Showing posts with label NIC. Show all posts
Showing posts with label NIC. Show all posts

Analisis Kebutuhan Telekomunikasi

January 10, 2017 Add Comment

Analisis dan Peninjauan Lapangan

Dampak Positif dan Negatif HP Bagi Pelajar~Sobat, sudah jamak kita lihat anak-anak usia sekolah bahkan sekolah dasar dan TK sekalipun banyak yang sudah menggunakan perangkat teknologi/gadget seperti HP bahkan Tablet !! Bahkan ada orang tua yang dengan bangga memperlihatkan dan "memproklamirkan" bahwa anaknya sudah menggunakan dan menenteng HP generasi terbaru kesana kemari. 
Sebenarnya seberapa besarkah manfaat HP terhadap anak-anak diusia seperti ini ? Apakah sudah ada penelitian mengenai hal ini ? Wallahu a'lam, saya juga tidak tahu, tetapi paling tidak beberapa catatan berikut dapat menjadi acuan bagi kita untuk menjawab apakah benar HP memberi manfaat yang besar bagi anak-anak kita atau bahkan sebaliknya.

Analisis Kebutuhan Sumber Daya Dalam Telekomunikasi
  • Mempermudah komunikasi. Misalnya saja ketika orang tua atau pihak keluarga akan menjemput anak ketika pulang sekolah/selesai melakukan kegiatan diluar rumah.
  • Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi. Karena bagaimanapun teknologi ini hari ini sudah merambah hingga kepelosok-pelosok desa.
  • Memperluas jaringan persahabatan. 

Analisis Kebutuhan Perangkat Dalam Telekomunikasi
  • kabel coaxial
  • twisted pair
  • fiber optic
  • kabel utp
  • nic
  • router
  • switch
  • pc
  • modem
  • antena pemancar(access point)

Analisis Kebutuhan Bandwidth :

1. Pengertian Bandwidth, Throughput
  • Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untuk mengukur baik aliran data analog maupun aliran data digital.
  • Throughput adalah bandwidth yang sebenarnya (aktual) yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu.


2. Kebutuhan Bandwidth dalam Jaringan
Ada dua langkah dasar dalam menghitung bandwidth:
  • Menentukan jumlah bandwidth jaringan yang sudah ada.
  • Menentukan penggunaan rata-rata aplikasi tertentu.
Kedua langkah ini harus dinyatakan dalam Bps. Jika jaringan Anda adalah GbE (Gigabyte Ethernet), berarti tersedia 125,000,000 Bps. Ini dihitung dengan mengambil 1000 Mbps (untuk jaringan Gigabit); yang setara dengan 1 milyar (1,000,000,000) bps dan membaginya dengan 8 untuk mendapatkan byte.
(1,000,000,000 bps / 8 = 125,000,000 Bps)

3. Keragaman Kebutuhan Bandwidth sesuai Kebutuhan
  • Bandwidth mengacu pada data rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang terhubung ke jaringan. Ia biasanya diekspresikan dalam istilah bit per sekon (bps), atau kadangkala byte per sekon (Bps). 
Bandwidth jaringan mewakili kapasitas koneksi jaringan, walaupun penting untuk memahami beda antara throughput secara teoretis dan hasil nyatanya.
Misalnya, jaringan Ethernet Gigabit 1000BASE-T (yang menggunakan kabel UTP – unshielded twisted-pair) secara teoretis mendukung 1,000 megabit per sekon (Mbit/s), tapi level ini tidak pernah bisa dicapai dalam prakteknya karena perangkat keras dan sistem perangkat lunak yang digunakannya. Inilah yang menjadi tantangan dalam menghitung bandwidth.
  • Setelah memastikan besar bandwidth jaringan, Anda perlu menentukan berapa banyak bandwidth yang digunakan aplikasi. Gunakan network analyzer untuk mendeteksi angka Bps dari aplikasi yang dikirim melintasi jaringan. Untuk itu, Anda perlu mengaktifkan kolom Cumulative Bytes pada network analyzer.
  • Server VoIP Softswitch

Perangkat Keras Jaringan 1 ( File Servers, Workstations, NIC dan Hubs )

January 12, 2016 Add Comment

Perangkat keras sebuah jaringan meliputi seluruh komputer, kartu antar muka (interface cards) dan perangkat lain yang diperlukan dalam pengolahan data dan komunikasi pada sebuah jaringan. 
Berbasis pada gambar 1 berikut akan dijelaskan secara singkat tentang perangkat-perangkat dibawah ini:
1. File Servers
2. Workstations
3. Network Interface Cards
4. Concentrators/Hubs
5. Repeaters
6. Bridges
7. Routers






Gambar 1. Komponen Perangkat Keras Jaringan


1. File Servers
File server adalah seperangkat komputer [hardware dan software] yang mengatur segala aktifitas dalam sebuah jaringan. Komputer ini dirancang khusus untuk keperluan pengelolaan jaringan, mempunyai kecepatan diatas kecepatan rata-rata komputer biasa, mempunyai RAM dan ruang penyimpan lebih besar, dan disertai dengan network interface card berkecepatan akses tinggi. 
Perangkat lunak (software) sistem operasi jaringan terletak pada komputer ini, dan beberapa software aplikasi lainnya, serta data-data yang perlu di sharing. File server mengontrol informasi komunikasi antara titik-titik dalam jaringan.

Contohnya seperti permintaan aplikasi program pengolah kata (word processor: Winword) ke salah satu workstation, menerima data dari workstation lain, dan menyimpan pesan e-mail pada saat yang bersamaan. Maka, diperlukan sebuah komputer yang dapat menyimpan banyak informasi dan penanganan secara cepat.

2. Workstations
Semua komputer yang tersambung ke file server pada sebuah jaringan disebut workstation. Workstation terdiri atas komputer yang mempunyai sebuah network interface card, software jaringan, dan kabel-kabel yang menghubungkannya. 
Workstation tidak selalu membutuhkan floppy disk drive atau hard disk karena semua file data dapat disimpan di file server. Tidak ada spesifikasi khusus untuk komputer workstation.

3. Network Interface Cards (NIC)
Kartu antarmuka jaringan(Network Interface Card=NIC) menyediakan hubungan secara fisik antara jaringan dan komputer workstation. Hampir semua NIC terletak di dalam komputer (internal), terpasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
Kualitas NIC menentukan kualitas kecepatan dan daya guna sebuah jaringan menggunakan NIC tercepat yang sesuai dengan tipikal jaringan, merupakan sebuah pilihan yang tepat. Tiga macam NIC yang umum digunakan adalah kartu Ethernet, Konektor Local Talk, dan kartu antar muka jaringan Token Ring. Dari ketiga macam kartu antar muka jaringan tadi, kartu Ethernet adalah yang paling populer, diikuti oleh Token Ring dan Local Talk.
3.1 Ethernet Cards 
Kartu Ethernet menyediakan sambungan untuk coaxial dan kabel twisted pair (lihat gambar 2). Apabila dirancang untuk kabel coaxial, sambungannya berupa BNC. Apabila dirancang untuk kabel twisted pair, sambungannya berupa RJ-45. (pembahasan lebih lengkap pada bagian media transmisi)

Gambar 2. Ethernet card.

3.2 Token Ring Cards
Kartu Token Ring persis seperti Ethernet. Satu bagian yang membedakan adalah tipe konektor di kartu antar muka tersebut. Kartu Token Ring umumnya mempunyai tipe konektor sembilan pin DIN yang terletak pada kartu.

4. Hub
Secara sederhana, hub adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, hub adalah perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan. 
Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komputer server. Bisa juga hub tak langsung terhubung ke server tetapi juga ke hub lain, ini terutama terjadi pada jaringan yang cukup besar. 
Hub memiliki 4 - 24 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain. Sebagian hub -- terutama dari generasi yang lebih baru -- bisa ditumpuk (stackable) untuk mendukung jumlah port yang lebih banyak. 
Jumlah tumpukan maksimal bergantung dari merek hub, rata-rata mencapai 5 - 8. Hub yang bisa ditumpuk biasanya pada bagian belakangnya terdapat 2 port untuk menghubungkan antar hub.

Gambar 3. Koneksi Hub pada sistem jaringan
5. Repeaters
Lihat di 
http://komunitassoftware.blogspot.co.id/2016/01/perangkat-keras-jaringan-2-repeaters.html

Artikel Terkait
Komunikasi Data
15. Topologi Jaringan Liniear Bus
14. Media Transmisi Jaringan
13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
11. Sistem Jaringan Lokal
10. Kode Blok Data dan Kode Humming
9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding
4. OSI (Open System Interconnection)
3. Aplikasi Komunikasi
2. Pengantar Sistem komunikasi Data
1. Glosarium Komunikasi Data.