiatan litbang 2019 ini adalah wadah dalam menstimulasi penguasaan core teknologi pada sistem persenjataan sentry gun dan teknologi ranpur robotik, sedangkan dari segi SDM dan fasilias sekaligus untuk mengukur kemampuan industri pertahanan nasional dalam menyelaraskan kemampuan teknologi persenjataan yang berkembang di dunia saat ini. Dalam mengawali kegiatan Litbang sentry gun pada ranpur robotik kali ini Balitbang Kemhan berkerjasama dengan PT. Ansa Solusitama Indonesia untuk turut membangun platfrom yang kita ingikan bersama dalam memenuhi kebutuhan sistem persenjataan sentry gun pada ranpur robotik nasional untuk menjaga wilayah NKRI yang cukup luas.



Di akhir sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada pembicara, penanggap dan undangan yang telah meluangkan waktunya demi kepentingan bangsa dan negara. Diharapkan Unmanned Ground Combat Vehicle (UGCV) ini pada masa mendatang dapat menjadi bagian solusi untuk pelengkap pertahanan matra darat.

(Kemhan)

Thailand to Evaluate Milrem Robotics’ THeMIS RCV

December 07, 2019 Add Comment
08 Desember 2019


Milrem Robotics’ THeMIS robotics combat vehicle (RCV) (photos : DTI)

BANGKOK --- The Defence Technology Institute of Thailand (DTI) will be evaluating Milrem Robotics’ THeMIS robotics combat vehicle (RCV) next year to determine its suitability for the country’s armed forces.

The THeMIS RCV exhibited last week during the Asian Defense & Security Exhibition in Bangkok will undergo tests in cooperation with the Royal Thai Army. The tests are designed to evaluate the vehicles’ capabilities in the harsh terrain and climate conditions where local armed forces operate.

DTI will be looking at how the THeMIS RCV is able to assist Armed Forces as a supply transport, but also as an unmanned remotely operated weapon platform. The latter will be done in cooperation with Electro Optic Systems (EOS) with whom a development project is underway. The final product, named D-Iron, features the THeMIS RCV with the R400S-MK2 remote weapon station (RWS) by EOS.

The system was presented to the Deputy Prime Minister and Deputy Minister of Defence of Thailand as well as other VIPs from ASEAN during the exhibition in Bangkok.



“We are very pleased to collaborate with Milrem Robotics and Electro Optic Systems (EOS) with the THeMIS RCV and the R400-MK2 30mm M230LF Remote Weapon Station, to enhance the capabilities of the Royal Thai Armed Forces with effective unmanned systems. We will be conducting tests with various users in 2020 for other applications besides the weaponized Robotic Combat Vehicle,” said ACM Preecha Pradabmook, Director General of DTI.

“It’s a great honor for us to collaborate with DTI and Royal Thai Army during this evaluation. The THeMIS has proven itself as a most capable RCV for very harsh conditions and environments. Milrem Robotics is determined to provide the Royal Thai Army the new capabilities that robotic warfare systems will bring to the battlefield,” said Kuldar Väärsi, CEO of Milrem Robotics.

The THeMIS is the first fully modular hybrid robotics combat vehicle in the world that can be equipped with various payloads like large and small caliber weapons and utilized as an ISR platform, supply transport and an EOD system.

The vehicle can carry a maximum payload of 1200 kg and move at a speed of 25km/h. It can be equipped with an autonomy kit that allows independent point-to-point navigation and following a motorized convoy or a dismounted unit.