Showing posts with label MySQL. Show all posts
Showing posts with label MySQL. Show all posts

Cara Cepat dan mudah Memperbaiki error sql.lib.php di PhpMyadmin | Anibar Studio

September 23, 2019 Add Comment


Asalamualaikum Wr Wb,
Anibar Studio - Selamat pagi teman-teman semua, semoga kita selalu ada dalam keberkahan dan kebaikan, Aamiin

pada kesempatan kali ini saya akan berbagi Tutorial Cara Cepat dan mudah Memperbaiki error sql.lib.php di PhpMyadmin.
saya menggunakan php 7.2 dan ubuntu 18.04 LTS - Microsoft Azure

setelah saya melakukan instalasi phpmyadmin dan saya ingin melihat data dari databases maka muncul error seperti dibawah ini.

Warning in ./libraries/sql.lib.php#601
count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable

Gambarnya seperti di atas.

Cara memerbaikinya adalah :
Silahkan anda masuk kedalam server ubuntu dan berada dalam posisi Super User (root).
Selanjutnya masuk ke folder Libraries pada PhpMyadmin dengan menggunakan perintah

#> cd /usr/share/phpmyadmin/libraries/

Selanjutnya kita edit file sql.lib.php dengan menggunakan editor nano, perintahnya seperti dibawah ini.

#> nano sql.lib.php

Perhatikan gambar dibawah ini.


Selanjutnya kita cari secript seperti dibawah ini,

function PMA_isRememberSortingOrder($analyzed_sql_results)
{
    return $GLOBALS['cfg']['RememberSorting']
        && ! ($analyzed_sql_results['is_count']
            || $analyzed_sql_results['is_export']
            || $analyzed_sql_results['is_func']
            || $analyzed_sql_results['is_analyse'])
        && $analyzed_sql_results['select_from']
        && ((empty($analyzed_sql_results['select_expr']))
            || (count($analyzed_sql_results['select_expr'] == 1)
                && ($analyzed_sql_results['select_expr'][0] == '*')))
        && count($analyzed_sql_results['select_tables']) == 1;
}


Perhatikan gambar dibawah ini.


Kita ubah baris

|| (count($analyzed_sql_results['select_expr'] == 1)

Menjadi :

|| (count($analyzed_sql_results['select_expr']) == 1

yang perlu diperhatikan adalah kurung yang ). Perhatikan gambar dibawah ini.


Setelah selesai, silahkan simpan dan keluar dari editor nano dengan cara CTRL + X terus y lalu Enter.
Silahkan restart mysql dan apachenya dengan perintah:
#> service apache2 restart
#> service mysql restart

Perhatikan gambar dibawah ini.


Silahkan kembali lagi ke PhpMyadmin dan silahkan restart/reload browser.  hasilnya tidak ada error lagi.



Sampai disini berarti sudah selesai.

Terimakasih atas perhatianya dan semoga bermanfaat.
Selamat mencobda dan semoga berhasil.

Cara Install Mysql dan mysql_secure di Ubuntu 18.04 | Anibar Studio

September 10, 2019 Add Comment

anibarstudio.blogspot.com - Selamat sore teman semua, semoga kita semua selalu ada dalam kesehatan dan kebaikan, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sebuah tutorial kelanjutan dari tutorial yang kemaren, kemaren saya sudah membuat satu buah tutorial yang berjudul
Baca : Cara Install Web Server Apache di Ubuntu 18.04 LTS

Sekarang saya melanjutkan dari tutorial yang kemaren yaitu Cara Install Mysql dan mysql_secure di Ubuntu 18.04, sebelum kita melanjutkan ke tahap instalasinya, mari kita sama-sama berkenalan dulu, apa itu MySql.?!
Sebagaimana yang tertulis di Wikipedia bahwa MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multialur, multipengguna, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual di bawah lisensi komersial untuk kasus-kasus di mana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

Tahap pertama instalasi, pastikan kamu sudah masuk/login kedalam user yang akan kita instal mysql dan pastikan juga bahwa kamu berada dalam level root (Super User) dan tidak kalah pentingnya, pastikan kamu sudah mengupdate repository ubuntu kamu dengan memasukan perintah
#> sudo apt-get update

Setelah anda login sebagai root (super user) dan anda sudah melakukan update repository, maka kita akan memulai cara menginstall mysql,
Silahkan masukan perintah di bawah ini
#> sudo apt-get install mysql-server

Tunggu sampai prosess instalasi selesai, jika ada pertanyaan, maka silahkan jawab Y lalu Enter.

Setelah prosess instalasi selesai maka tahap selanjutnya adalah kita menambahkan keamanan untuk mysql yang kita install.
Sebelum saya beritahu perintahnya, alangkah lebih baik diperhatikan terlebih dahulu apa yang akan saya sampaikan,
nanti anda akan diberikan banyak pertanyaan terkait keamanan mysql yang akan kita gunakan.
1) Pertanyaan pertama biasanya anda akan ditanyakan, apakah anda akan menggunakan plugin Validate Password, dimana plugin ini berguna untuk menguji kekuatan kata sandi yang anda gunakan,
2) Anda akan diminta untuk memasukan password untuk user root, pastikan password yang digunakan memiliki jumlah sepuluh huruf terdiri dari huruf, angka, symbol dan huruf kapital.
3) Anda akan diminta menghapus beberapa pengguna anonim dan databases contoh
4) menonaktifkan login root jarak jauh, karena ini akan dianggap sangat berbahaya, biasanya harus menggunakan localhost tidak bisa pake %
dan akan banyak pertanyaan lainnya dan menurut saya yang penting adalah yang saya tuliskan diatas.

Baik jika sudah membaca penjelasan saya, maka silahkan masukan perintah mysql_secure dibawah ini

#> sudo mysql_secure_installation

Demi menghindari kesalahan, silahkan lakukan dengan pelan-pelan dan dibaca kembali dengan seksama

Terimakasih atas perhatianya
Selamat mencoba dan semoga berhasil, terimakasih banyak..

Perintah-perintah dasar di MySql | Anibar Studio

July 09, 2019 Add Comment
Anibar Studio - Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi catatan saya dengan teman-teman semua, saya sengaja menulis ini di blog saya karna kalau hanya catatan di laptop, saya sering kesusahan kalau laptop ketinggalan, karna saya masih pemula dan masih sangat butuh bimbingan dalam hal belajar pemerograman.



Jika ada yang masih bingung apa itu MySql? saya akan jelaskan sedikit  sesuai dengan yang saya tahu, Mysql atau biasa di sebut (may-es-qi-el) adalah sistem manajemen databases yang geratis atau biasa disebut Open Source, istilah open source juga bukan hanya geratis tapi memperbolehkan kita untuk memodifikasinya sesuai yang kita inginkan dan yang kita butuhkan.

Baik, sekarang saya akan membagikan kepada anda perintah-perintah yang sering digunakan saat kita menggunakan mysql.

Cara login ke MySql

# mysql -u root -p
# > MasukanPasswordAnda
-u artinya adalah user dan -p adalah password, karna password belum di isi jadi anda akan diminta untuk memassukan password.

Membuat User

#> CREATE USER 'nama_user' IDENTIFIED BY 'password' ;
Contoh : #> CREATE USER anibarstudio IDENTIFIED BY 'rahasia';

Melihat semua user:

#> SELECT user,host FROM mysql.user;

Menghapus User

#> DROP USER anibarstudio;

Mengganti Password User

#> SET PASSWORD FOR 'user'@'localhost' = PASSWORD('passwordbaru');

Membuat Database

#> create database nama_database;

Melihat Databases

#> show databases;

Menghapus Databases

#> DROP DATABASE nama_database;

Memberikan hak aksess databases kepada User 

#> GRANT ALL ON nama_database TO 'anibarstudio'@'localhost';

Memberikan hak aksess Semua databases kepada User secara FULL

#> grant all privileges on *.* to 'anibarstudio'@'%' identified by 'rahasia' with grant option;

Backup Databases

#> mysqldump -u anibarstudio -p namadatabase > hasilbackupanya.sql
#> masukanpassword

Restore Databases

#> mysql -u anibarstudio -p namadatabase < namafilehasilbackup.sql
#> masukanpassword

Restart Databases/ flush

#> flush privileges;

NB: sangat penting melakukan perintah flush privileges; setelah kita mengeksekusi perintah-perintah seprti di atas.

Mungkin cukup sekian untuk hari ini, semoga bisa membantu untuk teman-teman yang sedang belajar seperti saya..
Semoga bermanfaat..

Control Panel Hosting

July 01, 2019 Add Comment
Control Panel Hosting menyediakan solusi elegan sebagai host dari beberapa situs website yang berjalan pada Share Hosting, VPS (Virtual Private Server) dan Dedicated Server. 

Control Panel Hosting semacam ini menawarkan kemudahan untuk mengelola perangkat lunak berbasis web untuk menyederhanakan proses penanganan server, tanpa perlu memiliki pengetahuan akan server administration.

Kontrol panel yang paling populer saat ini dan kuat brandingnya adalah cPanel dan Plesk. Kedua kontrol panel ini merupakan aplikasi berbayar yang dibayar setiap bulan bagi sebuah provider hosting untuk di install dalam servernya. 

Namun untungnya, ada beberapa kontrol panel alternatif yang bersifat open source yang tersedia untuk di download secara gratis dengan fitur hampir sama dengan yang berbayar, yaitu sebagai berikut:

1. Cpanel
Cpanel Adalah kontrol panel hosting yang berbasis Unix/Linux. Antarmuka grafisnya membantu Anda untuk mengelola website beserta account hosting Anda dengan sangat mudah dan cepat. 
Cpanel memberi Anda akses penuh atas berbagai elemen pengaturan dari situs web dan administrasi hostingnya melalui web browser misalnya seperti Membuat database, membuat account email, auto responder, dan mengelola file website.
2. Plesk
Plesk adalah control panel hosting yang mirip dengan cPanel. Plesk memungkinkan Anda untuk mengelola account hosting Anda melalui Interface berbasis web. Anda dapat menginstall kontrol panel ini didalam VPS atau dedicated server. 
Plesk juga memungkinkan Anda untuk mengontrol ribuan virtual host dalam satu mesin. Kontrol panel memungkinkan Anda untuk mengotomatisasi banyak tugas yang pada gilirannya mengurangi biaya dan sumber daya. 
Hal ini juga meningkatkan profitabilitas, efisiensi dan kepuasan pelanggan. Fitur yang ditawarkan oleh Plesk, yaitu seperti berikut ini:
a. Membuat akun FTP.
b. Mengelola dan membuat akun email dan database seperti MySQL dan PsotgreSQL.
c. Menambahkan domain dan subdomain.
d. Restore dan Backup data.
e. Mengelola DNS dan sumber daya lainnya.

3. ISPConfig
ISPConfig adalah kontrol panel open source multi bahasa yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa server di bawah satu kontrol panel. ISPConfig berlisensi di bawah lisensi BSD. 
Kontrol panel open source ini juga mampu mengelola FTP, SQL, BIND DNS, database dan virtual server. Fitur yang disediakan oleh ISPConfig adalah seperti berikut ini:
a. Dapat memanage lebih dari satu server dari satu panel kontrol.
b. Antarmuka web yang memudahkan untuk administrator, reseller dan klien login.
c. Mendukung webserver seperti Apache dan Nginx.
d. Konfigurasi mirroring dan cluster.
e. Mengelola akun email dan FTP.
f. Dan masih banyak lagi
4. Kloxo
Kloxo adalah salah satu kontrol panel website yang terbilang canggih dan disediakan secara gratis untuk distro Redhat dan CentOS. Memiliki fitur seperti FTP, spam filter, PHP, Perl, CGI, dan banyak lagi. 
Fitur seperti Messaging, Backup restore dan modul Ticketing juga tersedia dalam kontrol panel tersebut. Ini membantu user untuk mengelola/menjalankan kombinasi Apache dengan BIND, dan beralih antarmuka antara program ini tanpa kehilangan data Anda.
5. Zpanel
Zpanel adalah kontrol panel hosting yang disediakan secara gratis dan sangat mudah digunakan pada kontrol panel webhosting kelas enterprise seperti Linux, UNIX, MacOS, dan Microsoft Windows. 
Zpanel ditulis dalam bahasa PHP murni dan berjalan dengan baik pada Apache, PHP dan MySQL. Muncul dengan serangkaian fitur inti penting untuk menjalankan layanan hosting web Anda. 
Fitur inti tersebut meliputi Apache Web Server, hMailServer, FileZilla Server, MySQL, PHP, Webalizer, RoundCube, phpMyAdmin, phpSysInfo, FTP Jailing dan masih banyak lagi.

6. Webmin
Webmin merupakan kontrol panel webhosting yang powerfull dan sangat fungsional. Software yang dirancang untuk platform Unix dan Linux dengan cara yang sederhana. Webmin cukup mampu untuk mengelola berbagai komponen
lingkungan berbasis web dari pengaturan webserver untuk maintaining FTP dan Email Server.
Fitur yang disediakan pada Webmin, adalah sebagai berikut:
a. Mengkonfigurasi dan membuat server virtual pada Apache.
b. Mengelola, menginstal atau menghapus paket perangkat lunak (RPM format).
c. Untuk keamanan, Anda dapat menyetting fitur firewall.
d. Mengubah pengaturan DNS, alamat IP, konfigurasi routing.
e. Mengelola database, tabel dan field MySQL.
7. EHCP
EHCP (Easy Hosting Control Panel) adalah software kontrol panel gratis untuk menjaga server hosting berbasis web. Dengan penggunaan EHCP Anda dapat mengelola database MySQL, account email, account domain, account FTP dan banyak lagi. 
Ini adalah satu-satunya control panel yang telah built-in support untuk Nginx dan PHP-FPM yang tidak menggunakan Apache dan memberikan kinerja yang baik untuk server low end.
8. DTC


Domain Technologie Control (DTC) adalah control panel hosting terutama untuk admin dan akuntansi layanan hosting GPL. Dengan bantuan interface web berbasis GUI, DTC dapat mendelegasikan tugas seperti membuat email, account FTP, subdomain, database dan banyak lagi. 
Ia mengatur database MySQL yang berisi semua informasi hosting.
9. Interworx
Interworx adalah sistem manajemen server Linux dan kontrol panel webhosting. Interworx memiliki seperangkat tool yang memberikan kewenangan administrator untuk memerintah servernya sendiri dan end user dapat melihat atau meninjau hasil pengelolaan website mereka. 
Kontrol panel ini pada dasarnya dibagi menjadi dua mode operasi, yaitu:
a. Nodeworx
Yaitu modus administrator yang membantu mengelolaan server.
b. SiteWorx
Yaitu website owner view yang membantu end users untuk mengelola account mereka hosting dan fitur-fitur didalamnya.
10. Ajenti
Ajenti merupakan satu-satunya kontrol panel berbasis open source yang kaya fitur, kuat dan ringan. Kontrol panel yang menyediakan antarmuka web responsif untuk mengelola server kecil set-up dan juga paling cocok untuk Dedicated dan VPS hosting. 
Muncul dengan banyak built-in plugin untuk mengkonfigurasi dan mengelola perangkat lunak server dan layanan seperti Apache, Nginx, MySQL, FTP, Firewall, File System, Cron, Munin, Samba, Squid dan banyak program lainnya seperti File Manager, Kode Editor untuk developer serta akses Terminal. 

Database Server

June 30, 2019 Add Comment



Server basis data adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan pengelolaan basis data dan melayani komputer atau program aplikasi basis data yang menggunakan model klien/server.



Database adalah tempat dimana kalian meletakkan file-file data yang diperlukan oleh sebuah website ataupun aplikasi. Berhubung pada saat ini hampir seluruh website sudah berwujud dinamis yang pastinya membutuhkan database, maka kalian juga perlu menginstall sebuah Database Server sebagai lanjutan dari penginstalan Web Server di pembahasan sebelumnya.



1. Penginstalan

Pertama install dulu aplikasi mysql dengan perintah 

#sudo apt-get install mysql-server mysql-client
Setelah itu kalian harus memasukkan password "root" di aplikasi mysql. Setelah itu kalian akan di perintah untuk memasukkan password "root" mysql yang tadi
Setelah itu Proses Instalasi Mysql telah selesai

2. Cara menggunakan Database Server 
Dengan mengetikkan perintah :
#mysql -u root -p
Lalu masukkan password root mysql tadi dan akan muncul tulisan seperti dibawah ini:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 43
Server version: 5.5.31-0+wheezy1 (Debian)
Copyright (c) 2000, 2013, Oracle and/or its affiliates. All rights reserved.
Oracle is a registered trademark of Oracle Corporation and/or its affiliates.
Other names may be trademarks of their respective owners.
Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the current input statement. mysql>
Jika kita ingin mengelola Database Server dengan menggunakan GUI maka kita harus menginstal aplikasi phpmyadmin untuk mengelola dengan web browser.

1. Pertama kita install aplikasi phpmyadmin dengan mengetikkan perintah
#apt-get install phpmyadmin
2. Setelah itu akan muncul seperti gambar di bawah ini :

Pilih apache2 dengan tekan spasi di tulisan apache2
3. Lalu klik yes seperti gambar di bawah ini

 4. Setelah itu akan kita akan diminta untuk memasukkan password mysql yang telah dibuat

5. Setelah itu akan kita akan diminta untuk memasukkan password mysql yang telah dibuat


6. Lalu kita akan diminta untuk membuat password baru dari administrative user. kita bisa memasukkan password yang sama dengan password mysql yang telah dibuat.


7. Setelah itu kita diminta untuk mengkonfirmasi password administrative user yang telah dibuat. masukkan password yang sama dengan password administrative user yang telah dibuat.
8. setelah itu proses penginstalan telah selesai sekarang kita akan mengujinya dengan cara buka web browser dan mengetikkan IP server seperti gambar di bawah ini

9. Jika sudah muncul tampilan seperti di atas maka Database Server dengan Mysql telah berhasil, sekarang masuk dengan akun "root" dan masukkan password administrative user yang telah dibuat


Definisi dan Sejarah MySQL

October 19, 2017 Add Comment

MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open source terpopuler di dunia. Berdasarkan riset dinyatakan bahwa bahwa di platform Web, dan baik untuk kategori open sourcemaupun umum, MySQL adalah database yang paling banyak dipakai. Menurut perusahaan pengembangnya, MySQL telah terpasang di sekitar 3 juta komputer. Puluhan hingga ratusan ribu situs mengandalkan MySQL bekerja siang malam memompa data bagi para pengunjungnya.



Keunggulan MySQL

Penyebab utama MySQL begitu popular di kalangan Web adalah karena ia memang cocok bekerja di lingkungan tersebut. Pertama, MySQL tersedia di berbagai platform Linux dan berbagai varian Unix. Kedua, fitur-fitur yang dimiliki MySQL memang yang biasanya banyak dibutuhkan dalam aplikasi Web. Misalnya, klausa LIMIT SQL-nya, praktis untuk melakukan paging.Ketiga, MySQL memiliki overheadkoneksi yang rendah. Karakteristik ini membuat MySQL cocok bekerja dengan aplikasi CGI, di mana di setiap request skrip akan melakukan koneksi, mengirimkan satu atau lebih perintah SQL, lalu memutuskan koneksi lagi. Cobalah melakukan hal ini dengan Interbase atau bahkan Oracle. Maka dengan load beberapa request per detik saja server Web/database mungkin akan segera menyerah karena tidak bisa mengimbangi beban ini.

Bahasa Pemograman MySQL 



Terdapat beberapa API tersedia yang memungkinkan aplikasi-aplikasi komputer yang ditulis dalam berbagai bahasa pemograman untuk dapat mengakses basis data MySQL antara lain: bahasa pemrograman C, C++, C#, bahasa pemrograman Eiffel, bahasa pemrograman Smalltalk, bahasa pemrograman Java, bahasa pemrograman Lisp, Perl, PHP, bahasa pemrograman Python, Ruby, REAL Basic dan Tcl. Sebuah antarmuka ODBS memanggil MYODBC yang memungkinkan setiap bahasa pemrograman yang mendukung ODBC untuk berkomunikasi dengan basis data MySQL. Kebanyakan kode sumber MySQL dalam ANSI C

Sejarah MySql



Pada awalnya, para pencipta MySQL mencoba suatu database server yaitu mSQL (mini Structure Query Language ) untuk menghubungkan table-tabel dengan menggunakan fast-low level ( ISAM ) routine mereka sendiri. Bagaimanapun, setelah beberapa test yang mereka lakukan, mereka berkesimpulan bahwa mSQL tidak begitu cepat dan tidak begitu fleksibel bagi kebutuhan mereka. Hal ini membuat mereka untuk dapat membuat suatu interface SQL baru yang sesuai dengan kebutuhan mereka dengan cara menambahkan atau memodifikasi dari mSQL dan mereka namakan MySQL. Adapun alasan mereka menambahkan kata ‘My’ pada MySQL sebenarnya masih sebuah misteri bagi mereka sendiri tapi hampir semua libraries dan tools pada direktori mereka memiliki awalan ‘My’. Juga nama adiknya ‘Monty’ ( salah satu pencipta MySQL ) diberi nama ‘My’.

Apa Itu MySQL



MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.

MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. 

MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.