Showing posts with label Folder. Show all posts
Showing posts with label Folder. Show all posts
SyncBack Full Version v9.3.17.0 Terbaru

SyncBack Full Version v9.3.17.0 Terbaru

April 16, 2020 Add Comment

Download SyncBack Full Version Terbaru Gratis - Kalau di indonesia, masih banyak yang mencari aplikasi seperti ini gak ya? Fungsi dari aplikasi synback full crack ini sebenarnya untuk sinkronisasi folder seperti backup dan mengamankan folder gitu. Nah, jika temen-temen memiliki banyak data yang penting dan setiap hari selalu berhubungan dengan file dan folder, saya sarankan untuk mencoba
Beyond Compare v4.3.3 Terbaru

Beyond Compare v4.3.3 Terbaru

February 04, 2020 Add Comment

Download Beyond Compare Terbaru - Sering gak mengalami ada beberapa folder yang sama. Entah kita salah copy, atau memang sengaja dibuat terus kita bingung, yang mana neh yang asli atau kita ingin menghapus salah satu folder yang sama tersebut. Sebelum terburu-buru menghapus folder duplicate tersebut, ada baiknya sebelumnya jika kita mencoba menggunakan beyond compare terbaru ini untuk

Cara Mengambil Alih Kepemilikan File atau Folder di Windows 10

September 17, 2019 Add Comment

Kadang-kadang kita terlalu mudah untuk melupakan bahwa PC merupakan singkatan dari Personal Computer, dimana itu menyiratkan bahwa kita sebagai pemilik komputer memiliki kontrol penuh dan kepemilikan atas segala sesuatu yang terjadi pada Windows 10.

Tetapi denga perkembanga yang begitu pesat ini Windows tidak selalu tunduk dengan keinginan anda, dan kadang-kadang anda mungkin melihat pesan yang mirip dengan yang ada di bawah ini - meskipun mungkin dengan program selain TrustedInstaller yang menghalangi jalan anda:


Untuk mengatasi hal seperti yang di tunjukan gambar diatas, kali ini artikel ini akan menunjukkan kepada anda cara mengubah batasan ini agar kita dapat mengambil kepemilikan atas file atau folder apapun di Windows 10. Namun pertama-tama, ingatlah bahwa meskipun Windows terkadang salah tentang file atau folder apa yang anda lakukan dan tidak memiliki izin untuk menghapus, terkadang ia tahu apa yang terbaik untuk anda dan harus dilakukan.

Dengan mengingat hal itu, mari kembalikan kontrol anda dan mengambil alih kepemilikan atas semua file dan folder di Windows 10.

Catatan: Sebagai contoh untuk artikel ini, saya akan mengambil alih kepemilikan folder addins, tetapi sekali lagi ini hanya contoh dan tidak berarti anda harus melakukannya juga.


Ambil Alih Kepemilikan di Windows 10

1. Pertama, navigasikan ke folder atau file yang anda coba hapus di Windows Explorer. (Dalam contoh ini adalah C:\Windows\addins)


2. Klik kanan folder tersebut, lalu pilih Properties - tab Security - Advanced.


3. Di jendela baru (Advanced Security Settings) klik Change di sebelah label Owner di bagian atas.


4. Di jendela baru (Select User or Group), ketikkan alamat email akun Windows anda ke dalam kotak Enter the object name to select. Jika anda tidak yakin, klik Advanced di jendela baru, klik Find Now lalu klik doble nama akun Windows anda di hasil pencarian yang muncul.


Anda sekarang harus dikirim kembali ke jendela sebelumnya dengan nama akun anda muncul di kotak Enter the object name to select. Klik OK.


Anda sekarang akan kembali ke jendela Advanced Security Settings. Ada baiknya disini untuk memberi ceklist pada kotak Replace owner on subcontainers and objects, karena itu akan memberi anda izin penuh untuk memodifikasi dan menghapus semua file yang ada dalam folder yang ingin anda hapus. Klik OK, (Jika anda tidak melakukan ini, anda mungkin harus melewati seluruh proses lagi hanya untuk menyingkirkan semua yang ada di folder itu).


5. Di Windows Explorer klik kanan folder yang ingin anda hapus lagi dan klik Properties - tab Security - Advanced - Add.


6. Di jendela Permission Entry klik Select a principal di bagian atas, tambahkan nama pengguna Windows anda ke dalam kotak Enter the object name to select seperti yang anda lakukan sebelumnya, lalu klik OK.


7. Kembali ke kotak Permission Entry, beri ceklist pada kotak Full control dan klik OK.

8. Di kotak Advanced Security Settings, klik OK. Anda sekarang dapat menghapus file atau folder tersebut.


Ini adalah salah satu cara yang paling komprehensif untuk mengambil  alih kepemilikan file dan folder di Windows 10 dan merupakan cara yang bagus untuk menyingkirkan file atau folder seperti folder Windows.old yang ditakuti yang berisi sisa-sisa instalasi Windows anda yang tidak perlu.

Namun, selalu berpikir dengan hati-hati ketika anda melihat peringatan yang mengatakan anda tidak memiliki izin untuk menghapus folder yang diberikan. Pastikan itu bukan file atau folder system penting dan lakukan riset tentang file atau folder tersebut anda sebelum melanjutkan. Jika anda tidak yakin, setidaknya buat backup folder itu dan simpan di tempat lain di hard drive anda selama seminggu atau lebih, untuk berjaga-jaga jika anda perlu mengembalikannya jika komputer anda mulai menunjukan gelagat yang kurang baik setelah anda menghapus file atau folder tersebut.

Anda juga mungkin perlu membaca arikel saya lainnya tentang Cara Cepat Menghapus File Yang Tidak Dapat Dihapus di Windows. Semoga membantu anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah untuk berbagi pemikiran dan pengalaman khusus tentang artikel kali ini. Terimakasih dan GBU.

Cara Menghapus Lock Icon Pada Folder Terenkripsi di Windows

June 13, 2019 Add Comment

EFS (Encryption File System) adalah salah satu fitur Windows yang kurang dikenal. Anda dapat menggunakan EFS untuk mengenkripsi file dan folder menggunakan kata sandi akun Windows anda sendiri. Setelah dienkripsi, tidak seorang pun, termasuk administrator system, dapat mendekripsi file tanpa kata sandi akun pengguna Windows anda. Meskipun EFS tidak sekuat BitLocker atau layanan enkripsi lainnya, itu cukup baik jika anda memerlukan solusi enkripsi cepat.

Saat anda mengenkripsi file dan folder menggunakan EFS (Encryption File System), Windows akan menindih file dan folder yang dienkripsi tersebut dengan lock icon (ikon kunci) sederhana. Lock icon ini membantu anda membedakan file yang dienkripsi dengan yang tidak terenkripsi. Jelas, pengguna lain di system anda akan tahu bahwa file dienkripsi dan karenanya dibatasi. Jika anda tidak ingin Windows memberitahu kepada semua orang bahwa file atau folder itu dienkripsi dengan menampilkan lock icon ini,  maka anda dapat menghilangkan/menghapusnya. Dan beginilah cara menghapusnya.

Catatan: Sebelum melakukan perubahan apapun pada Windows Registry, pastikan anda memiliki cadangan yang baik. Cadangan membantu anda memulihkan Windows Registry jika terjadi kesalahan. Jika anda belum tahu caranya, anda dapat membaca Cara Backup dan Restore Beberapa atau Semua Registry Windows.


Hapus Lock Icon pada File atau Folder Terenkripsi

Apa yang akan kita lakukan adalah memodifikasi Registry Windows untuk mengganti lock icon asli dengan blank icon. Anda dapat mendownload blank ICO icon dari sini.

Untuk memulai, cari regedit di Start menu dan buka. Jika anda menggunakan akun pengguna standar, klik kanan padanya dan pilih opsi Run as Administrator. Atau, ketik regedit di kotak Run (Win + R) dan tekan tombol Enter untuk membuka Registry Editor.

Setelah membuka Registry Editor, navigasikan ke lokasi berikut dibawah ini. Jika anda menggunakan Windows 10 copy jalur di bawah ini, masukkan di address bar yang muncul di atas Registry Editor dan tekan tombol Enter.



Setelah anda disini, klik kanan pada folder Explorer dan pilih opsi New - Key.


Tindakan di atas akan membuat key baru. Beri nama key dengan Shell Icons.

Setelah membuat key baru, kita perlu membuat string value baru dan mengarahkannya ke blank icon. Untuk melakukan itu klik key yang baru dibuat di panel sebelah kiri dan di panel sebelah kanan, klik kanan di ruang kosong dan pilih opsi New - String Value.


Beri nama string value baru dengan 178 dan tekan tombol Enter.

Setelah memberi nama valuenya, klik doble padanya. Masukkan path file blank ICO ke Value data dan klik tombol OK. Untuk mengetahui pathnya, anda dapat klik kanan pada file blank icon tadi dan klik Properties. Lihat Locationnya.


Seperti yang dapat anda lihat dari gambar di atas, saya telah menyimpan file blank ICO di folder Downloads saya, mengcopy pathnya dan menambahkannya ke value.

Beginilah tampilannya ketika anda selesai mengedit string valuenya.


Restart PC anda, dan anda tidak akan lagi melihat lock icon pada file yang dienkripsi.

Di masa depan, jika anda ingin kembali, klik kanan pada string value dan pilih opsi Delete dan anda siap menampikan lock iconnya lagi.


Apakah anda berhasil melakukannya? Berikan komentar anda di bawah ini untuk membagikan pemikiran dan pengalaman anda tentang menggunakan metode di atas dalam menghapus lock icon pada file atau folder yang terenkripsi di Windows. Terimakasih dan GBU.

Cara Mengenkripsi File dan Folder Dengan EFS di Windows

June 13, 2019 Add Comment

Salah satu fitur Windows yang kurang dikenal adalah Encrypted File System (EFS). EFS memungkinkan anda untuk mengenkripsi file dan folder dengan cepat di system Windows pilihan anda menggunakan akun pengguna anda sendiri. Karena file dienkripsi menggunakan kata sandi akun pengguna Windows, pengguna lain di system anda, termasuk administrator, tidak dapat membuka, memindahkan, atau memodifikasi file dan folder. System enkripsi ini sangat membantu jika anda memiliki file yang tidak begitu penting tetapi tidak ingin pengguna lain di system anda melihatnya.

EFS benar-benar berbeda dari BitLocker; itu tidak seaman BitLocker atau software enkripsi lainnya. Ini karena siapa pun yang memiliki akses ke akun pengguna anda dapat dengan mudah mengakses file dan folder tanpa perlu kata sandi atau otentikasi tambahan.

Catatan: Anda tidak dapat mengenkripsi seluruh drive atau partisi menggunakan EFS. Ini hanya berfungsi dengan file dan folder.


Enkripsi File dan Folder di Windows Menggunakan EFS

Mengenkripsi file dan folder menggunakan EFS sangat mudah. Yang harus anda lakukan adalah memilih kotak ceklist dan membackup sertifikat keamanan. Untuk memulai, pilih folder yang ingin Anda enkripsi dengan EFS, klik kanan padanya dan pilih opsi Properties.

Setelah jendela Folder Properties dibuka, klik tombol Advanced pada tab General.


Tindakan ini membuka jendela Advanced Properties. Beri ceklist pada kotak Encrypt contents to secure data dan klik tombol OK.


Kemudian di jendela Properties klik tombol Apply, dan akan muncul jendela konfirmasi baru untuk mengkonfirmasi perubahan atribut. Cukup pilih tombol Apply changes to this folder, subfolders, and files, dan klik tombol OK.


Sebagai indikator visual bahwa anda telah berhasil mengenkripsi file dan folder terpilih dengan EFS, anda akan melihat lock icon di atas semua file dan folder yang dienkripsi.

Setelah anda selesai mengenkripsi, Windows akan meminta anda untuk membuat cadangan kunci enkripsi sehingga anda dapat mendekripsi file dan folder jika anda kehilangan akses ke akun pengguna anda. Temukan backup icon di taskbar dan klik doble.


Tindakan ini akan membuka kotak Dialog EFS Backup. Pilih opsi Back up now.


Segera setelah anda mengklik opsi, Certificate Wizard akan terbuka. Disini klik tombol Next untuk melanjutkan.


Di jendela ini pastikan bahwa opsi dipilih seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah, dan klik tombol Next.


Sekarang, beri ceklist pada kotak Password, masukkan kata sandi yang kuat dan klik tombol Next untuk melanjutkan.


Klik tombol Browse, dan pilih tempat anda ingin menyimpan sertifikat. Di jendela utama klik Next untuk melanjutkan.


Akhirnya, Windows menunjukkan inti dari semua pengaturan yang baru saja anda lakukan. Tinjau mereka dan klik tombol Finish.


Setelah prosedur selesai, anda akan menerima pesan yang memberi tahu anda hal yang sama. Seperti yang saya katakan sebelumnya, file ini sangat penting karena memungkinkan anda mendekripsi file dan folder anda jika anda kehilangan akses ke akun pengguna Windows anda. Pastikan anda telah menyimpan sertifikat di tempat yang aman.


Setelah anda selesai mengenkripsi file, tidak ada pengguna di system anda yang dapat membuka file anda, bahkan bukan administrator. Selain itu, mereka bahkan tidak bisa memindahkan atau menyalin file. Jika mereka mencoba melakukannya, mereka akan melihat pesan error.

Sekali lagi, ini bukan cara paling aman untuk mengenkripsi file penting atau rahasia anda, tetapi ini merupakan alternatif yang baik untuk penggunaan umum. Jika anda memiliki file rahasia atau penting, anda lebih baik menggunakan BitLocker atau software enkripsi lainnya.

Sekian! Berikan komentar di bawah ini untuk membagikan pemikiran dan pengalaman anda tentang enkripsi file dan folder anda dengan EFS. Terimakasih dan GBU.

Delete Files Using VBA

May 26, 2019 Add Comment
VBA Delete Files Macro helps to Delete Files using VBA from a folder. 

Generally while dealing with the file operations we create or delete files using VBA in the process. 

For example when we are automating a specific task, we create lot of intermediate files and finally we produce one final output. At end we clean or delete all the intermediate files using VBA.

Sometimes we may regularly monitor outlook and when we receive a new mail with required input files. We will save these files in a specific folder to process these files and produce the final output.

And we will check before saving the input files in the folder and delete if there are any existing files are already available in the directory.


Solution(s):

We can use DeleteFile method of FileSystemObject to delete files using VBA. Following are the examples to delete a specific file or files from a location.

VBA Delete Files Macro – Example Cases:

Delete a specific file from a folder

Following is the example to delete a specific file from a folder or a directory.You can use DeleteFile method of FileSystemObject to Delete a specific file from a folder.

First it will check whether the file exists in the sourse location or not. If it exists it will delete from the directory ot it will display message.

Code:'In this Example I am deleting a File 'Sample.xls' which exists in the same location of the macro file 

Sub sbDeletetingAFile() 
Dim FSO 
Dim sFile As String 'Source File Location 

sFile = "D:\Job\" & "Sample.xls" 'You can change this Loaction 

'Set Object 
Set FSO = CreateObject("Scripting.FileSystemObject") 

'Check File Exists or Not 
If FSO.FileExists(sFile) Then 
'If file exists, It will delete the file from source location 
FSO.DeleteFile sFile, True  
MsgBox "Deleted The File Successfully", vbInformation, "Done!" 
Else 
'If file does not exists, It will display following message 
MsgBox "Specified File Not Found", vbInformation, "Not Found!" 
End If 
End Sub 

Output:

Case 1: 
If file does not exists in the source location to delete, It will display following message.



Case 2: 
If file is exists in the source location, It will delete the file from source location. And it will display following message.