Showing posts with label PANDUAN GURU. Show all posts
Showing posts with label PANDUAN GURU. Show all posts

Cara Mengajukan NUPTK Secara Online Terbaru 2020

January 18, 2020 Add Comment
Hasil gambar untuk Cara Mengajukan NUPTK Secara Online Terbaru 2020


Mendikbud.id - Assalamualaikum wr wb ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Selamat pagi rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, pagi ini beritapgri.com akan membagikan informasi mengenai Inilah cara mengajukan NUPTK  secara online, Simak selengkapnya dibawah ini......... 

Cara mengajukan NUPTK secara Online sangatlah mudah anda tinggal mengikuti langkah-langkah sebagai berikut ini.


Sebelum saya memberitahukan cara dan langkah-langkah mengajukan NUPTK Secara Online, Saya akan menerangkan terlebih dahulu Pengertian, Manfaat dan Syarat Mengajukan NUPTK karena untuk mengajukan NUPTK secara Online dibutuhkan juga berkas-berkas yang akan di Upload.

Apa itu NUPTK
NUPTK adalah singkatan dari Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang merupakan Nomor Induk bagi seorang Pendidik atau Tenaga Kependidikan. NUPTK diberikan kepada seluruh PTK baik PNS maupun Non-PNS sebagai Nomor Identitas yang resmi untuk keperluan identifikasi dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.
NUPTK terdiri dari 16 angka yang bersifat tetap karena NUPTK yang dimiliki seorang PTK tidak akan berubah meskipun yang bersangkutan telah berpindah tempat mengajar , perubahan riwayat status kepegawaian dan atau terjadi perubahan data lainnya.
Manfaat  NUPTK
Manfaat untuk tenaga pendidik yang memiliki NUPTK adalah:
1.    Berpartisipasi dalam sebuah proses/mekanisme pendataan secara nasional sehingga dapat membantu pemerintah dalam merencanakan berbagai program peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidik.
2.    Mendapatkan nomor identifikasi resmi dan bersifat resmi dan bersifat nasional dalam mengikuti berbagai program/kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat/daerah. 
Bagaimana Memiliki NUPTK
PTK dapat memiliki NUPTK dengan cara mengisi kuisioner Pengajuan NUPTK, pengisian kuesioner Pengajuan harus dengan lengkap, benar dan rasional sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Persyaratan mendapatkan  NUPTK
1.      Pendidik dan Tenaga Kependidikan Warga Negara Indonesia
2.      Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang memiliki Satuan Administrasi Pangkal (Sekolah Induk) yang jelas pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
3.      Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada jalur pendidikan formal-non formal baik yang berada di bawah binaan Kementerian Pendidikan Nasional maupun Kementerian Agama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
4.      Pendidik dan tenaga kependidikan yang masih aktif melaksanakan tugas sesuai dengan kewajibannya.
5.      Usia pendidik dan tenaga kependidikan setinggi-tingginya 60 th.
6.      Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang memiliki masa kerja serendah-rendahnya ( minimal ) 2 tahun tanpa putus yang dibuktikan dengan melampirkan SK Tugas dari Kepala Sekolah/Instansi bagi PTK non-PNS.
 Sebelum mengajukan NUPTK, anda diharuskan untuk mendaftarkan instansi anda ke alamat   
 http://sdm.data.kemdikbud.go.id/, untuk lebih lanjut anda bisa mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini : CARA REGISTRASI VERVALPTK,SD dan SP
Cara pengajuan NUPTK Secara Online
1. Apabila sudah registrasi bisa langsung Masuk ke alamat dibawah ini  
     http://vervalptk.data.kemdikbud.go.id/
2. Masukkan Login dan Password sesuai dengan Login Dapodik



3. Lihat status NUPTK anda, apabila anda tercantum Status Calon Penerima NUPTK anda bisa ke tahap selanjutnya, apabila belum anda cek di Aplikasi Dapodik anda, NUPTK harus dikosongkan pada Aplikasi Dapodik




4. Setelah anda tercantum pada Calon Penerima NUPTK, anda lanjut klik ke Menu NUPTK dan Klik Calon Penerima NUPTK




5. Klik nama anda dan Klik Upload Dokumen



6. Siapkan berkas yang akan diupload berupa KTP,SK Bupati/Yayasan, Ijasah SD sampai Terakhir, untuk Sekolah swasta dan yayasan membutuhkan surat tugas dari yayasan berikut contoh surat tugas yayasan/swasta




7. Anda Kirim berkas-berkas yang diupload ke Dinas Pendidikan daerah anda
8. Tunggu Penerbitan NUPTK anda

Demikian informasi yang dapat beritapgri.com berikan mengenai Inilah cara mengajukan NUPTK secara online, Semoga ada manfaatnya untuk kita semua..............


Perbedaan Model, Metode, Strategi, Pendekatan dan Teknik Pembelajaran

January 16, 2020 Add Comment
Perbedaan Model, Metode, Strategi, Pendekatan dan Teknik Pembelajaran

Mendikbud.id -  Dewasa ini masih banyak dari kalangan pendidik, khususnya kita selaku guru yang masih bingung tentang perbedaan antara model, metode, strategi, pendekatan dan teknik pembelajaran. Bahkan tidak sedikit yang malah menyamakan model dengan metode, strategi dengan teknik, dan lain sebagainya. Perlu kita ketahui bersama, hal tersebut adalah sebuah kekeliruan yang perlu kita perbaiki. 

Nah bagi rekan guru yang ingin mengetahui letak-letak perbedaanya silahkan simak ulasannya berikut, saya harapkan setelah anda membaca artikel ini, sudah tidak ada lagi yang namanya kerancuan pemahaman berkenaan dengan hal ini.

Model Pembelajaran

Model pembelajaran hakikatnya adalah sebuah bentuk pembelajaran yang tergambarkan dari awal sampai akhir pembelajaran yang dikemas secara khas oleh seorang pendidik. Dengan kata lain, model pembelajaran adalah bingkai atau bungkus dari pengaplikasian suatu metode, pendekatan dan teknik pembelajaran. Namun demikian, terkadang penggunaan istilah model pembelajaran sering disamakan dengan strategi pembelajaran.

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran bisa diartikan sebagai sebuah cara yang dipergunakan dalam pengimplementasian rencana yang telah disusun dalam suatu kegiatan nyata untuk mencapai tujuan pembelajaran. Ada beberapa metode pembelajaran yang bisa dipergunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, yaitu metode ceramah, demonstrasi, diskusi, simulasi, laboratorium, pengalaman lapangan, brainstorming, debat dan lain sebagainya.  

Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran merupakan cara-cara tertentu yang dipergunakan secara prosedural dan sistematis dalam suatu aktivitas pembelajaran, dalam rangka meningkatkan kualitas hasil dan

Sementara itu, menurut Kemp dalam Wina Senjaya (2008) mengatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan suatu aktivitas pembelajaran yang mesti dikerjakan pendidik dan peserta didik sehingga tujuan pembelajaran bisa dicapai secara lebih efisien dan efektif.

Selanjutnya, mengutip pemikiran J. R David (Wina Senjaya, 2008) mengatakan bahwa dalam strategi pembelajaran tersirat makna perencanaan. Yang artinya, bahwa strategi pembelajaran hakikatnya masih bersifat konseptual berkenaan keputusan-keputusan yang nantinya akan diambil dalam rangka melaksanakan proses pembelajaran.

Dilihat dari jenisnya, strategi pembelajaran bisa dikelompokkan ke dalam dua bagian, yaitu exposition-discovery learning dan group-individual learning. Sedangkan jika ditinjau dari cara pengolahan dan penyajiannya, strategi pembelajaran bisa dibedakan menjadi 2 macam, yaitu strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif.

Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran merupakan sudut pandang atau titik tolak guru terhadap proses berlangsungnya pembelajaran, yang merujuk terhadap pandangan akan terjadinya sebuah proses yang sifatnya masih sangat general atau umum, didalamnya mewadahi, menguatkan, menginsiprasi dan melatari metode dalam suatu pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.

Dilihat dari jenisnya, pendekatan pembelajaran terbagi menjadi dua jenis pendekatan, yaitu  pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik  dan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada pendidik.

Teknik Pembelajaran

Teknik pembelajaran bisa diartikan sebagai sebuah cara yang dilakukan seorang guru dalam mengimplementasikan metode pembelajaran secara spesifik. Misalkan, penggunaan metode ceramah di sebuah kelas dengan jumlah peserta didik yang terbatas tentunya secara teknis harus berbeda dengan penggunaan metode ceramah di kelas dengan jumlah peserta didik yang banyak. 

Sumber ;rantaiguru

Blended Learning 2020, Model Pembelajaran yang sangat cocok digunakan untuk Guru masakini

January 16, 2020 Add Comment
Blended Learning 2020, Model Pembelajaran yang sangat cocok digunakan untuk Guru masakini

Mendikbud.id -  Seiring dengan perkembangan teknologi dari masa ke masa, model pembelajaran pun tentunya akan menyesuaikan dengan sendirinya. Semakin canggih teknologi di zaman itu, maka model belajar pun juga akan semakin canggih.

Di kota-kota besar seperti ibukota provinsi, pembelajaran dengan menggunakan media belajar berbasis internet memang sudah selayaknya digencarkan. Sayangnya, tidak semua sekolah mengizinkan siswa untuk membawa gawai dalam kegiatan belajar mengajar.

Adanya keterbatasan itulah, ada sebuah model pembelajaran yang mungkin bisa Bapak/Ibu Guru gunakan khususnya bagi Anda yang mengajar sudah mendapatkan akses internet, Blended Learning namanya. Model pembelajaran seperti apakah itu?

Pada intinya, model pembelajaran Blended Learning ini menggabungkan keunggulan-keunggulan dari model belajar konvensional dengan e-learning. Penggabungan baik dari cara penyampaian hingga gaya pembelajaran, menjadikan sebuah kombinasi pengajaran yang tetap menekankan interaksi sosial tapi tidak meninggalkan aspek teknologi.

Paling tidak, jika Bapak/Ibu Guru menerapkan model pembelajaran Blended Learning ini, ada tiga manfaat yang bisa didapatkan. Pertama, dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh, bisa meningkatkan hasil pembelajaran. 

Kedua, bisa meningkatkan kemudahan dalam kegiatan belajar mengajar. Bisa meningkatkan kepuasan dan rasa gembira siswa. Anda tentunya paham betul bagaimana hubungan antara siswa zaman sekarang ini dengan teknologi. 

Apalagi kalau hubungannya dengan internet, dijamin mereka akan suka dengan model belajar seperti itu. Manfaat yang ketiga ialah bisa mengurangi biaya pembelajaran. Maksud dari biaya pembelajaran di sini ialah, siswa bisa saja diminta untuk membuat laporan tertulis yang dikirim kan via surat elektronik. Tanpa harus nge-print dan jilid makalah yang pastinya akan mengeluarkan biaya lagi.

Blended Learning 2020, Model Pembelajaran yang sangat cocok digunakan untuk Guru masakini

Setelah tahu model pembelajaran Blended Learning, apakah Bapak/Ibu Guru tertarik untuk mencoba model pembelajaran ini? Sebagai guru yang hidup di zaman serba digital ini, sudah seharusnya menambah keterampilan di bidang teknologi di luar keterampilan pedagogik yang bisa digunakan dalam kegiatan belajar mengajar siswa.

Sumber : ruangguru.com

Permendikbud No.16 Tahun 2019 | Perubahan Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik

January 13, 2020 Add Comment
gambar permendikbud nomor 16 tahun 2019

Mendikbud.id -  Permendikbud nomor 16 tahun 2019 merupakan perubahan terbaru tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidikdan SMK. Pada lampiran peraturan ini tertuang Kesesuaian Bidang/Mata Pelajaran Yang Diampu Dengan Sertifikat Pendidik jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK.

Guru yang memiliki sertifikat pendidik selain sertifikat pendidik guru kelas TK, dapat pindah dan mengajar di TK sebagai guru kelas TK apabila memiliki kualifikasi akademik Sarjana/Diploma IV (S-1/D-IV) PGTK, PGPAUD, atau psikologi.

Guru yang bersertifikat pendidik selain bersertifikat pendidik guru kelas SD, dapat pindah dan mengajar di SD sebagai guru kelas dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Guru bersertifikat pendidik Bahasa Inggris (157) yang memiliki kualifikasi akademik Sarjana/Diploma IV (S-1/D-IV) PGSD atau psikologi.

2. Guru bersertifikat pendidik guru kelas TK (020) yang memiliki kualifikasi akademik Sarjana/Diploma IV (S-1/D-IV) PGSD atau psikologi.

3. Guru pada jenjang SMP, SMA, dan SMK atau sederajat yang telah memiliki sertifikat pendidik tertentu, apabila memiliki kualifikasi akademik Sarjana/Diploma IV (S-1/D-IV) PGSD atau psikologi.

KONVERSI KODE SERTIFIKAT PENDIDIK PADA BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN LAINNYA
Guru yang memiliki kode sertifikat pendidik 061 yang mengajar di sekolah dasar harus melakukan konversi dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Jika pada sertifikat pendidik tercantum nama bidang studi/mata pelajaran tertentu, maka guru perlu melakukan konversi kode sertifikat sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran yang tercantum dalam sertifikat pendidik; atau

2. Jika pada sertifikat pendidik tidak tercantum nama bidang studi/mata pelajaran tertentu, maka kode sertifikat dikonversikan berdasarkan hasil verifikasi dokumen pendukung, yang disetujui oleh LPTK penerbit sertifikat pendidik.

MEKANISME PENGAJUAN KONVERSI
Pengajuan konversi diusulkan oleh Guru kepada Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya. Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya melakukan pengajuan konversi kepada LPTK penerbit sertifikat pendidik tersebut melalui aplikasi Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Apabila konversi kode sertifikat disetujui oleh LPTK, maka LPTK menerbitkan surat persetujuan konversi kode sertifikat kepada Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya untuk diserahkan kepada guru yang bersangkutan.

Konversi Kode Sertifikat Pendidik pada Bidang Studi/Mata Pelajaran Lainnya
Guru yang memiliki kode sertifikat pendidik 125 yang mengajar di sekolah menengah pertama harus melakukan konversi dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Jika pada sertifikat pendidik tercantum nama bidang studi/mata pelajaran tertentu, maka guru perlu melakukan konversi kode sertifikat sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran yang tercantum dalam sertifikat pendidik; atau

b. Jika pada sertifikat pendidik tidak tercantum nama bidang studi/mata pelajaran tertentu, maka kode sertifikat dikonversikan berdasarkan hasil verifikasi dokumen pendukung, yang disetujui oleh LPTK penerbit sertifikat pendidik.

Berikut nama bidang studi/mata pelajaran dan kode sertifikasi yang dapat dikonversi:

Seni Budaya 217
Keterampilan 227
Bahasa Jawa 746
Bahasa Madura 747
Bahasa Sunda 748
Bahasa Bali 750
Bahasa daerah lainnya 749

Selengkapnya tentang Kesesuaian Bidang/Mata Pelajaran Yang Diampu Dengan Sertifikat Pendidik SMA dan SMK silahkan download permendikbud nomor 16 tahun 2019 melalui LINK BERIKUT, UNDUH PDF.

Sumber : https://www.guru-id.com

Demikianlah informasi tentang Permendikbud Nomor 16 Tahun 2019 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik yang bisa viter share. Semoga bermanfaat.

Download Aplikasi Jadwal Pelajaran otomatis 2020-2021

January 09, 2020 Add Comment
gambar aplikasi jadwal pelajaran otomatis

Mendikbud.id -  Jadwal pelajaran dibuat agar tidak terjadi tabrakan antar mata pelajaran di kelas atau tugas guru menjadi double pada waktu yang sama. pembuatan jadwal pelajaran juga biasanya disesuaikan dengan keadaan guru atau pendidik yang harus disebar pada 6 hari kerja tidak hanya penuh pada satu atau dua hari saja.

Memang bukan hal yang terlihat mudah membuat jadwal pelajaran, karena harus membagi lebih dari sepuluh mata pelajaran dengan beberapa ruang kelas yang diajar oleh beberapa guru untuk enam hari belajar aktif. Nah yang lebih sulit jika membuat jadwal pelajaran untuk SMP, SMA atau SMK yang jumlah gurunya banyak. semua harus terbagi dengan seimbang tidak ada yang terlupa atau tidak sengaja terisi jam pelajaran lebih karena harus dibagi ulang. bahkan setelah dipikir jadwal pelajaran telah dibuat sempurna dan ditempel pada papan pengumuman atau dibagi ke semua guru akan ada beberapa guru yang protes atau meminta untuk ditukar jadwal dengan guru yang lain. hal ini akan terasa rumit dan berkemungkinan menimbulkan konflik antar guru di sekolah

Pada posting kali ini blog guru-id.com ingin mencoba membantu mempermudah pembuatan jadwal pelajaran dengan membagikan aplikasi jadwal pelajaran excel tahun pelajaran 2016/2017 secara gratis. bapak/ibu guru hanya perlu mendownloadnya dan membuat jadwal pelajaran dengan kemudahan dari aplikasi jadwal pelajaran excel. berikut link download dan petunjuk penggunaan aplikasi
  • Setelah berhasil mengunduh atau men-download aplikasi excel akan terbuka otomatis dan akan tampil halaman depan aplikasi seperti penampakkan pada gambar dibawah. Berikutnya silahkan klik tombol "Data Umum" dan isikan datanya sesuai keadaan sekolah anda
gambar Aplikasi Jadwal Pelajaran SD, SMP, SMA dan SMK Model Baru
  • Perhatikan pada menu mulai waktu pelajaran, lama pelajaran dan waktu istirahat disesuaikan dengan sekolah anda
  • Berikutnya klik tombol "Pembagian jam" entri nama guru, dan jumlah jam mengajar dikelas, jika ingin mengubah ke jadwal pelajaran SMP atau SMA tinggal disesuaikan saja kolom excelnya nya.
gambar menu Aplikasi Pembagian jam Jadwal Pelajaran SD, SMP, SMA dan SMK


Nah lanjut, menu ini berisi tentang Pembagian jam pengajar. Jika kebanyakan kelas pada Kolom kelas yang tidak digunakan, jangan di DELETE tapi bisa di sembunyikan. Nah perlu diingat untuk mengisi kode guru yang sama jangan menggunakan copy paste. untuk memudahkan pengisian saya buat pengingat tentang jumlah jam mengajar tiap kelas dengan 3 peringatan yaitu

1. saat mengisi Jadwal ada warna HIJAU Itu menunjukan jumlah jam mengajar masih kurang
2. untuk warna MERAH itu menunjukan jumlah jam mengajar dobel / kres dengan kelas lain
3. Untuk warna KUNING itu menunjukan jumlah jam mengajar kebanyakan / kelibihan jam mengajar

gambar Jadwal Pelajaran SD, SMP, SMA dan SMK

Menu terakhir adalah JUmlah jam. Menu ini berfungsi untuk menghitung jumlah jam mengajar setiap mata pelajaran, Dengan memasukan Kode Guru akan Menghitung berapa jumlah jam mengajar per pelajaran dan hari apa saja guru tersebut mengajar dalam seminggu. Semoga dipahami
Kesimpulannya, sebelum menggunakan aplikasi jadwal pelajaran ini kami sarankan membaca petunjuk penggunaan yang telah tersedia pada menu aplikasi.

gambar Jadwal Pelajaran SD, SMP, SMA dan SMK

Download Aplikasi Jadwal Pelajaran Excel Model Baru (UNDUH )