Showing posts with label Error. Show all posts
Showing posts with label Error. Show all posts

Cara Mendiagnosis dan Memperbaiki Driver Yang Menyebabkan Error BSOD

October 01, 2019 Add Comment

Ketika driver menyebabkan error Blue Screen of Death (BSOD), anda dapat mengetahui apa yang terjadi dengan Event Viewer. Namun, databasenya seringkali sulit untuk dianalisis, terutama untuk pengguna yang kurang berpengalaman. Sebagai bagian dari Software Development Kit (SDK) Windows 10, Debugging Tools untuk Windows (WinDbg) dirancang untuk mempermudah pemecahan masalah error tersebut. Dan untuk analisis yang lebih cepat, anda juga dapat menggunakan BlueScreenView.


Apa Penyebab Error BSOD?

Sementara error ini dapat berasal dari hardware atau software, banyak error BSOD disebabkan oleh driver yang rusak. Dalam contoh ini, kita akan melihat BSOD yang disebabkan oleh DRIVER_IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL. Error ini terjadi ketika driver mencoba menulis ke alamat memory yang tidak ada, dan itu menyebabkan system crash. Solusi untuk masalah seperti ini biasanya akan menentukan driver yang bertanggung jawab atas crash tersebut, dan kemudian mengupdate atau menginstallnya kembali.


Menginstall BlueScreenView

1. Download BlueScreenView dari website pengembang. Klik Download links are on the bottom of this page untuk beralih ke bagian download file atau anda scroll kebawah, lalu klik Download BlueScreenView 64-bit (in Zip file) untuk mendownload file.


2. Ekstrak file ZIP yang anda download tadi di explorer.

3. Anda dapat memindahkan direktori yang diekstrak ke Program Files, tetapi anda tidak harus melakukannya. Tools ini juga akan berjalan dari folder Download anda.


Menggunakan BlueScreenView untuk Menganalisis Minidump

Ketika komputer anda crash dengan BSOD, tools ini dengan cepat membuat apa yang disebut minidump. File ini berguna, jika samar, log error yang dapat membantu anda memahami mengapa komputer anda crash. Sayangnya, mereka sedikit tidak bisa ditembus, dan Event Viewer default Windows tidak membuat analisisnya lebih mudah. BlueScreenView menyederhanakan analisis minidump dengan menerjemahkan file teks ke antarmuka grafis dan menyoroti error driver.

1. Buka BlueScreenView.


2. Ketika aplikasi terbuka, itu akan secara otomatis menampilkan konten file minidump terbaru.

3. Error driver akan disorot dalam warna merah. Seperti yang anda lihat di gambar dibawah ini, sepertinya disitu terlihat ada dua error yakni: satu di "L1C63x64.sys" dan satu lagi di "ntoskrnl.exe." File ".sys" merupakan file driver. File lainnya adalah kernel Windows yang akan disalahkan pada sebagian besar error BSOD, tetapi tidak ada yang salah dengan itu.


4. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang error tersebut, kita akan mengklik "L1C63x64.sys," dan kemudian klik ikon "Properties" di menu bar.


5. Di jendela baru yang muncul, kita dapat melihat informasi lebih lanjut tentang driver. Yang paling penting, kita dapat melihat bahwa driver dikaitkan dengan chip Qualcomm Ethernet pada motherboard PC. Ini sangat penting, karena sekarang kita tahu kemana harus pergi untuk mengupdate atau memperbaiki driver.


6. Jika anda masih bingung, anda dapat memilih "Google Search - Bug Check + Driver" dari menu File untuk secara otomatis memulai pencarian Google untuk stop code dan driver yang bermasalah.



Install Debugging Tools untuk Windows

Debugging Tools juga dikenal sebagai WinDbg. Debugging Tools untuk Windows dapat didownload sebagai bagian dari Microsoft SDK.

1. Download file instalasi untuk Windows SDK. Filenya 800 MB lebih, jadi bersabar.


2. Jalankan instalasi. Pastikan anda memberi ceklist pada kotak di sebelah Debugging Tools for Windows. Jika anda ingin menginstal semua komponen SDK, jangan ragu, tetapi anda hanya perlu menginstall Debugging Tools.

3. Setelah anda memeriksa semua yang ingin anda download, klik tombol Install di kanan bawah.



Menggunakan Debugging Tools untuk Windows

Debugging Toots untuk Windows, atau WinDbg, sedikit lebih rumit daripada BlueScreenView, tetapi juga memberi Anda lebih banyak informasi. Ini adalah metode analisis alternatif yang bagus untuk kesalahan rumit.

1. Temukan WinDbg (x86) dengan mengetikkan WinDbg (x86) ke Search. Anda juga dapat menemukan program di "C:\Program Files (x86)\Windows Kits\10\Debuggers\x86."

2. Klik kanan pada ikon WinDbg dan pilih Run as administrator. Ini akan memungkinkan Windbg untuk membuka file minidump dari direktori Windows, yang biasanya tidak dapat dilakukan.

3. Pilih Open Crash Dump... dari menu File.


4. Arahkan ke folder Minidump di "C:\Windows\Minidump."


5. Buka folder dan pilih file yang ingin anda buka. Ini kemungkinan besar adalah file terbaru.


6. Tunggu Windbg untuk menganalisis file. Anda akan tahu itu dilakukan ketika "Debuggee not connected" menghilang.


7. Ketik !analyze -v pada command prompt dan tekan Enter.


8. Tunggu analisisnya selesai.


9. Gulir kembali ke atas hasil analisis hingga anda menemukan garis yang mengatakan MODULE_NAME.


10. Klik pada nama driver yang di hyperlink. Ini secara otomatis akan menjalankan perintah lmvm pada driver itu, yang mengungkapkan lebih banyak informasi.



Memperbaiki Masalah: Mengupdate Driver

Setelah anda mengidentifikasi nama driver yang menyebabkan masalah, segera update atau install ulang driver tersebut. Proses ini berbeda untuk setiap pabrikan, tetapi jika anda mencari di Google nama driver dan pabrikan, anda harus dapat menemukan update pada halaman web pabrikan.


Sekian! BlueScreenView adalah aplikasi solid untuk menganalisis error BSOD dengan cepat. Jika anda memiliki kebutuhan yang lebih banyak, WinDbg akan memberi anda lebih banyak informasi.

Sekian tutorial kali ini. Semoga dengan cara ini anda dapat mengetahui dan memperbaiki detail error yang menyebabkan blue screen pada komputer anda. Jangan lupa berikan komentar anda dibawah untuk berbagi pengalaman dalam mengikuti metode ini. Terimakasih dan GBU.

Cara Terbaik Untuk Memperbaiki Error Blue Screen of Death di Windows 10

September 26, 2019 Add Comment

Error blue screen of death (BSOD) adalah salah satu crash yang unik dari system yang paling menjengkelkan di komputer Windows. Kegagalan kritis ini telah ada sejak era Windows 1.0 dan terus berlanjut hingga sekarang dan hal ini belum dapat diselesaikan oleh Microsoft.

Crash BSOD dapat terjadi karena berbagai alasan, misalnya registry yang rusak, file instalasi yang rusak, atau driver dan software yang tidak sinkron. Setiap terjadinya crash BSOD, Windows akan menyimpan file minidump yang akan menjelaskan alasan tepat di balik crash tersebut.

Tutorial berikut mencakup beberapa cara terbaik untuk mengurangi masalah BSOD. Teknik pemecahan masalah atau troubleshooting yang saya sertakan diartikel ini direkomendasikan oleh Microsoft di website resmi mereka.


Cara Memperbaiki Error Blue Screen of Death

Dalam error blue screen of death yang umum, layar monitor anda akan berubah warna menjadi biru dan disertakan tampilan teks: "Your PC ran into a problem and needs to restart (PC anda mengalami masalah dan perlu restart." Sementara itu, Windows mengumpulkan beberapa informasi error dan me-restart system untuk anda.

Dalam sebagian besar crash BSOD, hanya perlu beberapa detik untuk menyelesaikannya kembali. Namun, jika anda memiliki file terbuka yang belum disimpan, data itu akan hilang selamanya.

Dalam kasus terburuk, PC anda akan tetap terjebak dalam loop restart yang tak terbatas. Anda kemudian harus menahan tombol power untuk me-restart secara manual. Segera setelah anda melihat error BSOD, penting untuk segera mencoba dan memperbaiki masalah ini. Sebelum anda melakukannya, lepaskan semua hardware eksternal seperti perangkat USB, headphone atau printer.

Buka aplikasi Settings kemudian pilih Update & Security. Dipanel kanan pilih Recovery.  Di panel kanan cari bagian Advanced Startup dan klik Restart now.


Segera setelah PC dalam mode Advanced Startup, klik Troubleshoot.


Pergi ke Advanced options. Opsi Reset this PC di Troubleshoot juga harusnya dapat memperbaiki error BSOD ini, tetapi sebelumnya anda harus terlebih dahulu mengambil backup dari semua file dan program anda. Tapi saya tidak merekomendasikan cara ini karena akan memakan waktu yang lama oleh karena itu sebagai gantinya saya menyarankan untuk menuju ke Advanced options.


Setelah mengklik Advanced options, anda harus mengikuti beberapa langkah untuk memastikan bahwa error BSOD yang tepat diselesaikan. Tak satu pun dari metode yang saya berikan ini akan menghabiskan banyak waktu, jadi tidak perlu khawatir jika anda mempunyai urusan lain di beberapa menit kedepan.


1. Perbaiki Registry yang Rusak dengan Startup Repair

Pertama, anda perlu menghilangkan kemungkinan registry yang rusak yang biasanya terjadi karena serangan malware di boot services.
  • Untuk memperbaiki masalah ini, buka Startup Repair (Sebelumnya dikenal dengan nama Automatic repair).
  • Disini, anda akan diminta untuk memilih user account anda. Kemudian masukkan password system anda dan klik Continue.
  • System kemudian akan mendiagnosis PC anda untuk masalah yang berkaitan dengan registry. Ini akan memakan waktu hanya beberapa menit.
  • Jika tidak ada kesalahan registry, anda akan melihat pesan "Startup repair couldn’t repair your PC (Perbaikan startup tidak dapat memperbaiki PC anda)." Silahkan kembali ke Advanced options sekali lagi.



2. System Restore ke Tanggal/Waktu Sebelumnya

Jika anda melihat error BSOD untuk pertama kalinya, akan sangat membantu untuk mengembalikan PC anda ke versi terbaru yang bebas masalah.
  • Untuk ini, buka System Restore.
  • Pada langkah berikutnya anda akan diminta Restore system files and settings. Klik Next.
  • Konfirmasikan restore point terakhir dari saat anda yakin error muncul. Setelah ini, klik Next.

Setelah system dipulihkan ke titik terbaru, anda dapat yakin bahwa sumber error BSOD telah dikurangi.


3. Uninstall Update

Terkadang file instalasi yang buruk di aplikasi atau fitur terbaru juga dapat menyebabkan error BSOD. Untuk menghilangkannya, kembali ke Advanced options dan pilih Uninstall updates. Disini, anda dapat menyelesaikan masalah dengan kualitas update aplikasi atau fitur terbaru.


Dalam setiap kasus, tidak perlu waktu lama untuk uninstall update terakhir. Anda selalu dapat menginstal ulang semua aplikasi atau fitur.



4. Perbaikan Driver

Terkadang error BSOD juga disebabkan oleh driver yang salah. Ini diidentifikasi oleh system Windows dalam error minidump-nya.
  • Untuk mengidentifikasi driver yang tidak sinkron, cari dan buka Device Manager dari Search.
  • Temukan driver yang tepat yang diidentifikasi di error screen. Klik kanan dan pilih Update driver untuk mengupdatenya.
  • Update akan berlangsung beberapa saat sementara system secara otomatis mencari driver terbaru. Lakukan perubahan sesegera mungkin.

Jika error BSOD terkait dengan driver VGA card anda, anda mungkin memerlukan artikel saya lainnya tentang cara update driver VGA dan cara clean install driver VGA.


5. Periksa Error Hard Disk

Terakhir, anda harus memastikan bahwa komputer anda tidak memiliki error pada hard disk. Untuk ini, cari dan jalankan chkdsk command dari Search.


Anda harus menjalankan program sebagai administrator. Biarkan seluruh proses diselesaikan sendiri. Jika ada error pada hard disk, makapesaan error akan muncul disini. Anda juga dapat mengupdate driver hard disk dari Disk update di Device Manager yang ditunjukkan di metode 4.



Error blue screen of death mengungkapkan semua masalah yang membutuhkan perhatian sesegera mungkin. Penyebab sebenarnya mungkin rumit dijelaskan, tetapi dengan mengikuti langkah-langkah dalam panduan ini, anda dapat mencegah masalah tersebut muncul kembali.

Apakah anda memiliki masalah terkait dengan error BSOD? Beritahu saya dan lainnya di kolom komentar dibawah ini. Sebisa mungkin saya dan teman-teman yang lain akan mencoba membantu error BSOD yang terjadi pada anda. Terimakasih dan GBU.

Cara Scan dan Memperbaiki File System Windows yang Rusak

May 29, 2019 Add Comment

Jika system Windows anda bertingkah aneh atau lambat tak tertahankan, hal pertama yang perlu anda lakukan adalah menscan dan menghapus virus atau malware apapun. Selain itu, alasan lain mungkin file system yang rusak. Ada berbagai alasan mengapa file system rusak, seperti kegagalan daya tiba-tiba, crash system, kesalahan saat mengupdate, ketidakcocokan versi, dll. Tidak peduli apa alasannya, jika anda pernah berpikir system anda lambat atau file system anda telah rusak, berikut adalah cara anda dapat menscan dan memperbaiki file Windows yang rusak menggunakan tools command line DISM (Deployment Image Servicing and Management).

Catatan: Saya menggunakan Windows PowerShell untuk memindai dan memperbaiki masalah. Namun, anda juga dapat menggunakan Command Prompt dengan perintah dan prosedur yang persis sama yang dibahas di bawah ini.


Scan File System Windows yang Rusak

Untuk memulai, cari PowerShell di Start Menu. Klik kanan padanya, lalu pilih opsi Run as Administrator. Tindakan ini akan membuka Windows PowerShell.


Di jendela PowerShell copy dan paste perintah di bawah ini. Perintah ini meminta Windows Resource Protection untuk memeriksa segala kerusakan atau pelanggaran file. Scan mungkin memerlukan waktu untuk diselesaikan, jadi duduk dan tunggu hasilnya.

sfc /scannow

Setelah proses scan selesai, itu akan menampilkan pesan seperti apa yang ditampilkan di bawah ini jika ada masalah. Windows mencoba memperbaikinya sendiri, tetapi lebih sering gagal melakukannya. Jadi lanjutkan ke langkah selanjutnya.



Memperbaiki File System Windows Yang Rusak

Jika perintah SFC tidak memperbaiki masalah, maka kita dapat menggunakan tools DISM dengan RestoreHealth dan Source switch. Untuk memulai, copy dan paste perintah di bawah ini, dan jalankan di PowerShell.


Segera setelah anda menjalankan perintah, Windows memulai proses memperbaikinya. Saat memperbaikinya, bar progres mungkin macet di 20% tapi jangan kawatir ini normal. Tunggu beberapa saat hingga proses berlanjut. Jika perintah yang dijalankan memperbaiki masalah, maka itu bagus. Tetapi jika tidak dan anda ingin tahu apa kesalahan sebenarnya, maka buka log DISM dari lokasi yang ditampilkan di Powershell.


Sekarang, kita akan menggunakan /Source switch dimana kita mengarahkan tools DISM ke media instalasi Windows sehingga dapat memperbaiki masalah menggunakan file sumber. Masukkan media instalasi anda, baik itu DVD atau USB driver. Jika anda tidak memiliki drive instalasi, download Windows ISO terbaru dari Microsoft dan pasang (klik kanan pada file ISO dan pilih opsi Mount).

Setelah anda selesai melakukannya, jalankan salah satu dari perintah di bawah ini. Jangan lupa ganti "X" dengan huruf drive sebenarnya dari media instalasi Windows anda.


atau


Perintah kedua mencegah DISM dari menggunakan Update Windows untuk online image. Jika semuanya berjalan dengan baik, anda akan melihat pesan bertuliskan "restoration operation completed." Sama seperti sebelumnya, mungkin perlu waktu untuk menyelesaikan prosedur.


Sekarang, sekali lagi gunakan perintah SFC sehingga Windows dapat memperbaiki masalah kecil apapun.


Ketika prosedur telah selesai, anda akan melihat pesan seperti di bawah ini.


Jika anda memindai lagi dengan perintah SFC, anda akan melihat pesan seperti di bawah ini. Ini mengkonfirmasi bahwa tidak ada lagi file yang rusak atau corrup.



Sekian. Anda juga dapat membaca Cara Memperbaiki File Yang Rusak di Windows sebagai tambahan. Berikan komentar anda di kolom komentar di bawah ini untuk membagikan pemikiran dan pengalaman anda tentang penggunaan metode di atas untuk menscan dan memperbaiki file system yang rusak di Windows. Terimakasih dan GBU.

Cara Memperbaiki Error "MSVCR100.dll is Missing"

May 27, 2019 Add Comment

Komputer adalah hal yang luar biasa - saat itu bekerja. Namun, kadang-kadang entah dari mana (bukan karena kesalahan anda sendiri) muncul beberapa masalah atau error, dan anda tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya.

Error "MSVCR100.dll is Missing" adalah salah satu masalah tersebut. Dan sebenarnya itu mudah diperbaiki dan kali ini saya akan memberi anda beberapa cara untuk melakukannya.


DLL adalah singkatan dari Dynamic Link Library, dan Windows memiliki banyak file .dll. Error ini terjadi ketika file Microsoft Visual C++ diperlukan oleh program yang dibuat oleh Visual C++ dan karena alasan tertentu system anda tidak memilikinya lagi.

Hal pertama yang harus anda coba adalah mendownload Visual C ++ package untuk system operasi pribadi anda.

Setelah download, silahkan anda instal di PC anda sesuai dengan sistem operasi anda (32-bit atau 64-bit). Ini akan menggantikan paket yang anda miliki di komputer anda, dan sembilan dari sepuluh paket itu akan memulihkan file.

Namun, tidak ada yang dapat diprediksi dengan komputer, jadi katakan saja tidak. File hilang atau rusak, jadi anda harus mengganti atau mengembalikan file itu sendiri. Anda dapat mengambil file dari Internet, tetapi pastikan sebelumnya bahwa itu adalah situs yang aman.

Beberapa situs memiliki file yang lebih lama atau bahkan filenya juga sudah corrupt. Satu situs aman yang dapat anda andalkan adalah dll-files.com.

Ini situs yang sangat sederhana. Ketika anda sampai ke halaman beranda scrol kebawah dan klik pada M untuk msvcr100.dll.


Temukan msvcr100.dll dari daftar atau anda dapat mencarinya melalui kotak pencarian dimana anda dapat mengetikkan nama file jika anda lebih suka melakukannya. Anda kemudian akan tiba di halaman tempat anda dapat mendownload file.


Silahkan anda download sesuai dengan system operasi anda (32-bit atau 64-bit). Pilih versi file terbaru dan klik download.


Sekarang, pergi ke folder anda menyimpan file download tadi kemudian ekstrak menggunakan WinRAR.


Copy file msvcr100.dll hasil ekstrak tadi dan letakkan di tempat yang seharusnya dia berada di komputer anda. Dalam hal ini, pastekan ke folder C:\Windows\System32 dan ke folder C:\Windows\SysWOW64 (jika anda menggunakan system 64-bit) untuk menambahkan file ke komputer anda.


Anda juga dapat langsung mengekstraknya ke folder target menggunakan WinRAR dengan klik kanan dan memilih Extract files..., kemudian pilih folder dan klik OK.


Anda sekarang telah mengganti/memulihkan file msvcr100.dll, dan semuanya harus berjalan normal kembali. Jika anda masih mengalami masalah, boot ke Safe Mode dan lakukan pemindaian malware/virus secara menyeluruh.

Bagaimana dengan anda, apakah berhasil memperbaiki error MSVCR100.dll is Missing? Bagikan dengan saya pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU.

Mengaktifkan Macro Excel 2007, 2010 dan 2013 dan Macro Security

May 09, 2019 Add Comment

Jika ada yang komplain bahwa aplikasi Macro Excel tidak bisa di pakai atau muncul pesan error seperti di bawah ini
error can not run macro 
atau muncul seperti di bawah ini :


Hal ini dapat diatasi dengan langkah langkah sebagai berikut :

1.Buka File Excel
Boleh buka file excel sembarang baik yang masih kosong atau yang sudah ada isinya.

2.Munculkan Developer
Langah Pertama lihat deretan toolbar atas, apakah ada tool yang bertuliskan Developer seperti ini.


Kalau sudah ada tool Developer berarti satu pekerjaan sudah selesai. Tetapi jika belum ada tool Developer berikut ini penjelasannya.
3. Mengaktifkan Tool Developer pada Excel 2007
Langkah Pertama klik gambar logo yang ada pada pojok kiri atas lalu pilih dan  klik Excel Option seperti yang ditunjukkan gambar di bawah ini.


Kemudian, klik atau pilih Popular. kemudian beri tanda centang pada Show Developer Tab In The Ribbon. Kemudian klik OK di bawah.Nah kalau berhasil, muncullah developer. Kalau gagal, jangan patah semangat, ulangi lagi dari awal.



4. Mengaktifkan Tool Developer pada excel 2010 dan 2013
Langkah pertama klik File, yang terletak di pojok kiri atas.



Akan muncul gambar di bawah ini :


Kemudian pilih dan klik Options. Dan selanjutnya akan muncul gambar di bawah ini :


Kemudian pilih Customize Ribbon. 


Dan selanjutnya cari tulisan developer di sebelah kanan. Setelah ketemu, beri tanda centang atau contreng pada kotak kecil sebelah kirinya. Terus klik OK sebelah bawah. Nah sudah muncul Tool developer.

5. Klik Macro Security
Untuk langkah selanjutnya sama untuk excel 2007, 2010 dan 2013. Setelah muncul developer, maka ya terus di klik itu Developer, kemudian cari tulisan Macro Security, klik Macro Security.


6. Pilih Enable All Macros
Setelah itu pilih
Enable All Macros (not recomended, potentialy dangerous code can run).
kemudian Centang
Trust Access to the VBA project object model
kemudian klik OK Sebelah bawah.


7. Tutup excel dan buka lagi
Untuk melihat hasilnya, kita harus menutup atau mematikan excel dulu kemudian di hidupkan lagi. Ingat yang di matikan cukup excelnya saja nggak perlu komputernya.
Setelah itu, kita coba hal hal yang berhubungan dengan macro, tombol tombol dicoba diklik, jalan apa nggak.
Kalau nggak jalan Komplain lagi di cari penyebab lainnya. Mungkin Excelnya Yang harus di install ulang atau komputernya yang rusak, atau orangnya yang harus di ganti.
8.  Trik lain mungkin perlu dicoba
Ada cara lain untuk meng enablekan macros untuk excel 2010 dan 2013
Pertama tama klik File kemudian Options kemudian pilih Trust Center



kemudian klik Trust Center Setting

Pilih Macro Settings, setelah itu lakukan langkah yang sama dengan langkah 6


Kalau muncul peringatan Security Warning seperti ini



Maka Klik saja Enable Content.
Sumber :